Sriwijaya FC tanpa Kiper Utama, Ini Penyebabnya...
Jum'at, 25 September 2015 - 11:27 WIB
Sriwijaya FC tanpa Kiper Utama, Ini Penyebabnya...
A
A
A
PALEMBANG - Ambisi Sriwijaya FC untuk membalas kekalahan dari Persebaya United pada leg kedua 8 Besar Piala Presiden dihadang problem berat. Pasalnya, Laskar Wong Kito tidak akan diperkuat kiper utamanya, Dian Agus Prasetyo.
Kiper yang akrab dipanggil DAP itu dipastikan absen karena cedera punggung dialaminya belum juga membaik. Kondisi DAP tidak memungkinkan karena laga leg kedua akan dimainkan Minggu (27/9) di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring. "Dian tidak bisa dimainkan cederanya belum ada progres membaik sampai saat ini," kata Asisten Pelatih SFC Hartono Ruslan
Jajaran pelatih ragu menurunkan Dian Agus karena cedera tersebut. Makanya posisi kiper utama terpaksa digantikan kiper ketiga Yogi Triana, lantaran Teja Paku Alam memperkuat tim Pra PON Sumsel. "Makanya kami harus mempersiapkan Yogi mulai dari sekarang. Karena Dian Agus rawan untuk diturunkan,"pungkasnya.
Terpisah Kiper Utama SFC Dian Agus Prasetyo menjelaskan, kram punggungnya masih saja terus memburuk. Ia pun hanya bisa berbaring tidur di kamar. "Masih sulit untuk digerakkan, joging saja tidak bisa. Makanya kerjaan saya tidur dan istirahat di Mess. Ngisi waktu telepon anak istri di rumah sekaligus berbagi kebahagiaan hari raya,"ucap Dian.
Menanggapi kebijakan pelatih harus memarkirkannya di leg kedua. Dian Agus memahami kondisi tersebut. Baginya apabila dibutuhkan tim, walapun cedera ia pun siap diturunkan.
"Memang sebaiknya begitu karena posisi kiper sangat sentral untuk tim. Kalau saya begerak saja tidak bisa tentu kita bisa kalah. Lebih baik posisi saya di gantikan agar performa tim bisa maksimal,"ujar pria Ponorogo 3 Agustus 1985 ini.
Menurut mantan pemain Mitra Kukar ini, laga SFC kontra Baju Ijo sangat penting bagi keberlangsungan tim di turnamen pra musim tersebut. Sekarang ia tengah kosen untuk melakukan proses penyembuhan.
"Saya harus kosentrasi penyembuhan. Kalau bisa sembuh total dengan waktu yang cepat, cepat, saja saya memperkuat tim kembali,"harapnya.
Sementara itu, Pelatih Fisik SFC Gaseli menuturkan, cukup sulit untuk DAP untuk memperkuat tim. Cedera dialaminya tidak bisa menjamin performa bisa baik di laga nanti.
"Keputusannya ada di pelatih, walapun dia sudah sembuh tapi kondisi fisik dia belum tentu prima. Sedangkan Asri Akbar saja, masih melakukan proses penyesuaian. Tetapi Asri (Akbar) bisa kita mainkan dia sudah bisa bergabung latihan seperti biasa,"jelas Gaseli.
Kiper yang akrab dipanggil DAP itu dipastikan absen karena cedera punggung dialaminya belum juga membaik. Kondisi DAP tidak memungkinkan karena laga leg kedua akan dimainkan Minggu (27/9) di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring. "Dian tidak bisa dimainkan cederanya belum ada progres membaik sampai saat ini," kata Asisten Pelatih SFC Hartono Ruslan
Jajaran pelatih ragu menurunkan Dian Agus karena cedera tersebut. Makanya posisi kiper utama terpaksa digantikan kiper ketiga Yogi Triana, lantaran Teja Paku Alam memperkuat tim Pra PON Sumsel. "Makanya kami harus mempersiapkan Yogi mulai dari sekarang. Karena Dian Agus rawan untuk diturunkan,"pungkasnya.
Terpisah Kiper Utama SFC Dian Agus Prasetyo menjelaskan, kram punggungnya masih saja terus memburuk. Ia pun hanya bisa berbaring tidur di kamar. "Masih sulit untuk digerakkan, joging saja tidak bisa. Makanya kerjaan saya tidur dan istirahat di Mess. Ngisi waktu telepon anak istri di rumah sekaligus berbagi kebahagiaan hari raya,"ucap Dian.
Menanggapi kebijakan pelatih harus memarkirkannya di leg kedua. Dian Agus memahami kondisi tersebut. Baginya apabila dibutuhkan tim, walapun cedera ia pun siap diturunkan.
"Memang sebaiknya begitu karena posisi kiper sangat sentral untuk tim. Kalau saya begerak saja tidak bisa tentu kita bisa kalah. Lebih baik posisi saya di gantikan agar performa tim bisa maksimal,"ujar pria Ponorogo 3 Agustus 1985 ini.
Menurut mantan pemain Mitra Kukar ini, laga SFC kontra Baju Ijo sangat penting bagi keberlangsungan tim di turnamen pra musim tersebut. Sekarang ia tengah kosen untuk melakukan proses penyembuhan.
"Saya harus kosentrasi penyembuhan. Kalau bisa sembuh total dengan waktu yang cepat, cepat, saja saya memperkuat tim kembali,"harapnya.
Sementara itu, Pelatih Fisik SFC Gaseli menuturkan, cukup sulit untuk DAP untuk memperkuat tim. Cedera dialaminya tidak bisa menjamin performa bisa baik di laga nanti.
"Keputusannya ada di pelatih, walapun dia sudah sembuh tapi kondisi fisik dia belum tentu prima. Sedangkan Asri Akbar saja, masih melakukan proses penyesuaian. Tetapi Asri (Akbar) bisa kita mainkan dia sudah bisa bergabung latihan seperti biasa,"jelas Gaseli.
(aww)