PSMS Medan Siap Redam Pembalasan Persib Bandung
Kamis, 03 Desember 2015 - 16:08 WIB
PSMS Medan Siap Redam Pembalasan Persib Bandung
A
A
A
MEDAN - Aroma balas dendam meronai duel klasik PSMS Medan dengan Persib Bandung dalam laga bertajuk Perisai Garuda Cup. PSMS Medan akan menjadi tuan rumah terlebih dahulu pada 26 Desember. Berikutnya, Persib menjadi tuan rumah pada 30 Desember.
Duel klasik ini menjadi kesempatan bagi Maung Bandung untuk membalas kekalahan dari skuat PSMS Medan saat berseragam PS TNI di Turnamen Piala Jenderal Sudirman. PSMS yang menjelma menjadi skuad PS TNI membuat Persib terkapar dengan kekalahan dua gol tanpa balas. (Baca juga: Persib Bandung Terjebak Situasi Sulit Lawan PSMS Medan)
Ketua Umum PSMS Medan, Mahyono, mengakui jika undangan sudah diterima pihaknya. Baginya, laga tersebut patut disambut. "Iya, kami sudah terima undangan untuk laga PSMS dengan Persib. Ini pertandingan yang sangat menarik, hal yang sulit untuk ditolak," akunya.
Namun, PSMS belum memberikan jawaban menyetujui laga dengan waktu tersebut. Sebab, di saat bersamaan, PSMS yang menjelma menjadi PS TNI masih mengikuti Turnamen Piala Jenderal Sudirman. Bila anak asuh Suharto A.D. lolos dari babak 8 besar, jadwal tersebut jeda menuju babak 4 besar.
Hal yang riskan bagi PSMS bila menyetujui jadwal tersebut, untuk menyiapkan tim di babak 4 besar. Duel klasik itu bisa berdampak cedera bagi pemain. Soal ini, dokter spesialis bedah itu mengakui, telah berkomunikasi dengan penyelengara untuk perubahan jadwal. Bagi Persib, soal ini tak berpengaruh, yang tersingkir dari fase penyisihan grup.
"Memang kami menyetujui pertandingan ini, tapi kami minta perubahan waktu. Karena saat bersamaan itu jeda babak 4 besar," ungkapnya.
Kebenaran laga itu diakui oleh manajer PSMS, Andry Mahyar Matondang. Ia pun mengatakan timnya sudah menerima undangan dari Palawa Sport selaku penyelenggara."Undangan dari Palawa sudah kita terima. Kami siap untuk laga itu," ucap Mahyar.
Lebih lanjut, Mahyar sendiri belum bisa memastikan laga itu berlangsung nantinya. Sebab dari kubu Persib masih belum menandatangani surat persetujuan dari pihak penyelenggara."Belum fix, karena Persib belum balas kesepakatan pertandingan dari Palawa sebagai EO. Kalau kita sendiri sudah siap, jadi ini tingga nunggu Persib saja," pungkasnya.
PSMS merupakan rival bagi Persib. Kompetisi Era Perserikatan, menjadikan keduanya sebagai musuh bebuyutan selama 90 menit di dalam lapangan. PSMS sukses menjegal Persib menggapai gelar juara pada Kompetisi Perserikatan 1982-1983 dan 1984-1985.
Saat itu, Persib dua kali kalah pada final melalui drama adu penalti. Teranyar, skuad PSMS yang membawa nama PS TNI di Piala Jenderal Sudirman, menjungkalkan Persib 2-0.
Sejak 1952 sampai 2012, tercatat, keduanya bersua 58 kali. Persib mendominasi pertandingan dengan 20 kali menang, sedangkan PSMS 18 kali dan 20 seri. Head to head keduanya di 10 pertandingan terakhir, Persib meraih kemenangan empat kali, PSMS 3 kali, dan tiga berakhir seri.
Duel klasik ini menjadi kesempatan bagi Maung Bandung untuk membalas kekalahan dari skuat PSMS Medan saat berseragam PS TNI di Turnamen Piala Jenderal Sudirman. PSMS yang menjelma menjadi skuad PS TNI membuat Persib terkapar dengan kekalahan dua gol tanpa balas. (Baca juga: Persib Bandung Terjebak Situasi Sulit Lawan PSMS Medan)
Ketua Umum PSMS Medan, Mahyono, mengakui jika undangan sudah diterima pihaknya. Baginya, laga tersebut patut disambut. "Iya, kami sudah terima undangan untuk laga PSMS dengan Persib. Ini pertandingan yang sangat menarik, hal yang sulit untuk ditolak," akunya.
Namun, PSMS belum memberikan jawaban menyetujui laga dengan waktu tersebut. Sebab, di saat bersamaan, PSMS yang menjelma menjadi PS TNI masih mengikuti Turnamen Piala Jenderal Sudirman. Bila anak asuh Suharto A.D. lolos dari babak 8 besar, jadwal tersebut jeda menuju babak 4 besar.
Hal yang riskan bagi PSMS bila menyetujui jadwal tersebut, untuk menyiapkan tim di babak 4 besar. Duel klasik itu bisa berdampak cedera bagi pemain. Soal ini, dokter spesialis bedah itu mengakui, telah berkomunikasi dengan penyelengara untuk perubahan jadwal. Bagi Persib, soal ini tak berpengaruh, yang tersingkir dari fase penyisihan grup.
"Memang kami menyetujui pertandingan ini, tapi kami minta perubahan waktu. Karena saat bersamaan itu jeda babak 4 besar," ungkapnya.
Kebenaran laga itu diakui oleh manajer PSMS, Andry Mahyar Matondang. Ia pun mengatakan timnya sudah menerima undangan dari Palawa Sport selaku penyelenggara."Undangan dari Palawa sudah kita terima. Kami siap untuk laga itu," ucap Mahyar.
Lebih lanjut, Mahyar sendiri belum bisa memastikan laga itu berlangsung nantinya. Sebab dari kubu Persib masih belum menandatangani surat persetujuan dari pihak penyelenggara."Belum fix, karena Persib belum balas kesepakatan pertandingan dari Palawa sebagai EO. Kalau kita sendiri sudah siap, jadi ini tingga nunggu Persib saja," pungkasnya.
PSMS merupakan rival bagi Persib. Kompetisi Era Perserikatan, menjadikan keduanya sebagai musuh bebuyutan selama 90 menit di dalam lapangan. PSMS sukses menjegal Persib menggapai gelar juara pada Kompetisi Perserikatan 1982-1983 dan 1984-1985.
Saat itu, Persib dua kali kalah pada final melalui drama adu penalti. Teranyar, skuad PSMS yang membawa nama PS TNI di Piala Jenderal Sudirman, menjungkalkan Persib 2-0.
Sejak 1952 sampai 2012, tercatat, keduanya bersua 58 kali. Persib mendominasi pertandingan dengan 20 kali menang, sedangkan PSMS 18 kali dan 20 seri. Head to head keduanya di 10 pertandingan terakhir, Persib meraih kemenangan empat kali, PSMS 3 kali, dan tiga berakhir seri.
(aww)