Roy Suryo : Kemenpora Sudah Kalah 4-0 Lawan PSSI

Minggu, 13 Maret 2016 - 18:36 WIB
Roy Suryo : Kemenpora...
Roy Suryo : Kemenpora Sudah Kalah 4-0 Lawan PSSI
A A A
YOGYAKARTA - Mantan Menpora Roy Suryo angkat bicara setelah setahun puasa bicara terkait pembekuan PSSI. Tidak alasan lagi pemerintah masih membekukan PSSI setelah kalah 4-0.

Tak hanya pecinta bola yang kecewa, Roy yang pernah menjabat 1,5 tahun sebagai Menpora turut kecewa atas kondisi sekarang. Dia tergugat untuk menyampaikan keprihatinan dari Yogyakarta.

"Terkait jabatan saya yang dulu (menpora), satu tahun saya puasa bicara. Saat ini saat yang tepat bicara karena kita semua prihatin dengan pembekuan PSSI," kata Roy, Minggu (13/3/2016).

Yogya, kata dia, tempat cikal bakal PSSI didirikan. Soeratin Sosrosoegondo merupakan salah satu pendiri sekaligus ketua PSSI pertama. Di era Menpora Roy, Soeratin mendapat gelar pahlawan nasional karena mempersatukan pemuda dan kaum tua dengan olahraga, sepakbola. "Saya ngomong di Yogya ini karena tempat Eyang Soeratin dimakamkan, cikal bakal sepakbola didirikan, PSSI terbentuk," jelasnya.

Roy mengaku sudah saatnya masyarakat pecinta bola bergerak. Tak boleh lama diam tanpa tindakan nyata untuk menghidupkan kembali sepakbola yang menjadi kebanggaan bangsa.

Menurutnya, tindakan Menpora Imam Nahrawi justru tidak elegan. Dia menilai Menpora saat ini justru melakukan tindakan yang melanggar hukum.

Sebab, upaya hukum yang dilakukan PSSI di pengadilan hingga Mahkamah Agung sudah jelas agar mencabut pembekuan. Namun, hingga saat ini, tidak ada tindakan nyata untuk menjalankam perintah hukum tersebut.

"Ibaratnya Menpora itu sudah 4-0 lawan PSSI. Dari Pengadilan kalah, PTUN juga, hingga Mahkamah Agung juga kalah. Apa lagi, kenapa masih dibekukan," jelasnya.

Roy sesumbar banyak prestasi olah raga diraih disaat kepemimpinannya. Bahkan, PSSI kala itu sudah bisa disatukan kembali karena dualisme kepengurusannya. "Saya hanya 1,5 tahun jadi Menpora, Alhamdulillah U-19 mengharumkan bangsa meski akhirnya kalah saat laga," katanya.

Selain itu, Indonesia juga menjadi tuan rumah Asian Games 2018 nanti. Roy melihat belum ada persiapan matang yang dilakukan altet dalam menghadapi Asian Games ini. "Kita tuan rumah, minimal 10 besar. Tapi apa bisa tercapai kalau persiapan atlet kurang," jelasnya.

Roy mengkritik apa yang ditargetkan Menpora Imam Nahrowi untuk meraih lima besar dalam Asian Games. Menurut Roy, target itu tidak realistis.

"Sekarang apa realistis, persiapan dari pemerintah dan atlet kurang kok menargetkan 5 besar, menurut saya tidak realistis," bebernya.
(bbk)
Berita Terkait
Skenario New Normal,...
Skenario New Normal, Bagaimana Nasib Sepak Bola Nasional?
HUT PSSI ke-90, Menpora...
HUT PSSI ke-90, Menpora Berharap Sepak Bola Nasional Tak Jalan di Tempat
Kanal Bola Apresiasi...
Kanal Bola Apresiasi Kemenpora dan PSSI Sosialisasikan Inpres Percepatan Pembangunan Sepak Bola
Covid-19 buat PSSI Jalan...
Covid-19 buat PSSI Jalan di Tempat, Sponsor Berhenti, dan Tidak Ada Pemasukan
APBN Mendukung Sepakbola...
APBN Mendukung Sepakbola Nasional, Ada Rp127,10 Miliar Mengalir ke PSSI
PSSI-Kemenpora Siapkan...
PSSI-Kemenpora Siapkan Database Raksasa Statistik Pemain Muda
Berita Terkini
Wasit UEFA Slavko Vincic...
Wasit UEFA Slavko Vincic Pimpin Final Piala Dunia 2026, Dianggap Untungkan Spanyol
5 jam yang lalu
Daftar Top Skor Piala...
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Messi-Mbappe Berebut Sepatu Emas
8 jam yang lalu
6 Pemain Argentina Bisa...
6 Pemain Argentina Bisa Dicoret dari Final Piala Dunia 2026 Buntut Kasus Spanduk Malvinas
9 jam yang lalu
Jadwal Prancis vs Inggris:...
Jadwal Prancis vs Inggris: Berebut Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026
9 jam yang lalu
Head to Head Spanyol...
Head to Head Spanyol vs Argentina: Benteng Matador Diuji La Albiceleste
11 jam yang lalu
Jersey Bersejarah Pele...
Jersey Bersejarah Pele Laku Rp80 Miliar, Jadi Memorabilia Termahal Sang Legenda
12 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved