Rahasia Kesuksesan Leicester City, Ranieri Selalu Pelajari 50-60 Video Lawan
Jum'at, 26 Februari 2016 - 00:05 WIB
Rahasia Kesuksesan Leicester City, Ranieri Selalu Pelajari 50-60 Video Lawan
A
A
A
LEICESTER - Di tangan Claudio Ranieri, Leicester City sukses memimpin perburuan gelar juara Liga Inggris musim ini. Penyerang Jamie Vardy menilai, sang pelatih telah bekerja siang dan malam mempelajari lawannya.
Leicester berhasil memuncaki klasemen sementara Liga Inggris, mengungguli Tottenham Hotspur, Arsenal, dan Manchester City. Prestasi itu cukup mengejutkan di mana musim lalu mereka hanya finish di luar sepuluh besar. Musim ini, Leicester juga sukses menundukkan tim besar seperti Chelsea dan City. Hanya Arsenal yang gagal mereka tumbangkan baik di laga home dan away.
Begitupun dari materi pemainnya. Jamie Vardy, Riyad Mahrez, dan Shinji Okazaki jelas kalah mentereng ketimbang Sergio Aguero di City atau Eden Hazard di Chelsea. Namun di tangan Ranieri, ketiga trisula The Foxes tersebut justru jadi momok menakutkan.
Vardy yang jadi bomber tersubur di Liga Inggris musim ini, mengungkapkan resep jitu sang pelatih. Menurutnya Ranieri tak pernah berhenti untuk mempelajari lawannya siang dan malam.
"Saya kira dia mempelajari setiap aspek lawan yang kami hadapi. Dia datang ke pertemuan tim setelah dia menonton 50-60 klip pertandingan lawan. Dia akan menjelaskan dengan tepat sekitar 49 di antaranya dan apa yang mesti dilakukan dengan 11 pemainnya," kata Vardy dilansir Independent.
"Ini lebih ke detail mental pertandingan dan itu cukup membantu dan memberi kami keuntungan," tambahnya.
Di sisi lain, Ranieri sempat mengungkapkan metodenya dalam memimpin para pemainnya. Eks manajer Chelsea itu memberi program khusus berupa software untuk memantau detak jantung Vardy dkk.
"Saya memberi pemain berupa program dan mereka mengapresiasinya dan bekerja cukup baik. Kami punya GPS (Global Postitioning System) pribadi dan mereka senang. Saya percaya kepada pemain sebab mereka profesional," ungkapnya.
"Saya selalu membawa laptop. Jika saya punya waktu luang, setelah berkumpul dengan keluarga. Saya menyaksikan pertandingan Roma dan Real Madrid. Saya memantau Ronaldo, pemain muda yang tak terlalu buruk," candanya.
Leicester berhasil memuncaki klasemen sementara Liga Inggris, mengungguli Tottenham Hotspur, Arsenal, dan Manchester City. Prestasi itu cukup mengejutkan di mana musim lalu mereka hanya finish di luar sepuluh besar. Musim ini, Leicester juga sukses menundukkan tim besar seperti Chelsea dan City. Hanya Arsenal yang gagal mereka tumbangkan baik di laga home dan away.
Begitupun dari materi pemainnya. Jamie Vardy, Riyad Mahrez, dan Shinji Okazaki jelas kalah mentereng ketimbang Sergio Aguero di City atau Eden Hazard di Chelsea. Namun di tangan Ranieri, ketiga trisula The Foxes tersebut justru jadi momok menakutkan.
Vardy yang jadi bomber tersubur di Liga Inggris musim ini, mengungkapkan resep jitu sang pelatih. Menurutnya Ranieri tak pernah berhenti untuk mempelajari lawannya siang dan malam.
"Saya kira dia mempelajari setiap aspek lawan yang kami hadapi. Dia datang ke pertemuan tim setelah dia menonton 50-60 klip pertandingan lawan. Dia akan menjelaskan dengan tepat sekitar 49 di antaranya dan apa yang mesti dilakukan dengan 11 pemainnya," kata Vardy dilansir Independent.
"Ini lebih ke detail mental pertandingan dan itu cukup membantu dan memberi kami keuntungan," tambahnya.
Di sisi lain, Ranieri sempat mengungkapkan metodenya dalam memimpin para pemainnya. Eks manajer Chelsea itu memberi program khusus berupa software untuk memantau detak jantung Vardy dkk.
"Saya memberi pemain berupa program dan mereka mengapresiasinya dan bekerja cukup baik. Kami punya GPS (Global Postitioning System) pribadi dan mereka senang. Saya percaya kepada pemain sebab mereka profesional," ungkapnya.
"Saya selalu membawa laptop. Jika saya punya waktu luang, setelah berkumpul dengan keluarga. Saya menyaksikan pertandingan Roma dan Real Madrid. Saya memantau Ronaldo, pemain muda yang tak terlalu buruk," candanya.
(bep)