Soal Klub Bermasalah Itu Ranahnya PSSI
Sabtu, 14 Mei 2016 - 10:40 WIB
Soal Klub Bermasalah Itu Ranahnya PSSI
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga tidak akan mencampuri urusan klub yang bermasalah, karena itu ranahnya PSSI. Itu disampaikan Gatot S Dewabroto selaku jubir Kemenpora dalam acara Polemik Sindotrijaya di Foodtopia-Food, Coffee, Friends Tebet, Sabtu (14/5/2016).
Duelisme klub dan masalah gaji sudah bukan menjadi rahasia umum lagi. Sekarang adalah momentum yang tepat untuk membenahi permasalahan tersebut mengingat Kemenpora sudah resmi mencabut surat pembekuan PSSI. Dan, bak gayung bersambut, FIFA pun akhirnya mencabut sanksi terhadap sepak bola Indonesia.
Skenario untuk membenahi masalah tersebut adalah Kemenpora tidak akan mencampuri urusan tersebut. Dan pihaknya akan membat regulari baru dengan tidak adanya intervensi lagi.
"Soal klub yang bermasalah kami tahu diri, itu ranahnya PSSI. Sehingga kami akan membuat regulasi dengan tidak ada intervensi," ungkap Gatot.
Namun demikian, tambah pria berkacamata tersebut, pihaknya melalui Kemenpora tetap memonitoring PSSI untuk tetap menjadi lebih baik lagi ke depannya. "Kami turut monitoring PSSI untuk menjadi yang lebih baik."
Di bagian lain, Sekertaris Klub Persipasi, Yeksa Sarkeh Candra menyatakan bahwa PSSI harus memetakan masalah yang terjadi pada klub dan mempublikasikan bagaimana menyelesaikannya. Meskipun sulit, tapi itu merupakan salah satu cara untuk membenahi sepak bola nasional.
"Saat ini menjadi momentum PSSI untuk mapping masalah," sahut Yeksa
Duelisme klub dan masalah gaji sudah bukan menjadi rahasia umum lagi. Sekarang adalah momentum yang tepat untuk membenahi permasalahan tersebut mengingat Kemenpora sudah resmi mencabut surat pembekuan PSSI. Dan, bak gayung bersambut, FIFA pun akhirnya mencabut sanksi terhadap sepak bola Indonesia.
Skenario untuk membenahi masalah tersebut adalah Kemenpora tidak akan mencampuri urusan tersebut. Dan pihaknya akan membat regulari baru dengan tidak adanya intervensi lagi.
"Soal klub yang bermasalah kami tahu diri, itu ranahnya PSSI. Sehingga kami akan membuat regulasi dengan tidak ada intervensi," ungkap Gatot.
Namun demikian, tambah pria berkacamata tersebut, pihaknya melalui Kemenpora tetap memonitoring PSSI untuk tetap menjadi lebih baik lagi ke depannya. "Kami turut monitoring PSSI untuk menjadi yang lebih baik."
Di bagian lain, Sekertaris Klub Persipasi, Yeksa Sarkeh Candra menyatakan bahwa PSSI harus memetakan masalah yang terjadi pada klub dan mempublikasikan bagaimana menyelesaikannya. Meskipun sulit, tapi itu merupakan salah satu cara untuk membenahi sepak bola nasional.
"Saat ini menjadi momentum PSSI untuk mapping masalah," sahut Yeksa
(sha)