Bekas Penyerang MU Jadi Duta Internasional Liverpool, Fans Kecewa
Jum'at, 22 April 2016 - 16:17 WIB
Bekas Penyerang MU Jadi Duta Internasional Liverpool, Fans Kecewa
A
A
A
LIVERPOOL - Terpilihnya Michael Owen sebagai duta internasional pertama Liverpool menuai pro dan kontra di kalangan penggemar. Owen yang membesarkan namanya bersama The Reds selama lebih dari 13 tahun, memutuskan pindah ke Manchester United pada Juli 2009.
Bukan rahasia lagi bahwa diantara Liverpool dan Manchester United terdapat aroma persaingan yang begitu kental. Tak hanya di atas lapangan, namun di balik meja kesepakatan transfer pemain, kedua tim sama-sama terlibat embargo transfer.
Selama lebih dari 50 tahun, belum pernah ada pemain yang pindah secara langsung dari Liverpool ke Manchester United, begitupun sebaliknya. Kesepakatan transfer kedua klub terakhir kali terjadi ketika Phil Chisnall menyebrang dari Old Trafford ke Anfield pada April 1964.
Tradisi itu agaknya rusak setelah Michael Owen yang mengawali karier juniornya bersama Liverpool (1991-1996), lalu terjun ke klub utama pada 1996-2004, memutuskan bergabung bersama United pada musim panas 2009.
Owen memang tidak menyebrang secara langsung ke United, penyerang mungil itu sempat bermain untuk Real Madrid (2004-2005) dan Newcastle United (2005-2009) sebelum berseragam Setan Merah selama dua musim. Namun keputusan tersebut membuat fans pada saat itu tak lagi menganggapnya sebagai legenda melainkan hanya bekas pemain.
Tujuh tahun setelah Owen berseragam United, pensiunan pemain itu didapuk sebagai duta internasional pertama Liverpool. Artinya, Owen akan terlibat secara langsung pada acara promosi klub dan tur The Reds keliling dunia.
Kondisi tersebut yang nampaknya tidak dikehendaki sejumlah penggemar Liverpool. Fans keberatan dengan keberadaan Owen sebagai ujung tombak promosi Liverpool karena menganggapnya sebagai pengkhianat klub usai bermain bagi MU.
Owen sendiri telah menyambut baik tugas barunya bersama The Reds. Penyerang yang mencetak 158 gol dalam 297 penampilan untuk Liverpool, mengaku bangga bisa kembali berkontribusi untuk Liverpool kendati tak lagi sebagai seorang pemain.
"Sebagai penggemar Liverpool, saya merasa terhormat dan senang karena diminta memainkan peran internasional untuk klub. Liverpool FC adalah salah satu keluarga terbesar sepakbola, menjadi sebuah kehormatan bagi saya untuk sekali lagi mewakili klub secara resmi," tutur Owen, dikutip Daily Mail, Jumat (22/4/2016).
Menanggapi hal itu, seorang penulis di kolom Empire of The Kop yang biasa mengulas berita terkini Liverpool, Dan Price, menggunakan istilah 'pengkhianat' pada judul artikel yang dia muat. Argumentasi Prince adalah demikian,
"Michael, sebagai penggemar Liverpool, Anda tidak akan meninggalkan klub dengan cara seperti itu. Sebagai penggemar Liverpool, Anda tidak akan bermain untuk Manchester United," tulisnya.
Tak hanya Dan Price, sejumlah penggemar Liverpool juga menunjukkan rasa kecewa mereka lewat jejaring sosial. Mereka menyebut masih banyak sosok yang lebih pantas menjadi duta internasional tim.
![Bekas Penyerang MU Jadi Duta Internasional Liverpool, Fans Kecewa]()
Bukan rahasia lagi bahwa diantara Liverpool dan Manchester United terdapat aroma persaingan yang begitu kental. Tak hanya di atas lapangan, namun di balik meja kesepakatan transfer pemain, kedua tim sama-sama terlibat embargo transfer.
Selama lebih dari 50 tahun, belum pernah ada pemain yang pindah secara langsung dari Liverpool ke Manchester United, begitupun sebaliknya. Kesepakatan transfer kedua klub terakhir kali terjadi ketika Phil Chisnall menyebrang dari Old Trafford ke Anfield pada April 1964.
Tradisi itu agaknya rusak setelah Michael Owen yang mengawali karier juniornya bersama Liverpool (1991-1996), lalu terjun ke klub utama pada 1996-2004, memutuskan bergabung bersama United pada musim panas 2009.
Owen memang tidak menyebrang secara langsung ke United, penyerang mungil itu sempat bermain untuk Real Madrid (2004-2005) dan Newcastle United (2005-2009) sebelum berseragam Setan Merah selama dua musim. Namun keputusan tersebut membuat fans pada saat itu tak lagi menganggapnya sebagai legenda melainkan hanya bekas pemain.
Tujuh tahun setelah Owen berseragam United, pensiunan pemain itu didapuk sebagai duta internasional pertama Liverpool. Artinya, Owen akan terlibat secara langsung pada acara promosi klub dan tur The Reds keliling dunia.
Kondisi tersebut yang nampaknya tidak dikehendaki sejumlah penggemar Liverpool. Fans keberatan dengan keberadaan Owen sebagai ujung tombak promosi Liverpool karena menganggapnya sebagai pengkhianat klub usai bermain bagi MU.
Owen sendiri telah menyambut baik tugas barunya bersama The Reds. Penyerang yang mencetak 158 gol dalam 297 penampilan untuk Liverpool, mengaku bangga bisa kembali berkontribusi untuk Liverpool kendati tak lagi sebagai seorang pemain.
"Sebagai penggemar Liverpool, saya merasa terhormat dan senang karena diminta memainkan peran internasional untuk klub. Liverpool FC adalah salah satu keluarga terbesar sepakbola, menjadi sebuah kehormatan bagi saya untuk sekali lagi mewakili klub secara resmi," tutur Owen, dikutip Daily Mail, Jumat (22/4/2016).
Menanggapi hal itu, seorang penulis di kolom Empire of The Kop yang biasa mengulas berita terkini Liverpool, Dan Price, menggunakan istilah 'pengkhianat' pada judul artikel yang dia muat. Argumentasi Prince adalah demikian,
"Michael, sebagai penggemar Liverpool, Anda tidak akan meninggalkan klub dengan cara seperti itu. Sebagai penggemar Liverpool, Anda tidak akan bermain untuk Manchester United," tulisnya.
Tak hanya Dan Price, sejumlah penggemar Liverpool juga menunjukkan rasa kecewa mereka lewat jejaring sosial. Mereka menyebut masih banyak sosok yang lebih pantas menjadi duta internasional tim.

(mir)