Persela Kontra Sriwijaya FC Ibarat Final

Senin, 07 September 2015 - 16:02 WIB
Persela Kontra Sriwijaya...
Persela Kontra Sriwijaya FC Ibarat Final
A A A
MALANG - Menang menjadi pilihan terbaik bagi Persela Lamongan saat menghadapi Sriwijaya FC di pertandingan terakhir Grup B Piala Presiden, Rabu (9/9). Laskar Joko Tingkir harus menang jika masih memiliki ambisi lolos ke babak selanjutnya.

Berada di peringkat tiga klasemen sementara Grup B dengan dua poin, Laskar Joko Tingkir butuh poin absolut untuk menggenggam tiket ke delapan besar. Jika mampu menambah tiga angka, laga lain tidak akan memengaruhi langkah Persela.

Tapi tunggu dulu, keinginan memperoleh kemenangan tak semudah bayangan. Sriwijaya FC yang sementara berstatus runner up dengan tiga angka, juga ngotot mencari kemenangan walau hasil imbang sudah cukup untuk meloloskan mereka.

Kubu Persela menyadari pertarungan dengan Sriwijaya sangat istmewa karena diharuskan meraup poin penuh. Sedangkan dari sisi teknis, tim asal Kota Soto sejatinya masih belum mapan dan sulit mendapat kemenangan.

"Lawan Sriwijaya FC ibarat pertandingan final. Kami tak memiliki pilihan kecuali menang agar lolos ke babak berikutnya. Jujur saja ini pertandingan yang berat dan kami harus bermain jauh lebih bagus dibanding sebelumnya," kata Didik Ludiyanto, Pelatih Persela.

Mengingat hanya memiliki satu pilihan, Laskar Joko Tingkir dalam posisi yang agak rumit. Mereka tidak cukup bermain negatif yang akan mengurangi potensi mencetak gol sebagai syarat awal dalam mengejar kemenangan.

Di sisi lain, bermain terbuka juga sangat riskan karena Sriwijaya FC memiliki penyerang-penyerang berbahaya macam Titus Bonay, Patrich Wanggai, TA Musafri, hingga Yohanis Nabar. Inilah yang masih terus dipikirkan staf pelatih Persela.

"Yang pasti kami bermain sesuai kebutuhan dan situasi di lapangan. Saya rasa Persela bisa bermain bertahan atau menyerang, jadi sangat fleksibel. Tinggal bagaimana nanti penerapannya di lapangan," demikian Didik.

Hingga jelang laga ketiga, tim kesayangan LA Mania masih belum mencapai potensi terbaiknya. Dua rekrutmen asing, Jules Basile dan Tassio Bako tak memberikan perubahan signifikan pada tim. Basile bermain mengecewakan kala ditahan PSGC Ciamis, sementara Tassio Bako bahkan belum dimainkan sama sekali.

Selain itu ada pemain lokal yang kesulitan menunjukkan performa terbaiknya, salah satunya Bijahil Chalwa. Striker yang menjadi tandem Mamadou Diallo ini masih sekadar menjadi pembuang peluang. Winger Arif Ariyanto dan Zaenal Arifin juga belum tampak agresivitasnya seperti musim lalu.
(aww)
Berita Terkait
Persela Belum Rasakan...
Persela Belum Rasakan Kemenangan di Piala Menpora, Pelatih Minta Maaf
Main Imbang, Persela...
Main Imbang, Persela dan Persik Butuh Keajaiban ke Perempat Final Piala Menpora 2021
Dapat Banyak Kesempatan,...
Dapat Banyak Kesempatan, Pemain Muda Persela Sanjung Nil Maizar
Kiper Plontos Persela...
Kiper Plontos Persela Pensiun Dini
Agar Cepat Bugar, Bek...
Agar Cepat Bugar, Bek Persela Rela Tambah Porsi Latihan
Ingin Segera Tembus...
Ingin Segera Tembus Perempat Final, Persebaya Siap Kalahkan Persela
Berita Terkini
2 Ganda Putra Indonesia...
2 Ganda Putra Indonesia Ditarik dari Australian Open 2026
32 menit yang lalu
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk AS
54 menit yang lalu
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
10 jam yang lalu
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
15 jam yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Persija Jakarta
17 jam yang lalu
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
18 jam yang lalu
Infografis
Final Liga Champions...
Final Liga Champions 2026: Head to Head Arsenal vs PSG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved