Hasil MotoGP 2020 Berantakan, Rossi Kritik Yamaha Tak Maksimalkan Lorenzo
Rabu, 16 Desember 2020 - 04:04 WIB
loading...
Valentino Rossi memendam kekecewaan terhadap Yamaha pada musim 2020/Foto/autoblog.com
A
A
A
TAVULLIA - Valentino Rossi memendam kekecewaan terhadap Yamaha pada musim 2020. Selain performa motor, pembalap MotoGP asal Italia itu tak puas dengan perlakuan Yamaha terhadap mantan rekan setimnya, Jorge Lorenzo .
Pada MotoGP musim 2020 , Yamaha merekrut Lorenzo menjadi test rider. Awalnya, kehadiran Lorenzo disambut antusias. Apalagi pembalap berpaspor Spanyol itu memiliki banyak pengalaman bersama M1. (Baca juga: Pulang dari RS, Marc Marquez Disambut Anjing Peliharaan ).
Akan tetapi, petaka datang ketika pandemi Covid-19 melanda dunia. Lorenzo tidak berbuat banyak, lalu Yamaha tak mempekerjakan X-Fuera –julukan Lorenzo– untuk ikut ambil bagian dalam mengembangkan sang motor.
Hal ini kemudian menuai kritikan dari Valentino Rossi. Pasalnya jika berkaca ke tim-tim lain, mereka tetap aktif mempekerjakan para test rider, ketika situasi benar-benar lebih baik ketimbang masa-masa awal di masa pandemi. (Baca juga: Mantan Pembalap Ungkap Pemulihan Cedera Marquez Bisa 2 Tahun ).Namun, hal ini tidak dimanfaatkan dengan baik oleh Yamaha. Karena itu, VR46 menilai hasil buruk Yamaha pada musim ini bisa didapat dari minimnya kinerja test rider. Padahal dengan keberadaan Lorenzo, Valentino Rossi berharap M1 bisa berkembang lebih maju.
“Ada masalah mendasar. Sebelum tahun 2020, semua pabrikan lain memiliki tim penguji yang sangat aktif yang sedang melakukan perjalanan di Eropa, dengan pembalap Eropa seperto Pirro, Bradl, Pedrosa,” ungkap Valentino Rossi, mengutip dari Paddock-GP, Selasa (15/12/2020). (Baca juga: Pembalap Legendaris Puji Duo Suzuki Kuasai MotoGP 2020 ).
Pada MotoGP musim 2020 , Yamaha merekrut Lorenzo menjadi test rider. Awalnya, kehadiran Lorenzo disambut antusias. Apalagi pembalap berpaspor Spanyol itu memiliki banyak pengalaman bersama M1. (Baca juga: Pulang dari RS, Marc Marquez Disambut Anjing Peliharaan ).
Akan tetapi, petaka datang ketika pandemi Covid-19 melanda dunia. Lorenzo tidak berbuat banyak, lalu Yamaha tak mempekerjakan X-Fuera –julukan Lorenzo– untuk ikut ambil bagian dalam mengembangkan sang motor.
Hal ini kemudian menuai kritikan dari Valentino Rossi. Pasalnya jika berkaca ke tim-tim lain, mereka tetap aktif mempekerjakan para test rider, ketika situasi benar-benar lebih baik ketimbang masa-masa awal di masa pandemi. (Baca juga: Mantan Pembalap Ungkap Pemulihan Cedera Marquez Bisa 2 Tahun ).Namun, hal ini tidak dimanfaatkan dengan baik oleh Yamaha. Karena itu, VR46 menilai hasil buruk Yamaha pada musim ini bisa didapat dari minimnya kinerja test rider. Padahal dengan keberadaan Lorenzo, Valentino Rossi berharap M1 bisa berkembang lebih maju.
“Ada masalah mendasar. Sebelum tahun 2020, semua pabrikan lain memiliki tim penguji yang sangat aktif yang sedang melakukan perjalanan di Eropa, dengan pembalap Eropa seperto Pirro, Bradl, Pedrosa,” ungkap Valentino Rossi, mengutip dari Paddock-GP, Selasa (15/12/2020). (Baca juga: Pembalap Legendaris Puji Duo Suzuki Kuasai MotoGP 2020 ).
Lihat Juga :