Ini Kunci Persebaya Raih Modal Tandang Ke Markas Sriwijaya FC
Minggu, 20 September 2015 - 21:10 WIB
Ini Kunci Persebaya Raih Modal Tandang Ke Markas Sriwijaya FC
A
A
A
SURABAYA - Persebaya United harus berterimakasih kepada Slamet Nur Cahyo. Berkat gol pemain pengganti ini, Persebaya mengalahkan Sriwijaya FC, 1-0 dalam leg pertama perempat final Piala Presiden di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (20/9).
Meski satu gol belum membuat jalan Persebaya ke babak semifinal aman, namun sudah menjadi modal berharga jelang leg kedua di kandang Sriwijaya FC pada 27 September mendatang. "Kami bersyukur bisa meraih kemenangan hari ini. Meski kita masih harus bekerja keras lagi di pertemuan kedua nanti,"ucap Pelatih Persebaya, Ibnu Grahan.
Bagi Ibnu, kunci kemenangan Persebaya menghadapi Sriwijaya FC kali ini, tak lepas dari kesabaran pemain memanfaatkan setiap peluang. "Bukan pertandingan mudah. Dua tim bermain terbuka dan saling serang. Kami beruntung dan satu lagi pemain kami lebih sabar dan terus bersemangat untuk mencari gol,"ucapnya.
Memang, sejak kick off dimulai kedua tim tampil terbuka. Persebaya langsung melakukan tekanan. Berulangkali Evan Dimas maupun Ilham Ulyamudin melakukan penetrasi hingga ke mulut gawang Sriwijaya. Namun ketatnya pertahanan Laskar Wong Kito menyulitkan striker Persebaya Pedro Javier mendapatkan peluang matang.
Sriwijaya sendiri bukannya tanpa perlawanan. Di babak kedua, tim asuhan Benny Dollo itu justru lebih berani keluar menyerang. Bahkan, sempat mendapatkan peluang matang pada menit 62 memanfaatkan kesalahan lini belakang Persebaya. Sayang, tendangan Patrich Wanggai yang tinggal berhadapan dengan penjaga gawang Jendri Pitoy masih melambung di atas mistar.
Memasuki menit 75, Persebaya memasukkan dua pemain pengganti Slamet Nur Cahyo dan Fandi Eko Utomo. Kehadiran dua gelandang ini membuat pola serangan Persebaya berubah. Kelihatanya dua pemain ini, memang disiapkan khusus melepaskan tendangan dari luar kotak penalti jika Pedro mendapatkan pengawalan ketat.
Meski satu gol belum membuat jalan Persebaya ke babak semifinal aman, namun sudah menjadi modal berharga jelang leg kedua di kandang Sriwijaya FC pada 27 September mendatang. "Kami bersyukur bisa meraih kemenangan hari ini. Meski kita masih harus bekerja keras lagi di pertemuan kedua nanti,"ucap Pelatih Persebaya, Ibnu Grahan.
Bagi Ibnu, kunci kemenangan Persebaya menghadapi Sriwijaya FC kali ini, tak lepas dari kesabaran pemain memanfaatkan setiap peluang. "Bukan pertandingan mudah. Dua tim bermain terbuka dan saling serang. Kami beruntung dan satu lagi pemain kami lebih sabar dan terus bersemangat untuk mencari gol,"ucapnya.
Memang, sejak kick off dimulai kedua tim tampil terbuka. Persebaya langsung melakukan tekanan. Berulangkali Evan Dimas maupun Ilham Ulyamudin melakukan penetrasi hingga ke mulut gawang Sriwijaya. Namun ketatnya pertahanan Laskar Wong Kito menyulitkan striker Persebaya Pedro Javier mendapatkan peluang matang.
Sriwijaya sendiri bukannya tanpa perlawanan. Di babak kedua, tim asuhan Benny Dollo itu justru lebih berani keluar menyerang. Bahkan, sempat mendapatkan peluang matang pada menit 62 memanfaatkan kesalahan lini belakang Persebaya. Sayang, tendangan Patrich Wanggai yang tinggal berhadapan dengan penjaga gawang Jendri Pitoy masih melambung di atas mistar.
Memasuki menit 75, Persebaya memasukkan dua pemain pengganti Slamet Nur Cahyo dan Fandi Eko Utomo. Kehadiran dua gelandang ini membuat pola serangan Persebaya berubah. Kelihatanya dua pemain ini, memang disiapkan khusus melepaskan tendangan dari luar kotak penalti jika Pedro mendapatkan pengawalan ketat.
(aww)