Maiga Ke Malaysia, Sriwijaya FC Buru Pemain ISL
Selasa, 01 Desember 2015 - 17:12 WIB
Maiga Ke Malaysia, Sriwijaya FC Buru Pemain ISL
A
A
A
PALEMBANG - Lini belakang Sriwijaya FC (SFC) menjadi satu-satunya pos yang aman dari evaluasi. Manajemen telah memberikan ketetapan hanya lini depan dan tengah yang dirombak.
''Evaluasi dilakukan di dua lini terkecuali lini belakang. Karena kami menilai lini belakang tidak ada masalah selama dua turnamen yang diikuti oleh tim,”kata Asisten Manajer SFC Achmad Haris.
Menurut pria berkaca mata ini, lini belakang Laskar Wong Kito hanya ada penambahan pemain. Lantaran selesai turnamen Piala Jenderal Sudirman, pemain asing asal Mali Abdoulaye Maiga sudah telanjur mengikat kontrak dengan klub Malaysia Premier League (MPL) T-Team FC yang sekarang dilatih Rahmad Darmawan.
''Maiga sudah terbang ke Malaysia setelah turnamen selesai kemarin. Tentunya kita harus mencarikan pengganti dia. Namun sekarang kami masih belum mendapatkan siapa yang cocok menggantikan posisi tersebut,”ucapnya.
Lebih dalam Haris menceritakan, dua pos lini depan dan tengah memang menjadi sorotan utama pihaknya. Semua pemain di posisi tersebut sebanyak 30 persen akan diganti. Di lini depan persoalan finishing touch selalu jadi faktor fundamental membuat tim tidak pernah bisa memberikan hasil optimal. Sedangkan di lini tengah dinilai tidak mampu mengalirkan bola secara matang ke pos depan.
''Fatalnya, tumpulnya lini depan adalah dampak buruknya kualitas dari lini tengah. Itu menjadi penilaian kami di dua lini tersebut,”ungkapnya.
Manajemen dan jajaran pelatih pun mulai membidik serta melakukan pendekatan kepada beberapa pemain. Tentunya pemain menjadi incaran diproyeksikan mengisi kekosongan dua lini menjadi sorotan tersebut.
Haris tidak menepis pencarian dilakukannya mengarah ke tim lokal yakni, para pemain yang memperkuat klub di Indonesia Super League (ISL). ''Sudah mulai kita lakukan pencarian pemain baru,”ceplosnya.
''Evaluasi dilakukan di dua lini terkecuali lini belakang. Karena kami menilai lini belakang tidak ada masalah selama dua turnamen yang diikuti oleh tim,”kata Asisten Manajer SFC Achmad Haris.
Menurut pria berkaca mata ini, lini belakang Laskar Wong Kito hanya ada penambahan pemain. Lantaran selesai turnamen Piala Jenderal Sudirman, pemain asing asal Mali Abdoulaye Maiga sudah telanjur mengikat kontrak dengan klub Malaysia Premier League (MPL) T-Team FC yang sekarang dilatih Rahmad Darmawan.
''Maiga sudah terbang ke Malaysia setelah turnamen selesai kemarin. Tentunya kita harus mencarikan pengganti dia. Namun sekarang kami masih belum mendapatkan siapa yang cocok menggantikan posisi tersebut,”ucapnya.
Lebih dalam Haris menceritakan, dua pos lini depan dan tengah memang menjadi sorotan utama pihaknya. Semua pemain di posisi tersebut sebanyak 30 persen akan diganti. Di lini depan persoalan finishing touch selalu jadi faktor fundamental membuat tim tidak pernah bisa memberikan hasil optimal. Sedangkan di lini tengah dinilai tidak mampu mengalirkan bola secara matang ke pos depan.
''Fatalnya, tumpulnya lini depan adalah dampak buruknya kualitas dari lini tengah. Itu menjadi penilaian kami di dua lini tersebut,”ungkapnya.
Manajemen dan jajaran pelatih pun mulai membidik serta melakukan pendekatan kepada beberapa pemain. Tentunya pemain menjadi incaran diproyeksikan mengisi kekosongan dua lini menjadi sorotan tersebut.
Haris tidak menepis pencarian dilakukannya mengarah ke tim lokal yakni, para pemain yang memperkuat klub di Indonesia Super League (ISL). ''Sudah mulai kita lakukan pencarian pemain baru,”ceplosnya.
(aww)