Terima Kenyataan, Zinedine Zidane Ucapkan Selamat Pada Barcelona
Minggu, 15 Mei 2016 - 19:29 WIB
Terima Kenyataan, Zinedine Zidane Ucapkan Selamat Pada Barcelona
A
A
A
MADRID - Zinedine Zidane mencoba berlapang dada. Pelatih Real Madrid itu mengakui keberhasilan Barcelona menjuarai Liga Spanyol.
Partai penutup Liga Spanyol menjadi momen menyakitkan bagi Madrid. Kemenangan 2-0 atas Deportivo la Coruna di Estadio Municipal de Riazor, terasa sia-sia. Los Blancos hanya merasakan jadi juara selama 15 menit.
Pendukung Madrid sempat berpesta lantaran Cristiano Ronaldo membut tim tamu unggul 1-0 di menit ke-7. Berkat gol itu, Madrid unggul angka atas Barcelona. Sayangnya, itu hanya berlangsung selama 15 menit. Pasalnya, Luis Suarez membobol gawang Granada di Estadio Nuevo Los Carmenes.
Kesedihan dan kekecewan fans Madrid makin jelas terlihat karena setelah itu Suarez mencetak dua gol lagi yang membuat Barcelona menang 3-0. Itu menghancurkan harapan Karim Benzema dkk untuk menjuarai Liga Spanyol.
Zidane sangat bersedih atas kegagalan armadanya memenangi Liga Spanyol. Soalnya, Madrid hanya tertinggal satu angka dari Barcelona. Tapi, Zizou berusaha berbesar hati. Dia mengucapkan selamat pada pasukan Luis Enrique lantaran berhasil mempertahankan gelar.
“Kami kecewa karena gagal memenangi Liga Spanyol. Kami sempat tertimpa masalah. Tapi, kami tidak pernah menyerah dan selalu berjuang hingga akhir. Barcelona selalu ada di atas. Dan kami tidak bisa menyusul. Mereka pantas mendapat gelar,” ucap Zidane.
Meksi demikian, Zidane mengingatkan para pemainnya agar tidak terlalu bersedih. Pasalnya, Madrid masih punya kans merebut satu gelar bergengsi pada musim ini, yakni Liga Champions. Karena itu dia ingin armadanya meluapkan kekecewaan dengan mengalahkan Atletico Madrid, di San Siro, Milan, 29 Mei 2016.
Partai penutup Liga Spanyol menjadi momen menyakitkan bagi Madrid. Kemenangan 2-0 atas Deportivo la Coruna di Estadio Municipal de Riazor, terasa sia-sia. Los Blancos hanya merasakan jadi juara selama 15 menit.
Pendukung Madrid sempat berpesta lantaran Cristiano Ronaldo membut tim tamu unggul 1-0 di menit ke-7. Berkat gol itu, Madrid unggul angka atas Barcelona. Sayangnya, itu hanya berlangsung selama 15 menit. Pasalnya, Luis Suarez membobol gawang Granada di Estadio Nuevo Los Carmenes.
Kesedihan dan kekecewan fans Madrid makin jelas terlihat karena setelah itu Suarez mencetak dua gol lagi yang membuat Barcelona menang 3-0. Itu menghancurkan harapan Karim Benzema dkk untuk menjuarai Liga Spanyol.
Zidane sangat bersedih atas kegagalan armadanya memenangi Liga Spanyol. Soalnya, Madrid hanya tertinggal satu angka dari Barcelona. Tapi, Zizou berusaha berbesar hati. Dia mengucapkan selamat pada pasukan Luis Enrique lantaran berhasil mempertahankan gelar.
“Kami kecewa karena gagal memenangi Liga Spanyol. Kami sempat tertimpa masalah. Tapi, kami tidak pernah menyerah dan selalu berjuang hingga akhir. Barcelona selalu ada di atas. Dan kami tidak bisa menyusul. Mereka pantas mendapat gelar,” ucap Zidane.
Meksi demikian, Zidane mengingatkan para pemainnya agar tidak terlalu bersedih. Pasalnya, Madrid masih punya kans merebut satu gelar bergengsi pada musim ini, yakni Liga Champions. Karena itu dia ingin armadanya meluapkan kekecewaan dengan mengalahkan Atletico Madrid, di San Siro, Milan, 29 Mei 2016.
(mir)