Dirayu Klub ISL, DAP Telanjur Setia di Sriwijaya FC
Kamis, 10 Desember 2015 - 19:54 WIB
Dirayu Klub ISL, DAP Telanjur Setia di Sriwijaya FC
A
A
A
PALEMBANG - Kiper utama Sriwijaya FC (SFC) Dian Agus Prasetyo belum tertarik berganti klub meski banyak yang merayunya untuk hengkang. Pemain yang akrab dipanggil DAP itu memilih bertahan menunggu kabar dari manajemen Laskar Wong Kito.
"Saya masih menunggu kabar dari manajemen. Sebab, saya ingin tetap bersama tim hingga kita kembali lagi berlaga,"kata Dian.
Menurut DAP, semua pemain sepak bola di Indonesia memiliki status bebas kontrak karena kekosongan kompetisi. Sehingga klub hanya memiliki pemain sebatas turnamen saja. Namun ia tidak memiliki niat untuk mencari klub selain tim yang sudah dibelanya.
"Saya tidak ada niat untuk pindah klub. Makanya hingga sekarang saya setia menunggu kabar dari manajemen,"ucapnya.
Secara terbuka DAP mengakui, ada beberapa klub Indonesia Super League (ISL) melakukan pendekatan kepadanya. Ia juga tidak lantas memberikan harapan kepada klub-klub tersebut dengan menuturkan dirinya sekarang masih milik Laskar Wong Kito.
"Ada beberapa klub sudah melakukan pendekatan. Tetapi belum saya tanggapi. Saya setia di SFC hingga sekarang,"ucap pria kelahiran Ponorogo 3 Agustus 1985 ini.
Ia juga berharap agar manajemen secepatnya menentukan langkah kongkrit untuk memagari para pemain. Dengan terbukanya bursa transfer serta bebasnya status pemain tanpa ikatan kontrak dikhawatirkan membuat pemain salah menentukan sikap.
Sementara itu, Sekertaris PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid menambahkan, proses pemilihan turnamen sebagai agenda tim ke depan. Lalu evaluasi yang tengah dilakukan jajaran manajemen menjadi penyebab tim tidak bisa di kumpulkan secara cepat.
"Awal tahun juga tidak bisa kita tetapkan tim bisa kumpul secepat itu. Karena kami masih harus membahas untuk menentukan agenda tim ke depan,"pungkasnya.
"Saya masih menunggu kabar dari manajemen. Sebab, saya ingin tetap bersama tim hingga kita kembali lagi berlaga,"kata Dian.
Menurut DAP, semua pemain sepak bola di Indonesia memiliki status bebas kontrak karena kekosongan kompetisi. Sehingga klub hanya memiliki pemain sebatas turnamen saja. Namun ia tidak memiliki niat untuk mencari klub selain tim yang sudah dibelanya.
"Saya tidak ada niat untuk pindah klub. Makanya hingga sekarang saya setia menunggu kabar dari manajemen,"ucapnya.
Secara terbuka DAP mengakui, ada beberapa klub Indonesia Super League (ISL) melakukan pendekatan kepadanya. Ia juga tidak lantas memberikan harapan kepada klub-klub tersebut dengan menuturkan dirinya sekarang masih milik Laskar Wong Kito.
"Ada beberapa klub sudah melakukan pendekatan. Tetapi belum saya tanggapi. Saya setia di SFC hingga sekarang,"ucap pria kelahiran Ponorogo 3 Agustus 1985 ini.
Ia juga berharap agar manajemen secepatnya menentukan langkah kongkrit untuk memagari para pemain. Dengan terbukanya bursa transfer serta bebasnya status pemain tanpa ikatan kontrak dikhawatirkan membuat pemain salah menentukan sikap.
Sementara itu, Sekertaris PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid menambahkan, proses pemilihan turnamen sebagai agenda tim ke depan. Lalu evaluasi yang tengah dilakukan jajaran manajemen menjadi penyebab tim tidak bisa di kumpulkan secara cepat.
"Awal tahun juga tidak bisa kita tetapkan tim bisa kumpul secepat itu. Karena kami masih harus membahas untuk menentukan agenda tim ke depan,"pungkasnya.
(aww)