Cuma Menang Dua Gol, Spalletti Tetap Senang
Rabu, 03 Februari 2016 - 12:37 WIB
Cuma Menang Dua Gol, Spalletti Tetap Senang
A
A
A
SASSUOLO - Pelatih AS Roma Luciano Spalletti tak bisa menutupi rasa senangnya. Walau hanya menang dua gol dari tuan rumah Sassuolo, Spaletti tetap bangga dan merasa mereka layak memperoleh tiga angka.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Mapei Stadium, Rabu (3/2/2016), Roma terus menunjukkan keberingasannya. Muhammad Salah dan Stephan El Shaarawy menjadi pahlawan Giallorossi. Berkat donasi golnya, perlahan Roma merangkak di klasemen dan menggeser posisi Inter Milan.
"Kami menunjukkan semangat dan kecepatan, terutama di babak pertama. Kami juga mendapatkan keuntungan setelah Domenico Berardi gagal melakukan penalti. Biasanya bagus dalam mencetak penalti," ucap Spalletti dilansir SkySport Italia, Rabu (3/2/2016).
Spalletti mengaku kalau anak asuhnya sudah melakukan hal yang benar. Harapannya apa yang terjadi sekarang ini bisa berlanjut. "Kami pun berharap ini bisa menambah kepercayaan diri kami."
Roma dalam laga tersebut menurunkan dua amunisi anyarnya. Diego Perotti yang baru dua hari digaet dari Genoa menunjukkan performa apik setelah memberikan umpan yang bisa dikonversi menjadi gol oleh El Shaarawy.
"Kami sengaja membuat taktik untuk menghentikan pergerakan pemain Sassuolo. Mereka adalah tim kuat dan diperlukan kerja keras untuk menghentikan mereka," tukas Spalletti.
Pantas Spaletti semringah menyambut kemenangan ini. Selain mencuri angka di kandang lawan, gol pertama yang dibuat Salah pun menjadi penanda kalau pemain asal Mesir itu masih tajam. Ini adalah gol pertama yang dibuatnya sejak 25 Oktober.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Mapei Stadium, Rabu (3/2/2016), Roma terus menunjukkan keberingasannya. Muhammad Salah dan Stephan El Shaarawy menjadi pahlawan Giallorossi. Berkat donasi golnya, perlahan Roma merangkak di klasemen dan menggeser posisi Inter Milan.
"Kami menunjukkan semangat dan kecepatan, terutama di babak pertama. Kami juga mendapatkan keuntungan setelah Domenico Berardi gagal melakukan penalti. Biasanya bagus dalam mencetak penalti," ucap Spalletti dilansir SkySport Italia, Rabu (3/2/2016).
Spalletti mengaku kalau anak asuhnya sudah melakukan hal yang benar. Harapannya apa yang terjadi sekarang ini bisa berlanjut. "Kami pun berharap ini bisa menambah kepercayaan diri kami."
Roma dalam laga tersebut menurunkan dua amunisi anyarnya. Diego Perotti yang baru dua hari digaet dari Genoa menunjukkan performa apik setelah memberikan umpan yang bisa dikonversi menjadi gol oleh El Shaarawy.
"Kami sengaja membuat taktik untuk menghentikan pergerakan pemain Sassuolo. Mereka adalah tim kuat dan diperlukan kerja keras untuk menghentikan mereka," tukas Spalletti.
Pantas Spaletti semringah menyambut kemenangan ini. Selain mencuri angka di kandang lawan, gol pertama yang dibuat Salah pun menjadi penanda kalau pemain asal Mesir itu masih tajam. Ini adalah gol pertama yang dibuatnya sejak 25 Oktober.
(bep)