Terbang ke Papua, Lord Atep Menatap Misi Menghapus Kutukan

Selasa, 02 Agustus 2016 - 11:34 WIB
Terbang ke Papua, Lord...
Terbang ke Papua, Lord Atep Menatap Misi Menghapus Kutukan
A A A
ADA misi khusus diusung Atep. Terbang ke Papua guna melakoni laga melawan Perseru Serui, jenderal Persib Bandung ingin menghapus kutukan.

Dalam catatan sejarah, Persib memang lebih banyak bernasib buruk saat menggelar laga tandang ke Papua. Melawan klub-klub Papua, Pangeran Biru seolah terkena kutukan sulit menang saat bertindak sebagai tim tamu. Bahkan hasil imbang pun sulit didapat.

Tapi dalam Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016, Persib mematahkan kutukan tersebut. Pada 21 Juli 2016, secara mengejutkan Persib mengalahkan Persipura Jayapura dengan skor 2-0.

Hasil itu di luar dugaan banyak pihak. Sebab selama ini tim-tim asal Papua selalu tampil digdaya di kandang sendiri. Apalagi Persipura yang terkenal dengan keganasannya menghancurkan lawan saat bermain di Jayapura, Papua.

Kini, Persib justru harus kembali menghadapi tim asal Papua. Tim asuhan Djadjang Nurdjaman akan melakoni laga di kandang Perseru Serui pada 6 Agustus 2016.

Laga itu jelas tidak akan mudah mengingat tim asal Papua sangat menjaga tradisi kemenangan di kandang sendiri. Apalagi sebagai tim debutan di ISC, Perseru ingin membuktikan kapasitasnya dan mendobrak kemapanan tim besar di Indonesia.

Hal itu membuat Atep merasa tertantang. Pemain berposisi winger itu justru ingin menghancurkan kutukan sulitnya Persib meraih kemenangan di kandang tim Papua.

Kemenangan atas Persipura pun jadi modal tersendiri bagi ia dan seluruh pemain Persib. Mitos atau kutukan dalam sepakbola selalu bisa dipecahkan pada saatnya.

"Kemarin kita di kandang Persipura hasilnya bagus. Mudah-mudahan hasil bagus itu masih bersama kami," ucap Atep, Selasa (2/8/2016).

Optimisme dan harapan itu pun terus dijaganya bersama skuat Persib. Meski begitu, ia sadar Perseru bukan lawan yang mudah untuk dijungkalkan di kandangnya sendiri.

Soal kekuatan Perseru, pemain berjuluk Lord Atep itu mengaku tidak tahu banyak. Tapi ia punya sedikit gambaran soal tipikal permainan tim asal Papua.

"Untuk Perseru, jujur kita belum tahu karakter mereka. Tapi berkaca dari cara bermain tim-tim Papua, biasanya lebih banyak mengandalkan kecepatan, teknik individu, dan kekuatan (fisik)," ungkapnya.

Selain itu, Perseru juga diuntungkan dengan cuaca di sana. Sebagai tuan rumah, mereka sudah klop dengan cuaca panas. Hal itu jadi keuntungan bagi mereka sehingga bisa tampil pada peforma terbaiknya.

Kondisi sebaliknya terjadi pada Persib yang kurang akrab dengan cuaca panas ala Papua. Tapi Persib tidak akan gentar dengan berbagai kendala yang ada. Kedisiplinan dan main sabar akan jadi kunci keberhasilan Persib bermain di kandang Perseru.
(bbk)
Berita Terkait
Bobotoh Gelar Konvoi...
Bobotoh Gelar Konvoi Keliling Kota Bandung Usai Persib Raih Gelar Juara Liga 1
Persib Bandung Keok...
Persib Bandung Keok Dibungkam Barito Putera
Keyakinan Kuat Andrew...
Keyakinan Kuat Andrew Jung Persib Bisa Juara Liga
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Kisah Mantan Pemain...
Kisah Mantan Pemain Persib Bergabung dengan Real Madrid
Doa Kapten Persib Jelang...
Doa Kapten Persib Jelang Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
Kane vs Haaland: Duel...
Kane vs Haaland: Duel Mesin Gol Penentu Tiket Semifinal
41 menit yang lalu
Inggris vs Norwegia:...
Inggris vs Norwegia: Cuaca Jadi Musuh Utama
1 jam yang lalu
Rapor Merah Lionel Messi...
Rapor Merah Lionel Messi saat Jadi Algojo Penalti
2 jam yang lalu
Jayden Adams Tutup Usia,...
Jayden Adams Tutup Usia, Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir
3 jam yang lalu
Akademi Persib Bandung...
Akademi Persib Bandung dan Putri Garut Berebut Gelar Juara U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars
6 jam yang lalu
Goal Aksis dan Cipta...
Goal Aksis dan Cipta Cendikia FA Berebut Gelar Juara HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-15
6 jam yang lalu
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved