Suzuki Tunggu Jawaban Vinales Soal Kontrak Baru
Kamis, 21 April 2016 - 23:00 WIB
Suzuki Tunggu Jawaban Vinales Soal Kontrak Baru
A
A
A
JEREZ - Tim balap Suzuki mengaku tengah menunggu keputusan Maverick Vinales terkait masa depannya. Vinales akan mengakhiri kontrak di akhir musim 2016, sementara dirinya terus dikaitkan dengan tim balap Yamaha.
Bola panas terkait masa depan Vinales, bisa dibilang saat ini berada di tangan sang pembalap itu sendiri. Sejak keputusan Lorenzo beralih ke Ducati, Vinales disebut bakal berduet dengan Valentino Rossi di musim 2017.
"Kami menanti keputusannya, apa yang dia inginkan. Tentu saja prioritas kami adalah mempertahankan dia. Semua orang di Suzuki berusaha, berdoa, dan berharap dia akan tetap bersama kami," kata Kepala Tim Suzuki Davide Brivio, dikutip Crash.
Sebelum memulai musim ini, Vinales memasang target selalu finis enam besar. Dari tiga seri yang sudah berjalan, dia gagal mewujudkan target tersebut saat turun pada seri kedua di Argentina.
Vinales terjatuh di tikungan satu saat menjalani putaran ke-17 dari total 20 lap balapan. Pembalap itu sedang berada di posisi ketiga, di belakang Marc Marquez (Repsol Honda) dan Valentino Rossi (Movistar Yamaha), saat insiden terjadi.
Pada seri pertama di Sirkuit Losail, Qatar, pebalap 21 tahun tersebut finis di urutan keempat. Pada seri ketiga di COTA, Austin, dia finis di urutan keempat. Brivio berharap hasil-hasil tersebut bisa meyakinkan Vinales bahwa Suzuki punya motor yang kompetitif dan pada akhirnya dia akan memutuskan untuk bertahan.
"Lebih dari sekadar podium, yang penting adalah Maverick tahu bahwa motor kami bagus dan kompetitif, secara umum jika dibandingkan dengan motor tim lain," ujar Brivio. (Baca juga : Vinales Tak Sabar Timba Ilmu Rossi di Yamaha)
Bola panas terkait masa depan Vinales, bisa dibilang saat ini berada di tangan sang pembalap itu sendiri. Sejak keputusan Lorenzo beralih ke Ducati, Vinales disebut bakal berduet dengan Valentino Rossi di musim 2017.
"Kami menanti keputusannya, apa yang dia inginkan. Tentu saja prioritas kami adalah mempertahankan dia. Semua orang di Suzuki berusaha, berdoa, dan berharap dia akan tetap bersama kami," kata Kepala Tim Suzuki Davide Brivio, dikutip Crash.
Sebelum memulai musim ini, Vinales memasang target selalu finis enam besar. Dari tiga seri yang sudah berjalan, dia gagal mewujudkan target tersebut saat turun pada seri kedua di Argentina.
Vinales terjatuh di tikungan satu saat menjalani putaran ke-17 dari total 20 lap balapan. Pembalap itu sedang berada di posisi ketiga, di belakang Marc Marquez (Repsol Honda) dan Valentino Rossi (Movistar Yamaha), saat insiden terjadi.
Pada seri pertama di Sirkuit Losail, Qatar, pebalap 21 tahun tersebut finis di urutan keempat. Pada seri ketiga di COTA, Austin, dia finis di urutan keempat. Brivio berharap hasil-hasil tersebut bisa meyakinkan Vinales bahwa Suzuki punya motor yang kompetitif dan pada akhirnya dia akan memutuskan untuk bertahan.
"Lebih dari sekadar podium, yang penting adalah Maverick tahu bahwa motor kami bagus dan kompetitif, secara umum jika dibandingkan dengan motor tim lain," ujar Brivio. (Baca juga : Vinales Tak Sabar Timba Ilmu Rossi di Yamaha)
(bbk)