Beredar Petisi Minta UEFA Cabut 5 Trofi Real Madrid
Selasa, 17 Mei 2016 - 15:36 WIB
Beredar Petisi Minta UEFA Cabut 5 Trofi Real Madrid
A
A
A
MADRID - Eksistensi Real Madrid sebagai pengumpul trofi Liga Champions atau Piala Eropa terbanyak mulai diusik. Kelompok menamakan diri Justicia Deportiva atau Keadilan Olahraga membuat petisi dalam laman Change.org, pada 12 Mei lalu. Dalam tuntutannya, Justicia Deportiva meminta Otoritas Sepak Bola Eropa (UEFA) mencabut lima trofi pertama Madrid tidak valid.
Satu trofi yang direbut Madrid pada musim 1965/1966, juga dipersoalkan. Justicia Deportiva minta gelar tersebut juga ditinjau ulang karena kompetisi tidak sesuai dengan Liga Champions dalam hal apapun.
"Kami meminta, atas nama nilai-nilai olahraga dan demokrasi, bahwa 5 Piala Eropa Real Madrid yang dimenangi antara musim 1955/1956 hingga 1959/1960 segera dicabut pengakuannya. Serta pengakuan institusional bahwa trofi yang dimenangi pada 1965/1966 tidak sesuai, dalam hal apapun, dengan kompetisi yang kita sekarang kenal dengan nama Liga Champions Eropa," demikian pernyataan petisi tersebut seperti dilansir Change.org.
Hingga, Selasa (17/5/2016) pukul 15/00 WIB, sudah terkumpul 32.008 tanda tangan, hanya butuh 2.992 suporter untuk menembus angka 35.000. Change.org merupakan laman populer yang mengkalim dirinya sebagai 'platform dunia untuk perubahan', di mana orang di pelosok dunia bisa mulai berkampanye, memobilisasi pendukung, dan bekerja dengan para pengambil keputusan untuk mendorong solusi terbaik.
Ini bukan pertama kali Real Madrid muncul di lama petisi itu. Pada Desember 2015 petisi juga muncul menyerukan pengunduran diri presiden Real Madrid Florentino Perez. Namun, permohonan tidak berhasil.
Madrid mendominasi sepak bola Eropa selama akhir 50-an dan 60-an dengan sejumlah pemain top merumput di sana. Saat ini, Los Blancos sudah mengumpulkan 10 trofi, dan masih berpeluang menambah satu lagi jika menang pada final Liga Champions 2015/2016 melawan Atletico Madrid di San Siro Stadium, Milan, 28 Mei mendatang.
Satu trofi yang direbut Madrid pada musim 1965/1966, juga dipersoalkan. Justicia Deportiva minta gelar tersebut juga ditinjau ulang karena kompetisi tidak sesuai dengan Liga Champions dalam hal apapun.
"Kami meminta, atas nama nilai-nilai olahraga dan demokrasi, bahwa 5 Piala Eropa Real Madrid yang dimenangi antara musim 1955/1956 hingga 1959/1960 segera dicabut pengakuannya. Serta pengakuan institusional bahwa trofi yang dimenangi pada 1965/1966 tidak sesuai, dalam hal apapun, dengan kompetisi yang kita sekarang kenal dengan nama Liga Champions Eropa," demikian pernyataan petisi tersebut seperti dilansir Change.org.
Hingga, Selasa (17/5/2016) pukul 15/00 WIB, sudah terkumpul 32.008 tanda tangan, hanya butuh 2.992 suporter untuk menembus angka 35.000. Change.org merupakan laman populer yang mengkalim dirinya sebagai 'platform dunia untuk perubahan', di mana orang di pelosok dunia bisa mulai berkampanye, memobilisasi pendukung, dan bekerja dengan para pengambil keputusan untuk mendorong solusi terbaik.
Ini bukan pertama kali Real Madrid muncul di lama petisi itu. Pada Desember 2015 petisi juga muncul menyerukan pengunduran diri presiden Real Madrid Florentino Perez. Namun, permohonan tidak berhasil.
Madrid mendominasi sepak bola Eropa selama akhir 50-an dan 60-an dengan sejumlah pemain top merumput di sana. Saat ini, Los Blancos sudah mengumpulkan 10 trofi, dan masih berpeluang menambah satu lagi jika menang pada final Liga Champions 2015/2016 melawan Atletico Madrid di San Siro Stadium, Milan, 28 Mei mendatang.
(sha)