Real Madrid Bikin Sepak Bola dalam Bahaya!

Kamis, 12 Mei 2016 - 12:28 WIB
Real Madrid Bikin Sepak...
Real Madrid Bikin Sepak Bola dalam Bahaya!
A A A
BARCELONA - Isu penyuapan yang merebak di laga pemungkas Real Madrid dan Barcelona membuat Joan Gaspart geram. Mantan presiden klub Blaugrana menuding apa yang dituduhkan rivalnya sangat berbahaya bagi olahraga sepak bola.

Barcelona dan Real Madrid memang jadi kontestan terakhir yang masih berpeluang merebut gelar La Liga Spanyol musim ini. Kedua tim raksasa itu cuma terpaut satu poin hingga pekan ke-37. Barca mengoleksi 88 poin, sedangkan Madrid punya 87 poin.

Tak pelak, kedua tim sama-sama berharap rivalnya tersandung di laga pemungkas nanti. Madrid ingin Barca dijegal Granada di Estadion Nuevo Los Carmenes, Sabtu (14/5/2016), sedangkan Lionel Messi dkk juga berharap rivalnya terpeleset di Estadio Riazor saat melawan Deportivo La Coruna di waktu bersamaan.

Persaingan superketat itulah yang membuat isu penyuapan beredar di Spanyol. Ada kabar yang menyebut Barca akan coba menyuap tim Granada dan pejabat pertandingan agar bisa memberikan mereka kemenangan. Sebab apapun hasil Madrid, Barca tetap mengunci gelar juara jika bisa meraih tiga poin.

Sebelumnya justru kabar Real Madrid yang sudah menyuap Granada agar bisa menang lawan Barca. Syarat mutlak tim asuhan Zinedine Zidane mengangkat trofi adalah mesti melihat musuh abadinya kalah, bukan seri apalagi menang. Namun hal itu sudah dibantah Presiden Liga Spanyol Javier Tebas. (Baca Juga: Presiden Liga Spanyol Bantah Real Madrid Janjikan Uang Pada Granada)

Menanggapi isu adanya praktik kotor itu, Gaspart yang pernah jadi orang nomor satu Barca di musim 2000-2003 itu membantah anggapan timnya sudah menyuap Granada agar bisa mengalah di laga terakhir nanti. Bahkan ia balik menuding Madrid telah membuat bahaya sepak bola dengan menyebar fitnah.

"Apa yang dilakukan Madrid adalah membahayakan sepak bola. Jika saya pemain Granada, saya akan tersinggung sebab itu adalah anggapan saya bisa dibeli. Itu kampanye yang memalukan," ucap Gaspart kepada surat kabar Ara.

"Saya percaya sepak bola dan kejujuran. Jika hal seperti ini ditemukan, bahkan ketika diinvestigasi secara aman, maka klub yang terlibat harus dihukum," berangnya.

Gaspart kemudian ditanya soal laporan praktik kotor yang terjadi di musim 1990. Ketika itu muncul kabar yang menyebutkan jika Tenerife mendapat bayaran 7 juta euro usai mengalahkan Madrid yang pada akhirnya memberi Barca gelar juara di pekan terakhir.

Gaspart langsung marah disinggung soal itu. "Siapapun yang mengatakan itu adalah pembohong. Semua yang Barca lakukan adalah cuma mengundang Tenerife bermain di turnamen pramusim Joan Gamper, bukan bayaran lewat euro," tandasnya.
(bep)
Berita Terkait
Vidal: Barcelona Masih...
Vidal: Barcelona Masih Berusaha Kudeta Real Madrid
Bombardir Gawang Villarreal,...
Bombardir Gawang Villarreal, Barcelona Teror Real Madrid
Preview Real Madrid...
Preview Real Madrid vs Barcelona: Uji Eksistensi!
Berhasil Kudeta Barcelona,...
Berhasil Kudeta Barcelona, Zidane: Real Madrid Pantas Menang
Jadwal Lengkap Liga...
Jadwal Lengkap Liga Spanyol 2020/2021
Bawa Real Madrid Menang,...
Bawa Real Madrid Menang, Ramos Peringatkan Barcelona
Berita Terkini
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
7 jam yang lalu
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
8 jam yang lalu
Cipta Cendikia FA U-15...
Cipta Cendikia FA U-15 dan Putri JP Jakarta U-18 Juara Hydroplus Soccer League Jakarta 2025/2026
11 jam yang lalu
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
17 jam yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
17 jam yang lalu
Infografis
Putin Perintahkan Ubah...
Putin Perintahkan Ubah Doktrin Nuklir, Ukraina-NATO dalam Bahaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved