Aristo: Kami Tidak Anti dengan Pemerintah

Sabtu, 14 Mei 2016 - 09:44 WIB
Aristo: Kami Tidak Anti...
Aristo: Kami Tidak Anti dengan Pemerintah
A A A
JAKARTA - Suasana penuh kehangatan terlihat ketika Gatot S Dewabroto bertemu dengan perwakilan PSSI Aristo Pangaribuan (Direktur Hukum PSSI), dalam acara Polemik Sindotrijaya dengan topik 'PSSI Main Bola Lagi' di Foodtopia - Food, Coffee, Friends Tebet, Sabtu (14/5/2016) pagi. Pada kesempatan ini juru bicara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membocorkan alasan mengapa pihaknya mencabut pembekuan PSSI.

Gatot mengatakan, sebelum Menpora Imam Nahrawi mengumumkan pencabutan surat pembekuan PSSI pihaknya sudah diingatkan oleh Presiden Joko Widodo agar segera menyelesaikan permasalahan sepak bola nasional mengingat FIFA akan menggelar kongres pada pekan ini.

"Mengingat pesan Presiden, masalah PSSI harus diselesaikan sebelum kongres FIFA. Maka itu kami mencabut pembekuan. Logika berpikir kami adalah tidak mungkin FIFA mencabut sanksi jika kami tidak mencabut pembekuan PSSI," terang Gatot.

Sebelumnya, mengapa Menpora berubah sikap setelah setahun berkeras mempertahankan pembekuan PSSI? Menurut Imam, keputusan untuk mencabut SK Pembekuan PSSI dilakukan semata-mata untuk menghormati FIFA dan keputusan Mahkamah Agung yang menolak kasasi atas dimenangkannya gugatan PSSI. Menpora masih menuntut PSSI melakukan reformasi di tataran kepengurusan.

"Sejak SK kami tanda tangani, maka PSSI Asosiasi Provinsi, Kabupaten/Kota harus menjalankan pengelolaan sepakbola berdasar asas transparansi, akuntabilitas, dan melaksanakan semua aturan ketentuan penyelenggaraan olahraga di tanah air," kata Imam. (Baca juga: Cabut SK Pembekuan PSSI, Ini Tuntutan Menpora)

Sementara itu, Aristo menolak anggapan masyarakat Indonesia bahwa PSSI anti dengan pemerintah. Dia menyatakan sejak dulu prinsip Asosiasi Sepak Bola Indonesia tetap tak berubah, yakni tidak anti dengan pemerintah. "Dari dulu prinsip kita sama, tidak anti dengan Pemerintah," singkat Aristo.

Selain dua narasumber tersebut, hadir juga Yeksa Sarkeh Candra (Sekertaris Klub Persipasi Kota Bekasi), Rocky Putiray (Mantan Pemain Timnas), dan Akmal Marhali (Pengamat Sepak Bola).
(sha)
Berita Terkait
Skenario New Normal,...
Skenario New Normal, Bagaimana Nasib Sepak Bola Nasional?
HUT PSSI ke-90, Menpora...
HUT PSSI ke-90, Menpora Berharap Sepak Bola Nasional Tak Jalan di Tempat
Kanal Bola Apresiasi...
Kanal Bola Apresiasi Kemenpora dan PSSI Sosialisasikan Inpres Percepatan Pembangunan Sepak Bola
Covid-19 buat PSSI Jalan...
Covid-19 buat PSSI Jalan di Tempat, Sponsor Berhenti, dan Tidak Ada Pemasukan
APBN Mendukung Sepakbola...
APBN Mendukung Sepakbola Nasional, Ada Rp127,10 Miliar Mengalir ke PSSI
PSSI-Kemenpora Siapkan...
PSSI-Kemenpora Siapkan Database Raksasa Statistik Pemain Muda
Berita Terkini
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
12 menit yang lalu
An Se-young Juara Indonesia...
An Se-young Juara Indonesia Open 2026, Rekor Susy Susanti Terancam
2 jam yang lalu
Jonatan Christie Gagal...
Jonatan Christie Gagal Juara, Viktor Lai Taklukkan Istora di Final Indonesia Open 2026
2 jam yang lalu
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, Beckham Putra Tulis Pesan Motivasi
4 jam yang lalu
Jonatan Christie Tak...
Jonatan Christie Tak Mau Terbebani Ekspektasi di Final Indonesia Open 2026
7 jam yang lalu
Iran Tuduh AS Bermain...
Iran Tuduh AS Bermain Politik Jelang Piala Dunia 2026, Sejumlah Pejabat Tim Belum Kantongi Visa
7 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved