Menyedihkan, Eksistensi Klub Divisi Utama Nyaris Tak Terdengar

Sabtu, 24 Oktober 2015 - 17:43 WIB
Menyedihkan, Eksistensi...
Menyedihkan, Eksistensi Klub Divisi Utama Nyaris Tak Terdengar
A A A
MADURA - Klub Indonesia Super League tengah dimanja dengan akan bergsulirnya sejumlah turnamen. Namun ironis, klub kasta kedua atau setingkat Divisi Utama hanya bisa menjadi penonton. Mereka masih menganggur karena belum ada rencana digelarnya turnamen di level ini.

Sebelumnya, klub Divisi Utama mendapat kesmepatan tampil di ajang Piala Kemerdekaan 2015 yang digagas Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada Agustus-September 2015. Sayang, hingga kini Tim Transisi belum ada rencana menggelar turnamen serupa. Praktis tidak ada kegiatan yang dilakukan tim di level ini kecuali menunggu tawaran ujicoba.

Seusai Piala Kemerdekaan lalu, beberapa tim Divisi Utama masih menjalani laga ujicoba. Sebut saja Persinga Ngawi yang diundang Persibas Banyumas serta Persatu Tuban yang mengundang Persebaya Surabaya di acara ulang tahun klub 18 November silam.

Namun ada yang benar-benar mendengkur total seperti Persepam Madura Utama, Madiun Putra, Mojokerto Putra, Persibo Bondowoso, serta Persekap Pasuruan yang juga terlibat di turnamen Piala Kemerdekaan. Mereka mengakui hingga kini belum tahu bakal berlaga di mana.

"Belum ada rencana turnamen lagi. Tim juga masih vakum dari kegiatan latihan. Kami berharap ada event lagi setelah Piala Kemerdekaan, tapi hingga kini belum ada kabar apa-apa," jelas Manajer Persepam Said Abdullah. Dia menambahkan, sebenarnya Persepam tidak ingin menganggur terlalu lama.

Tim berjuluk Sape Ngamok juga tidak berselera jika hanya menggantungkan pada pertandingan ujicoba. Persepam baru akan menyiapkan tim secara serius jika sudah ada kepastian turnamen. "Malah kami berharap langsung kompetisi, jadi biar jelas fokusnya," tutur Said.

Hal yang sama dirasakan Persatu Tuban yang tempo hari dikalahkan Persebaya Surabaya dalam laga eksebisi di Stadion Lokajaya, Tuban. Hingga berita ditulis, Persatu belum tahu bakal berlaga di mana untuk mengisi kekosongan setelah laga seremoni ulang tahun tersebut.

"Seharusnya ada turnamen lagi (untuk tim Divisi Utama), apalagi klub-klub ISL juga akan ikut turnamen dalam waktu dekat. Saya sendiri tidak tahu apakah ada yang tertarik menggelar turnamen. Kalau tidak dalam skala nasional, turnamen kecil juga tidak masalah," tutur Fahmi Fikroni, Manajer Persatu Tuban.

Untuk mengisi kekosongan kompetisi, dia berharap tim Divisi Utama juga diberikan ajang serupa seperti klub-klub ISL. Sebab bagaimana pun kasta kedua tetaplah klub profesional yang harus dipertahankan eksistensinya sebelum liga reguler bergulir.
(sha)
Berita Terkait
Solidaritas Antarsuporter...
Solidaritas Antarsuporter Desak PSSI Benahi Sepak Bola Nasional
Profil Alistair Smith,...
Profil Alistair Smith, Rekrutan Anyar PSSI Pengembang Kurikulum Sepak Bola
Akademisi Dorong Revolusi...
Akademisi Dorong Revolusi Pembinaan Talenta dan Potensi SDM Sepak Bola Nasional
PSSI Awards 2026 Resmi...
PSSI Awards 2026 Resmi Bergulir: 17 Penghargaan Diperebutkan
Skenario New Normal,...
Skenario New Normal, Bagaimana Nasib Sepak Bola Nasional?
Persikad Minta PSSI...
Persikad Minta PSSI Jatuhkan Sanksi untuk Pemain Tak Sportif
Berita Terkini
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
4 jam yang lalu
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
5 jam yang lalu
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
5 jam yang lalu
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
5 jam yang lalu
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Australia vs Turki,...
Australia vs Turki, Gol Solo Nestory Irankunda Bikin Socceroos Unggul di Babak Pertama
8 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved