Strategi Inter Mudah Ditebak oleh Milan
Senin, 01 Februari 2016 - 10:31 WIB
Strategi Inter Mudah Ditebak oleh Milan
A
A
A
MILAN - AC Milan sukses memetik poin sempurna di pekan ke-22 Liga Italia Serie A. Menghadapi Inter Milan di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (1/2/2016) dini hari WIB, Milan menang telak tiga gol tanpa balas.
Gol Milan dicetak Alex, Carlos Bacca dan M'baye Niang. Walaupun tidak beranjak dari posisi enam klasemen, I Rossneri tetap puas sebab kemenangan ini menjadikan mereka sebagai penguasa dalam Derby della Madonnina. (Baca juga: Milan Benamkan Inter dalam Krisis)
"Selama bekerja sebagai pelatih, kemenangan ini jadi hal yang saya banggakan. Memenangkan laga derby terasa indah sebab pertandingan ini akan tercatat dalam sejarah," ucap pelatih Milan, Sinisa Mihajlovic.
Pelatih berusia 46 tahun itu mengaku sudah akrab dengan gaya permainan Inter. Sebelum gantung sepatu, Mihajlovic pernah memperkuat I Nerazzurri. Ia bahkan sempat bekerja sebagai asisten Roberto Mancini, pelatih yang kini kembali dipercaya menangani Inter. Berbekal pengalamannya itulah, Mihajlovic bisa dengan mudah menginstruksikan anak didiknya untuk meredam agresivitas tim lawan.
"Inter tim yang hebat, dan saya kenal baik dengan pelatihnya (Roberto Mancini). Kami sudah menebak, saat pemain Inter terpancing emosinya, saat itu juga mereka mudah diserang. Mereka membuka ruang lebih luas dan itu memudahkan kami," jelas Mihajlovic.
"Kami berada di jalur yang benar. Sebelumnya, kami mengalahkan Lazio dan Fiorentina. Setelah itu kami imbang dengan AS Roma, walapun sebenarnya kami lebih pantas menang di laga tersebut," tambahnya.
Untuk sementara Milan mengantongi 36 poin. Mereka tertinggal lima angka dari Inter yang duduk di posisi empat klasemen.
Gol Milan dicetak Alex, Carlos Bacca dan M'baye Niang. Walaupun tidak beranjak dari posisi enam klasemen, I Rossneri tetap puas sebab kemenangan ini menjadikan mereka sebagai penguasa dalam Derby della Madonnina. (Baca juga: Milan Benamkan Inter dalam Krisis)
"Selama bekerja sebagai pelatih, kemenangan ini jadi hal yang saya banggakan. Memenangkan laga derby terasa indah sebab pertandingan ini akan tercatat dalam sejarah," ucap pelatih Milan, Sinisa Mihajlovic.
Pelatih berusia 46 tahun itu mengaku sudah akrab dengan gaya permainan Inter. Sebelum gantung sepatu, Mihajlovic pernah memperkuat I Nerazzurri. Ia bahkan sempat bekerja sebagai asisten Roberto Mancini, pelatih yang kini kembali dipercaya menangani Inter. Berbekal pengalamannya itulah, Mihajlovic bisa dengan mudah menginstruksikan anak didiknya untuk meredam agresivitas tim lawan.
"Inter tim yang hebat, dan saya kenal baik dengan pelatihnya (Roberto Mancini). Kami sudah menebak, saat pemain Inter terpancing emosinya, saat itu juga mereka mudah diserang. Mereka membuka ruang lebih luas dan itu memudahkan kami," jelas Mihajlovic.
"Kami berada di jalur yang benar. Sebelumnya, kami mengalahkan Lazio dan Fiorentina. Setelah itu kami imbang dengan AS Roma, walapun sebenarnya kami lebih pantas menang di laga tersebut," tambahnya.
Untuk sementara Milan mengantongi 36 poin. Mereka tertinggal lima angka dari Inter yang duduk di posisi empat klasemen.
(bep)