Rossi Antara Takut dan Senang Rekanan dengan Vinales
Jum'at, 20 Mei 2016 - 18:42 WIB
Rossi Antara Takut dan Senang Rekanan dengan Vinales
A
A
A
MUGELLO - Keputusan Yamaha merekrut Maverick Vinales akhirnya dikomentari Valentino Rossi. Pembalap utama yang dipertahankan tim Garpu Tala punya dua penilaian soal rekan barunya.
"Di satu sisi, saya cukup khawatir sebab dia adalah rekan tim lain yang juga sangat kuat. Dia masih berusia 21 tahun, masih punya banyak waktu untuk berkembang dan menunjukkan dirinya sebagai salah satu pembalap terbaik," ungkap Rossi dikutip Motorsport, Jumat (20/5/2016).
"Sisi lainnya, saya jadi semakin yakin sebab kami akan jadi tim yang sangat kuat. Saya lebih tua dengan banyak pengalaman, sementara dia lebih muda dan harus belajar banyak. Tapi kami berdua sangatlah kuat sehingga Yamaha sudah melakukan pekerjaan dengan baik,"
"Saya sedikit kasihan dengan Suzuki dan bos tim Davide Brivio karena Vinales adalah pembalap yang sangat hebat. Tapi untuk Yamaha, itu sangatlah bagus," serunya.
Yamaha resmi mengontrak Vinales musim depan dengan kontrak berdurasi dua tahun. Pembalap kelahiran Figueres, Spanyol, jadi pengganti Jorge Lorenzo yang bakal berseragam Ducati pada 2017. (Baca Juga: Yamaha Resmi Duetkan Rossi-Vinales di Musim 2017)
Vinales yang belum genap dua musim berkiprah di MotoGP, dianggap jadi talenta berbakat di lintasan balap. Setelah terpilih jadi Rookie of the Year 2015, ia bisa meraih podium pertamanya di kelas tertinggi di seri balap Prancis, 8 Mei lalu.
Selain Vinales, Dani Pedrosa sebelumnya juga dikaitkan jadi pendamping Rossi musim depan. Pembalap asal Italia mengatakan, Pedrosa yang akhirnya dipertahankan Honda juga merupakan kandidat yang tepat, bahkan lebih kuat dari Vinales, meski akhirnya gagal terwujud.
"Pedrosa juga sangat, sangat kuat. Mungkin saat ini, ia lebih kuat. Tapi, Pedrosa sudah menunjukkan potensinya, sementara Vinales belum," puji The Doctor.
"Di satu sisi, saya cukup khawatir sebab dia adalah rekan tim lain yang juga sangat kuat. Dia masih berusia 21 tahun, masih punya banyak waktu untuk berkembang dan menunjukkan dirinya sebagai salah satu pembalap terbaik," ungkap Rossi dikutip Motorsport, Jumat (20/5/2016).
"Sisi lainnya, saya jadi semakin yakin sebab kami akan jadi tim yang sangat kuat. Saya lebih tua dengan banyak pengalaman, sementara dia lebih muda dan harus belajar banyak. Tapi kami berdua sangatlah kuat sehingga Yamaha sudah melakukan pekerjaan dengan baik,"
"Saya sedikit kasihan dengan Suzuki dan bos tim Davide Brivio karena Vinales adalah pembalap yang sangat hebat. Tapi untuk Yamaha, itu sangatlah bagus," serunya.
Yamaha resmi mengontrak Vinales musim depan dengan kontrak berdurasi dua tahun. Pembalap kelahiran Figueres, Spanyol, jadi pengganti Jorge Lorenzo yang bakal berseragam Ducati pada 2017. (Baca Juga: Yamaha Resmi Duetkan Rossi-Vinales di Musim 2017)
Vinales yang belum genap dua musim berkiprah di MotoGP, dianggap jadi talenta berbakat di lintasan balap. Setelah terpilih jadi Rookie of the Year 2015, ia bisa meraih podium pertamanya di kelas tertinggi di seri balap Prancis, 8 Mei lalu.
Selain Vinales, Dani Pedrosa sebelumnya juga dikaitkan jadi pendamping Rossi musim depan. Pembalap asal Italia mengatakan, Pedrosa yang akhirnya dipertahankan Honda juga merupakan kandidat yang tepat, bahkan lebih kuat dari Vinales, meski akhirnya gagal terwujud.
"Pedrosa juga sangat, sangat kuat. Mungkin saat ini, ia lebih kuat. Tapi, Pedrosa sudah menunjukkan potensinya, sementara Vinales belum," puji The Doctor.
(bbk)