Gara-gara Kicauan 'Hala Madrid', Barca Putus Kontrak Guardiola
Selasa, 29 Desember 2015 - 18:46 WIB
Gara-gara Kicauan 'Hala Madrid', Barca Putus Kontrak Guardiola
A
A
A
BARCELONA - Sial benar nasib gelandang muda Sergio 'Sergi' Guardiola Navarro. Belum kering tinta di surat kontrak dengan Barcelona, pihak klub langsung 'memecatnya' setelah ketahuan pernah mem-posting kicauan bernada Anti-Katalunya dan ucapan 'Hala Madrid' dalam akun Tiwtter miliknya (@sergiguardiola7).
Guardiola (tidak ada hubungannya dengan Pep), resmi menjadi pemain anyar Barcelona B, Senin (28/12/2015) sore hari. Namun, malam harinya, pihak manajemen Barcelona langsung membatalkan kontraknya.
Pihak barcelona menemukan pesan di akun media sosial Twitter milik pemain kelahiran Manacor, Mallorca, Spanyol, 29 Mei 1991, itu pada tahun 2013, yang dinilai bernada 'menyerang' terhadap klub (Barcelona) dan Katalunya yang ingin memerdekakan diri dari Spanyol.
![Gara-gara Kicauan 'Hala Madrid', Barca Putus Kontrak Guardiola]()
Di antara pesan yang diposting akun @sergiguardiola7 adalah "Hala Madrid". Itu merupakan deklarasi dukungan untuk pesaing dan musuh bebuyutan Barcelona di Liga Spanyol, Real Madrid. Sementara sejumlah tulisan anti-Katalunya ditemukan di media sosial pada Oktober 2013. Di antara kicauan ofensif adalah 'Catalonian wh***'.
![Gara-gara Kicauan 'Hala Madrid', Barca Putus Kontrak Guardiola]()
Barcelona pernah mengambil tindakan serupa ketika gelandang Real Betis Dani Ceballos akan direkrutnya. Namun, Barcelona membatalkan niatnya setelah Ceballos berkomentar tentang siulan saat lagu kebangsaan Katalunya berkumandang selama final Copa del Rey antara Barca dan Athletic Bilbao.
Sedangkan untuk kasus pesepak bola Spanyol lainnya, bintang muda Julio Rey pernah dibatalkan kontraknya di Deportivo La Coruna pada Juli lalu setelah berkicau di Twitter dalam bahasa Spanyol, "F*** DEPOR, F*** RIAZOR' di tahun 2012.
Guardiola (tidak ada hubungannya dengan Pep), resmi menjadi pemain anyar Barcelona B, Senin (28/12/2015) sore hari. Namun, malam harinya, pihak manajemen Barcelona langsung membatalkan kontraknya.
Pihak barcelona menemukan pesan di akun media sosial Twitter milik pemain kelahiran Manacor, Mallorca, Spanyol, 29 Mei 1991, itu pada tahun 2013, yang dinilai bernada 'menyerang' terhadap klub (Barcelona) dan Katalunya yang ingin memerdekakan diri dari Spanyol.

Di antara pesan yang diposting akun @sergiguardiola7 adalah "Hala Madrid". Itu merupakan deklarasi dukungan untuk pesaing dan musuh bebuyutan Barcelona di Liga Spanyol, Real Madrid. Sementara sejumlah tulisan anti-Katalunya ditemukan di media sosial pada Oktober 2013. Di antara kicauan ofensif adalah 'Catalonian wh***'.

Barcelona pernah mengambil tindakan serupa ketika gelandang Real Betis Dani Ceballos akan direkrutnya. Namun, Barcelona membatalkan niatnya setelah Ceballos berkomentar tentang siulan saat lagu kebangsaan Katalunya berkumandang selama final Copa del Rey antara Barca dan Athletic Bilbao.
Sedangkan untuk kasus pesepak bola Spanyol lainnya, bintang muda Julio Rey pernah dibatalkan kontraknya di Deportivo La Coruna pada Juli lalu setelah berkicau di Twitter dalam bahasa Spanyol, "F*** DEPOR, F*** RIAZOR' di tahun 2012.
(sha)