Menang WO Tidak Curang, Sriwijaya Tunggu Drawing Semifinal
Minggu, 27 September 2015 - 19:08 WIB
Menang WO Tidak Curang, Sriwijaya Tunggu Drawing Semifinal
A
A
A
PALEMBANG - Kemenangan walkover (WO) Sriwijaya FC atas Bonek FC cukup menguntungkan. Pasalnya, skuat Sriwijaya FC punya banyak waktu recovery sambil menunggu hasil drawing semifinal Piala Presiden.
Rencananya, drawing akan dilakukan pada Selasa, (29/9) di Jakarta. SFC tim yang dinyatakan lolos setelah berhasil menang karena Bonek FC mengundurkan diri di leg kedua. (Baca juga: Bonek FC Mogok Main, Sriwijaya FC Menang WO)
"Rencananya hari Selasa, (29/9) manajer Pak Robert (Heri) akan berangkat ke Jakarta untuk melakukan drawing. Kita tinggal tunggu hasil drawing siapa yang akan menjadi lawan kita berikutnya,"kata Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri Faisal Mursyid.
Menurut Sekretaris Panitia Pelaksana (Panpel) Lokal Piala Presiden ini, terkait pertandingan SFC versus Bonek FC panitia sudah melakukan prosedur secara maksimal. Telah mempersiapkan semua kebutuhan pertandingan di Palembang. Namun untuk hasil dan di dalam laga semuanya bukan tangbung jawab panpel lokal.
"Semua teknis di lapangan bukan wewenang kami. Semua dari Mahaka Sport and Entertainment karena yang mengurus dan memiliki wewenang perangkat pertandingan dari penyelengara bukan kami panitia lokal,"ucapnya.
Dengan demikian Faisal tidak ingin dinyatakan, adanya akal-akalan panitia lokal, manajemen SFC dan wasit di lapangan sepak bola. Apalagi mundurnya Bonek FC karena memprotes aksi wasit yang memberikan ganjaran hukuman penalti di babak pertama menit ke-11.
"Sekali lagi itu bukan wewenang kami. Tidak ada akal-akalan atau semacamnya. Semua keputusan itu ada di tangan penyelenggara dan wasit itu sendiri,"tegas Faisal.
Sekjen Piala Presiden Cahyadi Wanda menambahkan, sebagai penyelengara mereka memiliki semua perangkat pertandingan. Semua dinyatakannya berjalan sesuai aturan tidak ada yang dilihatnya adanya unsur kecurangan.
"Keputusan wasit itu mutlak. Tidak mungkin kita salahkan wasit. Negara ini punya aturan dan hukum. Begitu juga sepak bola, Bonek FC bisa ajukan protes dengan kami. Pasti kita terima. Tapi kalau dia tinggalkan pertandingan dan mundur aturan pertandingan juga berjalan, mereka dinyatakan kalah,"pungkasnya.
Rencananya, drawing akan dilakukan pada Selasa, (29/9) di Jakarta. SFC tim yang dinyatakan lolos setelah berhasil menang karena Bonek FC mengundurkan diri di leg kedua. (Baca juga: Bonek FC Mogok Main, Sriwijaya FC Menang WO)
"Rencananya hari Selasa, (29/9) manajer Pak Robert (Heri) akan berangkat ke Jakarta untuk melakukan drawing. Kita tinggal tunggu hasil drawing siapa yang akan menjadi lawan kita berikutnya,"kata Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri Faisal Mursyid.
Menurut Sekretaris Panitia Pelaksana (Panpel) Lokal Piala Presiden ini, terkait pertandingan SFC versus Bonek FC panitia sudah melakukan prosedur secara maksimal. Telah mempersiapkan semua kebutuhan pertandingan di Palembang. Namun untuk hasil dan di dalam laga semuanya bukan tangbung jawab panpel lokal.
"Semua teknis di lapangan bukan wewenang kami. Semua dari Mahaka Sport and Entertainment karena yang mengurus dan memiliki wewenang perangkat pertandingan dari penyelengara bukan kami panitia lokal,"ucapnya.
Dengan demikian Faisal tidak ingin dinyatakan, adanya akal-akalan panitia lokal, manajemen SFC dan wasit di lapangan sepak bola. Apalagi mundurnya Bonek FC karena memprotes aksi wasit yang memberikan ganjaran hukuman penalti di babak pertama menit ke-11.
"Sekali lagi itu bukan wewenang kami. Tidak ada akal-akalan atau semacamnya. Semua keputusan itu ada di tangan penyelenggara dan wasit itu sendiri,"tegas Faisal.
Sekjen Piala Presiden Cahyadi Wanda menambahkan, sebagai penyelengara mereka memiliki semua perangkat pertandingan. Semua dinyatakannya berjalan sesuai aturan tidak ada yang dilihatnya adanya unsur kecurangan.
"Keputusan wasit itu mutlak. Tidak mungkin kita salahkan wasit. Negara ini punya aturan dan hukum. Begitu juga sepak bola, Bonek FC bisa ajukan protes dengan kami. Pasti kita terima. Tapi kalau dia tinggalkan pertandingan dan mundur aturan pertandingan juga berjalan, mereka dinyatakan kalah,"pungkasnya.
(aww)