ISL Mundur Lagi, PT Liga Indonesia Kumpulkan 18 Klub Peserta
Selasa, 13 Oktober 2015 - 19:39 WIB
ISL Mundur Lagi, PT Liga Indonesia Kumpulkan 18 Klub Peserta
A
A
A
JAKARTA - Kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015/2016 dipastikan tidak akan berjalan sesuai jadwal menyusul dibekukannya Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) oleh pemerintah. Menyusul kondisi tersebut, PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa di Jakarta pada 24 Oktober 2015 mendatang.
RUPS Luar Biasa ini akan diikuti oleh 18 klub peserta ISL sebagai pemegang saham mayoritas PT Liga Indonesia serta PSSI, pemilik 1 persen saham (Golden Share) PT Liga Indonesia. Hal itu diungkapkan dalam laporan yang dimuat laman resmi PT Liga Indonesia, Selasa (13/10/2015).
“Kami telah mengundang seluruh pemegang saham untuk hadir dalam RUPS Luar Biasa di Jakarta pada 24 Oktober. Agenda utama dalam RUPS Luar Biasa ini adalah laporan direksi kepada pemegang saham bahwa Kompetisi ISL 2015/2016 tidak bisa tereksekusi pada Oktober 2015 ini, termasuk juga laporan aktivitas yang dilakukan pada periode Mei – Oktober ini. Selain itu, akan juga disampaikan rancangan program selanjutnya,” kata Sekertaris PT Liga Indonesia Tigorshalom Boboy.
Ke-18 klub pemegang saham PT Liga Indonesia tersebut adalah Semen Padang, Sriwijaya FC, Persija Jakarta, Pelita Bandung Raya, Persib Bandung, Pusamania Borneo FC, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar, Barito Putera, Arema Cronus, Gresik United, Persebaya Surabaya, Persela Lamongan, Bali United Pusam, PSM Makassar, Persipura Jayapura, Perseru Serui, dan Persiram Rajaampat.
Agenda ini akan menjadi RUPS Luar Biasa kedua yang digelar pada tahun 2015 ini. Sebelumnya, PT Liga Indonesia telah menggelar RUPS Luar Biasa pada 13 Mei 2015 di Hotel Borobudur Jakarta. Pada RUPS pertama dibahas mengenai turnamen pra musim untuk menyiasati jeda kompetisi. (Baca juga : Poin Penting Hasil RUPS Pertama PT Liga Indonesia)
RUPS Luar Biasa ini akan diikuti oleh 18 klub peserta ISL sebagai pemegang saham mayoritas PT Liga Indonesia serta PSSI, pemilik 1 persen saham (Golden Share) PT Liga Indonesia. Hal itu diungkapkan dalam laporan yang dimuat laman resmi PT Liga Indonesia, Selasa (13/10/2015).
“Kami telah mengundang seluruh pemegang saham untuk hadir dalam RUPS Luar Biasa di Jakarta pada 24 Oktober. Agenda utama dalam RUPS Luar Biasa ini adalah laporan direksi kepada pemegang saham bahwa Kompetisi ISL 2015/2016 tidak bisa tereksekusi pada Oktober 2015 ini, termasuk juga laporan aktivitas yang dilakukan pada periode Mei – Oktober ini. Selain itu, akan juga disampaikan rancangan program selanjutnya,” kata Sekertaris PT Liga Indonesia Tigorshalom Boboy.
Ke-18 klub pemegang saham PT Liga Indonesia tersebut adalah Semen Padang, Sriwijaya FC, Persija Jakarta, Pelita Bandung Raya, Persib Bandung, Pusamania Borneo FC, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar, Barito Putera, Arema Cronus, Gresik United, Persebaya Surabaya, Persela Lamongan, Bali United Pusam, PSM Makassar, Persipura Jayapura, Perseru Serui, dan Persiram Rajaampat.
Agenda ini akan menjadi RUPS Luar Biasa kedua yang digelar pada tahun 2015 ini. Sebelumnya, PT Liga Indonesia telah menggelar RUPS Luar Biasa pada 13 Mei 2015 di Hotel Borobudur Jakarta. Pada RUPS pertama dibahas mengenai turnamen pra musim untuk menyiasati jeda kompetisi. (Baca juga : Poin Penting Hasil RUPS Pertama PT Liga Indonesia)
(bbk)