Bos Madrid Beri Penjelasan Usai Dipermalukan Barca
Minggu, 22 November 2015 - 08:01 WIB
Bos Madrid Beri Penjelasan Usai Dipermalukan Barca
A
A
A
MADRID - Pelatih Real Madrid, Rafa Benitez mengakui timnya telah melakukan kesalahan fatal yang harus dibayar mahal dengan kekalahan telak 0-4 atas Barcelona dalam laga lanjutan La Liga Spanyol 2015/2016 di Santiago Bernabeu, Minggu (22/11) dini hari tadi WIB. Gol dari Luis Suarez dan Neymar menghadirkan petaka awal buat Madrid di paruh pertama, sebelum Andres Iniesta dan penyerang asal Uruguay melengkapi penderitaan tuan rumah.
(Baca Juga: Madrid Tanpa Perlawanan di El Clasico, Marcelo Minta Maaf)
"Kekalahan selalu menjadi kabar buruk, terutama ketika menghadapi Barcelona. Kami sudah membayar mahal kesalahan saat melawan tim sekelas Barca. Kami ingin keluar menyerang dan coba unggul dalam penguasaan bola, tapi semuanya tidak berjalan. Kami semua bertanggung jawab atas kekalahan ini, sekarang saatnya untuk bersatu dan mencoba bangkit dalam laga selanjutnya," ucap pelatih asal Ibukota Spanyol itu dilansir Soccerway, Minggu (22/11/2015).
Sejak awal, Benitez memang sesumbar bakal tampil menyerang saat menjamu skuat Catalan di Bernabeu. Komposisi lengkap trio Bale, Benzema dan Cristiano Ronaldo (BBC) langsung diturunkan sejak menit awal untuk membuat tim tamu tertekan. Namun taktik yang diterapkan Benitez justru menjadi senjata makan tuan, karena dengan bermain terbuka pertahanan El Real sangat mudah ditembus.
Penampilan memukau duo Luis Suarez dan Neymar jadi pembeda saat Messi harus mulai dari bangku cadangan di paruh kedua, usai absen selama dua bulan karena cedera lutut. Kekalahan ini membuat Madrid harus bekerja keras mengejar ketertinggalan enam poin dari Barca yang makin kokoh memimpin klasemen sementara Liga Spanyol 2015/2016.
"Sekarang kami harus berlatih keras untuk memperbaiki semuanya. Saya berharap tim bisa pulih dengan cepat. Ketika Anda harus menelan kekalahan telak seperti sekarang, saya cemas dengan respon para pemain. Saat mereka marah, sangat sulit untuk berbicara dan saya tidak ingin melihat kekurangan di tim saya," tandasnya.
(Baca Juga: Madrid Tanpa Perlawanan di El Clasico, Marcelo Minta Maaf)
"Kekalahan selalu menjadi kabar buruk, terutama ketika menghadapi Barcelona. Kami sudah membayar mahal kesalahan saat melawan tim sekelas Barca. Kami ingin keluar menyerang dan coba unggul dalam penguasaan bola, tapi semuanya tidak berjalan. Kami semua bertanggung jawab atas kekalahan ini, sekarang saatnya untuk bersatu dan mencoba bangkit dalam laga selanjutnya," ucap pelatih asal Ibukota Spanyol itu dilansir Soccerway, Minggu (22/11/2015).
Sejak awal, Benitez memang sesumbar bakal tampil menyerang saat menjamu skuat Catalan di Bernabeu. Komposisi lengkap trio Bale, Benzema dan Cristiano Ronaldo (BBC) langsung diturunkan sejak menit awal untuk membuat tim tamu tertekan. Namun taktik yang diterapkan Benitez justru menjadi senjata makan tuan, karena dengan bermain terbuka pertahanan El Real sangat mudah ditembus.
Penampilan memukau duo Luis Suarez dan Neymar jadi pembeda saat Messi harus mulai dari bangku cadangan di paruh kedua, usai absen selama dua bulan karena cedera lutut. Kekalahan ini membuat Madrid harus bekerja keras mengejar ketertinggalan enam poin dari Barca yang makin kokoh memimpin klasemen sementara Liga Spanyol 2015/2016.
"Sekarang kami harus berlatih keras untuk memperbaiki semuanya. Saya berharap tim bisa pulih dengan cepat. Ketika Anda harus menelan kekalahan telak seperti sekarang, saya cemas dengan respon para pemain. Saat mereka marah, sangat sulit untuk berbicara dan saya tidak ingin melihat kekurangan di tim saya," tandasnya.
(akr)