Imbas Skandal Doping, FINA Tarik Sampel Kejuaraan Renang Rusia

Kamis, 12 November 2015 - 16:55 WIB
Imbas Skandal Doping,...
Imbas Skandal Doping, FINA Tarik Sampel Kejuaraan Renang Rusia
A A A
BARCELONA - Skandal doping yang melilit Rusia membuat sebagian induk organisasi olah raga dunia mulai diselimuti kekhawatiran. Federasi Internasional Renang (FINA) misalnya, mereka menarik sampel para atlet yang berlaga di Kejuaraan Dunia Renang di Kazan, beberapa waktu lalu.

Rusia pada 24 Juli-9 Agustus lalu memang menggelar Kejuaraan Dunia Renang di Kazan untuk pertama kalinya. Dalam hajatan FINA edisi ke-16 itu, Rusia keluar sebagai juara umum ketiga di bawah China dan Amerika Serikat.

Ada sekitar 645 sampel yang saat itu dikumpulkan untuk kemudian dianalisis oleh Departemen Pengawasan Doping FINA pimpinan Profesor Andrew Pipa. Sampel itu terdiri dari 457 urine dan 188 tes darah serta ada lebih dari 418 sampel darah sebagai bagian dari program Athlete Biologi Passport.

Ketika itu, tes dilakukan di laboratorium Moscow yang telah mendapat akreditasi WADA. Tapi WADA telah membekukan akreditasi pusat anti doping di Moskow pada Rabu (11/11/2015) setelah Komisi Independen memberi nilai kinerja laboratorium sangat buruk.

FINA selaku empu acara pun akhirnya merasa terganggu dengan skandal doping yang sedang melilit Rusia saat ini. Presiden FINA Julio C. Maglione menegaskan, pihaknya akan segera menarik sampel kejuaraan dunia renang yang sebelumnya ada di laboratorium Moscow, ke markas Badan Anti-Doping Dunia (WADA) di Barcelona, Spanyol.

"Tentu saja ini adalah situasi yang sulit untuk olahraga dan tentu saja atlet kami di FINA terkejut dan sedih dengan laporan Komisi Independen WADA. FINA menjunjung tinggi sikap yang kuat dan tegas pada praktek doping di mana tujuan kami adalah memberantas doping dari Aquatics. FINA berkomitmen melakukan segala sesuatu yang diperlukan untuk menjadi olahraga paling bersih di dunia," tegas Julio dilansir inside the gamez, Kamis (12/11/2015).

Rusia memang sedang was-was soal nasib olah raganya setelah dihajar isu doping pada Selasa (10/11/2015). Presiden Rusia Vladimir Putin sampai meminta kasus tersebut diselidiki di bawah pimpinan Menteri Olah Raga Vitali Mutko. (Baca Juga: Vladimir Putin Buka Suara Soal Doping di Rusia)
(bbk)
Berita Terkait
Pelari Kenya Optimis...
Pelari Kenya Optimis Raih Emas pada Debutnya di Olimpiade
Olimpiade London 2012,...
Olimpiade London 2012, Skandal Doping Terbesar dalam Sejarah
Terbukti Pakai Doping,...
Terbukti Pakai Doping, Pelari Maroko Batal Tampil di Olimpiade 2020
Kisah Mantan Atlet Ceritakan...
Kisah Mantan Atlet Ceritakan Warna-warni Kehidupan Perkampungan Atlet Olimpiade
Baru Terungkap, Pelari...
Baru Terungkap, Pelari Kazakhstan Pakai Doping di Olimpiade 2012
Mengenal Meldonium,...
Mengenal Meldonium, Zat Doping yang Menjerat Atlet Mykhailo Mudryk dan Maria Sharapova
Berita Terkini
Visa Ditolak, Thomas...
Visa Ditolak, Thomas Partey Absen Bela Ghana Lawan Panama di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
2 jam yang lalu
Kursi Suporter Kosong...
Kursi Suporter Kosong Melompong di Piala Dunia 2026, FIFA Ngeles Manipulasi Jumlah Penonton
4 jam yang lalu
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
5 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
6 jam yang lalu
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
7 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved