Valentino Rossi Komentari Perubahan Aturan Penalti MotoGP

Jum'at, 11 Maret 2016 - 15:35 WIB
Valentino Rossi Komentari...
Valentino Rossi Komentari Perubahan Aturan Penalti MotoGP
A A A
TAVULLIA - Valentino Rossi memberi komentar soal perubahan aturan penalti di MotoGP 2016. Pembalap Movistar Yamaha mengaku bingung bagian mana dari aturan tersebut yang dirombak setelah dijatuhkan kepadanya musim lalu.

Rossi mendapat penalti empat poin saat berlaga di seri terakhir Grand Prix Valencia. Satu poin akibat melanggar kualifikasi GP San Marino dan tiga poin akibat terlibat insiden dengan Marc Marquez di GP Malaysia.

Empat poin penalti yang didapat The Doctor membuatnya mesti start dari posisi buncit di Valencia. Dan hasilnya, ia gagal naik podium dan mesti merelakan gelar juara dunia direbut Jorge Lorenzo.

Penalti yang didapat Rossi sempat jadi kontroversi. Sampai akhirnya, FIM dan Dorna Sport SL selaku otoritas tertinggi balapan merubahnya pada awal Maret lalu. (Baca Juga: Soal Sistem Poin Penalti, FIM Terbitkan Peraturan Baru)

Sebelumnya, aturan menyebutkan jika pembalap mengoleksi empat poin maka harus start dari posisi paling belakang. Jika mendapat tujuh poin, pembalap mesti start dari pitlane. Dan yang terakhir jika sudah mengoleksi 10 poin pembalap bakal didiskualifikasi di balapan setelahnya.

Setelah dirombak, aturan penalti empat poin dan tujuh poin yang mengharuskan pembalap memulai balapan dari posisi buncit atau pitlane resmi dihapus. Pembalap hanya akan dikenakan hukuman 10 poin yang berlaku selama satu musim. Singkat kata, pembalap baru akan merasakan hukuman saat balapan ketika penaltinya sudah menyentuh 10 poin.

Menanggapi aturan baru tersebut, Rossi yang musim lalu menelan hukuman balapan dari posisi buncit justru bingung bagian mana dari aturan penalti yang dirombak. Namun ia mengaku, hukumannya sebaiknya didapat di Malaysia sehingga tidak mengganggu balapan di Valencia.

"Saya belum benar-benar mengerti apa yang mereka rombak. Semua orang mengatakan mereka tidak pernah menghukum saya tapi itu jelas tidak terjadi. Alangkah lebih baik dihukum di Malaysia ketimbang tahu peluang saya di Valencia berakhir," tuturnya saat diwawancara Gazetta Dello Sport, Jumat (11/3/2016).
(bep)
Berita Terkait
Marc Marquez Tidak Lagi...
Marc Marquez Tidak Lagi Ditakuti Pembalap MotoGP, Oceh Valentino Rossi
Daftar Lengkap Pembalap...
Daftar Lengkap Pembalap MotoGP 2026: Musim Terakhir Mesin 1.000cc
Ban Michelin Banyak...
Ban Michelin Banyak Dikritik Pembalap MotoGP, Begini Pembelaan Taramasso
Ini Asal Usul Julukan...
Ini Asal Usul Julukan Sejumlah Pembalap MotoGP
Andrea Ianonne Blak-blakan...
Andrea Ianonne Blak-blakan Marc Marquez Lebih Cepat dari Valentino Rossi
Hormati Tubuh Anda,...
Hormati Tubuh Anda, Pesan Rossi untuk Marquez
Berita Terkini
Prancis vs Inggris:...
Prancis vs Inggris: Laga Penutup Didier Deschamps
40 menit yang lalu
Wasit UEFA Slavko Vincic...
Wasit UEFA Slavko Vincic Pimpin Final Piala Dunia 2026, Dianggap Untungkan Spanyol
13 jam yang lalu
Daftar Top Skor Piala...
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Messi-Mbappe Berebut Sepatu Emas
16 jam yang lalu
6 Pemain Argentina Bisa...
6 Pemain Argentina Bisa Dicoret dari Final Piala Dunia 2026 Buntut Kasus Spanduk Malvinas
17 jam yang lalu
Jadwal Prancis vs Inggris:...
Jadwal Prancis vs Inggris: Berebut Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026
18 jam yang lalu
Head to Head Spanyol...
Head to Head Spanyol vs Argentina: Benteng Matador Diuji La Albiceleste
20 jam yang lalu
Infografis
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah 2026: Panduan Lengkap SD, SMP, hingga SMA/SMK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved