Praveen/Debby Diguyur Bonus Rp500 Juta, Pelatih Cuma Dapat TV
Rabu, 23 Maret 2016 - 02:24 WIB
Praveen/Debby Diguyur Bonus Rp500 Juta, Pelatih Cuma Dapat TV
A
A
A
JAKARTA - Prestasi Praveen Jordan/Debby Susanto merebut gelar bergengsi di ajang All England 2016 diapresiasi oleh Djarum Foundation. Pasangan ganda campuran pelatnas ini diguyur bonus senilai Rp500 juta.
Pada acara pemberian bonus yang berlangsung di mall bilangan Jakarta, Selasa (22/3/2016) kemarin, Kepala Pelatih Ganda Campuran PP PBSI Richard Mainaky juga dihadiahi TV. "Pemberian apresiasi ini sudah merupakan komitmen Djarum Foundation kepada pemain berprestasi. Kami berharap pemberian penghargaan ini dapat meningkatkan prestasi Praveen/Debby pada kejuaraan-kejuaraan bergengsi lainnya," ujar Yoppy Rosimin, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation seperti dikutip Badmintonindonesia.
Kemenangan Praveen/Debby menghembuskan angin segar bagi dunia perbulutangkisan Indonesia. Gelar juara All England memang merupakan salah satu target utama PBSI di tahun 2016.
Dalam perjalanan menuju titel All England yang merupakan kejuaraan bulutangkis tertua, Praveen/Debby sukses menaklukkan pasangan ganda campuran top dunia di babak semifinal, Zhang Nan/Zhao Yunlei (Tiongkok), dengan permainan straight game, 21-19, 21-16, serta Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark) di partai puncak, juga dengan dua game langsung dengan skor 21-12, 21-17.
"Saya berterima kasih kepada klub saya, PB Djarum, yang sejak dulu terus memberikan dukungan dan support kepada saya. Dengan penghargaan ini, kami semakin termotivasi untuk mengukir prestasi besar selanjutnya," jelas Debby, atlet spesialis ganda campuran kelahiran Palembang (Sumatera Selatan), 3 Mei 1989.
Dalam acara pemberian bonus ini turut hadir pula kedua orangtua Praveen/Debby yang merupakan orang-orang dibalik sukses pasangan ganda campuran papan atas ini. (Baca juga: Janji Debby Susanto kepada Sang Ibunda)
Pada acara pemberian bonus yang berlangsung di mall bilangan Jakarta, Selasa (22/3/2016) kemarin, Kepala Pelatih Ganda Campuran PP PBSI Richard Mainaky juga dihadiahi TV. "Pemberian apresiasi ini sudah merupakan komitmen Djarum Foundation kepada pemain berprestasi. Kami berharap pemberian penghargaan ini dapat meningkatkan prestasi Praveen/Debby pada kejuaraan-kejuaraan bergengsi lainnya," ujar Yoppy Rosimin, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation seperti dikutip Badmintonindonesia.
Kemenangan Praveen/Debby menghembuskan angin segar bagi dunia perbulutangkisan Indonesia. Gelar juara All England memang merupakan salah satu target utama PBSI di tahun 2016.
Dalam perjalanan menuju titel All England yang merupakan kejuaraan bulutangkis tertua, Praveen/Debby sukses menaklukkan pasangan ganda campuran top dunia di babak semifinal, Zhang Nan/Zhao Yunlei (Tiongkok), dengan permainan straight game, 21-19, 21-16, serta Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark) di partai puncak, juga dengan dua game langsung dengan skor 21-12, 21-17.
"Saya berterima kasih kepada klub saya, PB Djarum, yang sejak dulu terus memberikan dukungan dan support kepada saya. Dengan penghargaan ini, kami semakin termotivasi untuk mengukir prestasi besar selanjutnya," jelas Debby, atlet spesialis ganda campuran kelahiran Palembang (Sumatera Selatan), 3 Mei 1989.
Dalam acara pemberian bonus ini turut hadir pula kedua orangtua Praveen/Debby yang merupakan orang-orang dibalik sukses pasangan ganda campuran papan atas ini. (Baca juga: Janji Debby Susanto kepada Sang Ibunda)
(sha)