Pacquiao Pupus Harapan Filipina Catat Sejarah di Olimpiade Rio

Jum'at, 27 Mei 2016 - 18:30 WIB
Pacquiao Pupus Harapan...
Pacquiao Pupus Harapan Filipina Catat Sejarah di Olimpiade Rio
A A A
MANIA - Manny Pacquiao memutuskan tidak ambil bagian di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Keputusan petinju berusia 37 tahun jelas memupus harapan Filipina mencetak sejarah di pesta olahraga empat tahunan.

Pacquiao baru saja gantung sarung tinju alias pensiun dari olahraga adu jotos sejak bulan lalu. Mengalahkan Timothy Bradley Jr di pertarungan terakhirnya, Pacman mengakhiri kariernya dengan dengan alasan ingin fokus di bidang politik.

Rencana Pacquiao fokus ke karier politik dijalaninya dengan serius. Ia langsung memenangkan kursi senat Filipina untuk periode 2016-2022.

Namun, masih ada satu harapan masyarakat Filipina untuk Pacquiao. Ya, Pacquiao diminta bisa mewakili negaranya tampil di Olimpiade Rio de Janeiro.

Keinginan itu selaras dengan harapan Badan Tinju Amatir Dunia (AIBA) yang meminta petinju profesional bisa tampil di pesta olahraga paling prestisius. Namun hingga kini perdebatan masih menyelimuti masalah tersebut.

Meski peluang tampil di Olimpiade sedang diupayakan AIBA, Pacquiao rupanya sudah punya jawaban. Ia mengaku tidak akan ambil bagian di Rio sebab tidak ingin mengganggu pekerjaannya saat ini sebagai bagian dari pemerintah Filipina.

"Saya sudah memutuskan untuk memprioritaskan tugas legislatif di mana saya sudah berhutang kepada orang-orang yang memilih saya," katanya kepada AFP seperti diberitakan yahoo sport, Jumat (27/5/2016).

Dalam pembahasan yang dilakukan AIBA di Lausanne, Swiss, Pacquiao yang juga diundang nyatanya tidak mau ikutan kontroversi itu. "Saya tidak punya cukup waktu untuk persiapan," ungkapnya.

Keputusannya jelas membuat sirna peluang Filipina merebut emas pertamanya di ajang Olimpiade. Sejak melakukan debut di Olimpiade tahun 1924, Filipina cuma bisa meraih sembilan medali, lima di antaranya dari cabang tinju. Tahun ini, Filipina baru punya 11 atlet untuk berlaga di Rio, di mana dua orang berasal dari cabang tinju.

Pacquiao sendiri tak pernah membela Filipina. Partisipasinya cuma pernah membawa bendera untuk negaranya di Olimpiade 2008 di Beijing, China. Keputusan Pacquiao langsung disambut dingin Direktur Eksekutif Asosiasi Tinju Filipina Ed Picson. Ia berharap bintang negaranya itu bisa berubah pikiran.

"Saya harap dia punya pandangan lain sebab dia baru saja menerima pukulan soal absennya di kongres. Ia diserang seperti itu ketika kampanye dan mungkin saja ia cuma masih kesal," ucap Picson merujuk absensi Pacquiao di parlemen yang dinilai paling buruk dalam tiga tahun terakhir.
(bep)
Berita Terkait
Manny Pacquiao Comeback,...
Manny Pacquiao Comeback, Target Medali Emas Olimpiade Paris 2024!
Manny Pacquiao Lobi...
Manny Pacquiao Lobi IOC, Ngotot Bertarung di Olimpiade Paris 2024
Manny Pacquiao Dilarang...
Manny Pacquiao Dilarang Bertarung di Olimpiade Paris: Aku Sedih dan Kecewa!
2 Alasan Manny Pacquiao...
2 Alasan Manny Pacquiao Tak Bisa Ikut Olimpiade 2024
Manny Pacquiao Ingin...
Manny Pacquiao Ingin Bertarung di Olimpiade Paris 2024
Manny Pacquiao Nekat...
Manny Pacquiao Nekat Duel di Usia 44 Tahun demi Emas Olimpiade Paris 2024
Berita Terkini
Celuk Open 2026, Turnamen...
Celuk Open 2026, Turnamen Tenis yang Gaungkan Wellness
4 jam yang lalu
Indonesia Lampaui Target...
Indonesia Lampaui Target di Kejuaraan Tinju Asia U-19 & U-23 2026, Raih 7 Medali
5 jam yang lalu
Resmi Kolaborasi dengan...
Resmi Kolaborasi dengan MNC Group untuk Piala AFF 2026, Reza Arap: Saya Merasa Sangat Terhormat
5 jam yang lalu
Timnas Spanyol Harus...
Timnas Spanyol Harus Lihat! Botol Minum Pickford Bikin Messi dan Pemain Argentina Geleng-geleng Kepala
8 jam yang lalu
PB POBSI Tegaskan Penguatan...
PB POBSI Tegaskan Penguatan Organisasi Daerah Kunci Prestasi Biliar Nasional Menuju PON 2028
8 jam yang lalu
Link Nonton F1 Belgian...
Link Nonton F1 Belgian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
9 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved