Luar Biasa, Semua Pemain Garuda Bandung Berhasil Cetak Angka
Minggu, 20 Maret 2016 - 23:59 WIB
Luar Biasa, Semua Pemain Garuda Bandung Berhasil Cetak Angka
A
A
A
SEMARANG - Garuda Bandung mengukir kemenangan dalam laga terakhir di seri keempat Indonesia Basketball League (IBL) 2016. Menghadapi NSH Jakarta di GOR Sahabat, Semarang, Minggu (20/3/2016) Garuda Bandung menang telak 71-39.
Akurasi tembakan dari kedua tim tidak terlalu baik di kuarter pertama. Faktor yang menjadi pembeda adalah Garuda bisa memaksimalkan free throw dengan sempurna. Di sisi lain, NSH tidak mendapat satu pun free throw di kuarter pembuka ini. Kuarter pertama berakhir dengan skor 15-11 untuk keunggulan Garuda.
Untuk menambah serangan Garuda, pelatih Fictor Roring menurunkan pemain mudanya, Hengki Infandi. Lewat kecepatan yang dimilikinya, Hengki kerap merepotkan pertahanan lawan, serta sukses mencetak empat angka.
Persentase field goals Garuda meningkat di kuarter kedua ini, sementara NSH masih belum bisa memperbaiki akurasinya. Garuda pun melebarkan keunggulannya jadi 33-23.
Lepas jeda, Garuda tetap bisa mempertahankan ketajamannya. Para pemain Garuda silih berganti mencetak angka. Pada akhir kuarter ketiga, Garuda unggul dengan skor 49-31.
Situasi permainan sempat memanas di awal kuarter keempat. Dalam sebuah insiden, Rizal Falconi (Garuda) dan Samuel Pattinama (NSH) mendapat technical foul dari wasit karena meluapkan emosi secara berlebihan. Pemain NSH lainnya, Imanudin Husnuzan juga harus meninggalkan lapangan karena sudah lima kali melakukan personal foul.
Beberapa menit jelang berakhirnya pertandingan, Garuda memasang semua pemain cadangannya. Meski begitu, Garuda tetap bisa menjaga fokus permainan. Hingga akhirnya pertandingan ditutup dengan kemenangan 71-39
Seluruh pemain Garuda yang turun di game ini berhasil mencetak angka. Muhammad Ulfaq tampil sebagai top performer Garuda lewat torehan 12 poin dan delapan rebounds. Dua pemain Garuda lainnya, Rizal Falconi dan Daniel Wenas sama-sama mengemas 10 angka di game ini. Sementara itu, kapten NSH, Azzaryan Pradhitya memimpin daftar perolehan angka timnya dengan sembilan poin.
Akurasi tembakan dari kedua tim tidak terlalu baik di kuarter pertama. Faktor yang menjadi pembeda adalah Garuda bisa memaksimalkan free throw dengan sempurna. Di sisi lain, NSH tidak mendapat satu pun free throw di kuarter pembuka ini. Kuarter pertama berakhir dengan skor 15-11 untuk keunggulan Garuda.
Untuk menambah serangan Garuda, pelatih Fictor Roring menurunkan pemain mudanya, Hengki Infandi. Lewat kecepatan yang dimilikinya, Hengki kerap merepotkan pertahanan lawan, serta sukses mencetak empat angka.
Persentase field goals Garuda meningkat di kuarter kedua ini, sementara NSH masih belum bisa memperbaiki akurasinya. Garuda pun melebarkan keunggulannya jadi 33-23.
Lepas jeda, Garuda tetap bisa mempertahankan ketajamannya. Para pemain Garuda silih berganti mencetak angka. Pada akhir kuarter ketiga, Garuda unggul dengan skor 49-31.
Situasi permainan sempat memanas di awal kuarter keempat. Dalam sebuah insiden, Rizal Falconi (Garuda) dan Samuel Pattinama (NSH) mendapat technical foul dari wasit karena meluapkan emosi secara berlebihan. Pemain NSH lainnya, Imanudin Husnuzan juga harus meninggalkan lapangan karena sudah lima kali melakukan personal foul.
Beberapa menit jelang berakhirnya pertandingan, Garuda memasang semua pemain cadangannya. Meski begitu, Garuda tetap bisa menjaga fokus permainan. Hingga akhirnya pertandingan ditutup dengan kemenangan 71-39
Seluruh pemain Garuda yang turun di game ini berhasil mencetak angka. Muhammad Ulfaq tampil sebagai top performer Garuda lewat torehan 12 poin dan delapan rebounds. Dua pemain Garuda lainnya, Rizal Falconi dan Daniel Wenas sama-sama mengemas 10 angka di game ini. Sementara itu, kapten NSH, Azzaryan Pradhitya memimpin daftar perolehan angka timnya dengan sembilan poin.
(bep)