Bersama Ducati, Lorenzo di Ambang Sejarah Manis

Selasa, 19 April 2016 - 08:00 WIB
Bersama Ducati, Lorenzo...
Bersama Ducati, Lorenzo di Ambang Sejarah Manis
A A A
BOLOGNA - Pembalap Spanyol, Jorge Lorenzo membuat keputusan besar dalam kariernya dengan meninggalkan Movistar Yamaha untuk beralih ke Ducati musim depan. Padahal, bersama Yamaha, Lorenzo sudah memenangkan tiga gelar juara dunia.

Pembalap 28 tahun itu memenangkan gelar juara dunia di kelas utama pada 2010, 2012 dan 2015. Meski demikian, Lorenzo juga sudah dua kali merebut gelar juara dunia di kelas 250cc bersama dengan Aprilia pada 2006 dan 2007.

Yamaha menyebut Lorenzo sebagai salah satu pembalap paking berkesan dalam sejarah tim. Sejak bergabung pada 2008, Lorenzo telah memenangkan 41 balapan dan 99 podium untuk Yamaha. (Baca juga : RESMI : Jorge Lorenzo Gabung Ducati setelah Akhiri Musim)

Apa yang Lorenzo cari bersama Ducati? Sejumlah media asing menyebut keretakan hubungan sang pembalap dengan rekan satu tim, Valentino Rossi, menjadi faktor utama kepergian Lorenzo. Namun secara faktual, Lorenzo berpeluang mengukir sejara jika sukses bersama tim barunya.

Sejak grand prix sepeda motor dimulai pada 1949, hanya ada lima pembalap yang memenangkan gelar juara dunia di kelas utama, dengan dua motor dari pabrikan berbeda. Mereka adalah Geoff Duke, Giacomo Agostini, Eddie Lawson, Valentino Rossi, dan Casey Stoner.

Artinya, jika Lorenzo mampu memenangkan gelar juara dunia bersama Ducati, dia akan menjadi pembalap keenam dalam sejarah grand prix, sekaligus menjadi Pembalap Spanyol pertama yang memenangkan gelar juara dunia di kelas utama dengan dua pabrikan berbeda.

Berikut daftar lima pembalap tersebut,
Geoff DukeInggrisNorton (1951, 1952), Gilera (1533, 1954, 1955)
Giacomo AgostiniItaliaMV Agusta (1966, 1967-1973), Yamaha (1974-1975)
Eddie LawsonAmerika SerikatYamaha (1988), Honda (1989)
Valentino RossiItaliaHonda (2002, 2003), Yamaha (2004, 2005, 2008, 2009)
Casey StonerAustraliaDucati (2007), Honda (2011)
(bbk)
Berita Terkait
Lorenzo Ramal Valentino...
Lorenzo Ramal Valentino Rossi Tahun Depan Belum Pensiun
Lorenzo Geregetan Menanti...
Lorenzo Geregetan Menanti Kesepakatan Rossi Gabung Petronas STR
Lorenzo si Keras Kepala...
Lorenzo si Keras Kepala yang Tak Sehebat Rossi
Lorenzo Nyesel Enggak...
Lorenzo Nyesel Enggak Bikin Karier Rossi di MotoGP Tamat pada 2012
Hasil MotoGP 2020 Berantakan,...
Hasil MotoGP 2020 Berantakan, Rossi Kritik Yamaha Tak Maksimalkan Lorenzo
Maverick Vinales Kesal...
Maverick Vinales Kesal Bakal Ditinggal Valentino Rossi
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
7 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
7 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
7 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
9 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
13 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
13 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved