Rekor Bagus Klopp Lawan Mou Buat Liverpool di Atas Angin
Jum'at, 30 Oktober 2015 - 17:06 WIB
Rekor Bagus Klopp Lawan Mou Buat Liverpool di Atas Angin
A
A
A
LONDON - Catatan apik pelatih Liverpool, Jurgen Klopp ketika bertemu dengan Jose Mourinho membuat optimisme tinggi menyapa kubu The Reds jelang lawatan ke kandang Chelsea dalam laga lanjutan Liga Inggris 2015/2016 di Stamford Bridge, Sabtu (31/10) malam WIB. Selain rekor bagus sang pelatih melawan The Special One -julukan Mou-, skuat asuhan Klopp juga punya motivasi tambahan setalah mencetak kemenangan perdana.
(Baca Juga: Jangan Ulangi Mimpi Buruk, Mou!)
Klopp sendiri pernah empat kali melawan Mourinho yang kesemuanya terjadi di ajang Liga Champions 2012/2013 saat juru taktik asal Jerman itu masih membesut Borussia Dortmund dan Mou menangani Real Madrid. Hasilnya Klopp unggul dua kali dan hanya menelan kekalahan satu kali. Kemenangan paling berkesan bagi Klopp tentu saja ketika Robert Lewandowski memberikan salam empat jari di leg pertama semi-final seiring Dortmund menggilas Madrid 4-1.
Kekalahan itu membuat kubu Los Blancos -julukan Madrid- tersingkir hingga akhirnya Mourinho diputus kontrak oleh presiden klub Florentino Perez di akhir musim. Seakan sebuah kebetulan, kini nasib Mou akan kembali ditentukan Klopp sebagai pelatih Chelsea setelah kubu London terperosok ke peringkat 15 klasemen sementara Liga Inggris. Spekulasi yang beredar menyebutkan Mou diberikan kesempatan terakhir saat lawan Liverpool, usai tersingkir dari ajang Piala Capital One.
(Baca Juga: Menguak Krisis Cedera Chelsea dan Liverpool)
Di Liverpool, Klopp memang memiliki striker sekelas Lewandowski. Tapi beruntung, pelatih yang belum lama ini mendapatkan julukan The Normal One mendapat kabar menggembirakan dengan fitnya Christian Benteke yang sempat mengalami cedera lutut dalam laga terakhir. Catatan negatif Mou dengan enam kekalahan dari 12 laga Liga Inggris, semakin melengkapi kepercayaan diri Liverpool saat datang ke London.
(Baca Juga: Jangan Ulangi Mimpi Buruk, Mou!)
Klopp sendiri pernah empat kali melawan Mourinho yang kesemuanya terjadi di ajang Liga Champions 2012/2013 saat juru taktik asal Jerman itu masih membesut Borussia Dortmund dan Mou menangani Real Madrid. Hasilnya Klopp unggul dua kali dan hanya menelan kekalahan satu kali. Kemenangan paling berkesan bagi Klopp tentu saja ketika Robert Lewandowski memberikan salam empat jari di leg pertama semi-final seiring Dortmund menggilas Madrid 4-1.
Kekalahan itu membuat kubu Los Blancos -julukan Madrid- tersingkir hingga akhirnya Mourinho diputus kontrak oleh presiden klub Florentino Perez di akhir musim. Seakan sebuah kebetulan, kini nasib Mou akan kembali ditentukan Klopp sebagai pelatih Chelsea setelah kubu London terperosok ke peringkat 15 klasemen sementara Liga Inggris. Spekulasi yang beredar menyebutkan Mou diberikan kesempatan terakhir saat lawan Liverpool, usai tersingkir dari ajang Piala Capital One.
(Baca Juga: Menguak Krisis Cedera Chelsea dan Liverpool)
Di Liverpool, Klopp memang memiliki striker sekelas Lewandowski. Tapi beruntung, pelatih yang belum lama ini mendapatkan julukan The Normal One mendapat kabar menggembirakan dengan fitnya Christian Benteke yang sempat mengalami cedera lutut dalam laga terakhir. Catatan negatif Mou dengan enam kekalahan dari 12 laga Liga Inggris, semakin melengkapi kepercayaan diri Liverpool saat datang ke London.
(akr)