Belum Terkalahkan, Persik Dilarang Besar Kepala
Rabu, 03 Agustus 2016 - 22:02 WIB
Belum Terkalahkan, Persik Dilarang Besar Kepala
A
A
A
KEDIRI - Persik Kediri berhasil lolos dari babak penyisihan grup 6 Indonesia Soccer Championship (ISC) B. Kemenangan 2-1 atas Persatu Tuban, Selasa (2/8/2016) lalu jadi pertanda kesuksesan Tim Macan Putih melaju ke fase berikutnya.
Usai melewati delapan pertandingan, Persik mampu meraih 22 poin. Mereka unggul lima angka dari pesaing terdekatnya, Persepam Madura. Praktis laga terakhir grup 6 kontra Persepam tidak berpengaruh apapun terhadap peringkat Persik di papan klasemen.
Meski demikian, Kas Hartadi enggan besar kepala. Pelatih Persik tersebut tak ingin memandang remeh lawannya yang sudah mengoleksi lima kemenangan.
"Mungkin banyak yang menyebut pertandingan terakhir nanti (lawan Persepam) hanya sekadar formalitas. Tapi bagi saya tidak ada yang namanya formalitas. Persik akan tetap bermain dengan kekuatan dan kualitas terbaik agar catatan tak pernah kalah tidak ternoda," jelas Kas Hartadi.
"Sejak awal saya khawatir dengan ancaman dari Persepam, karena mereka punya pengalaman dan kualitas tak jauh dari Persik. Sekarang sedikit lega karena posisi di puncak klasemen sudah aman. Walau begitu saya tetap respek pada kekuatan Persepam," sambungnya.
Dari delapan pertandingan, Persik mencatatkan tujuh kemenangan dan satu hasil imbang. Berkaca dari hal tersebut, Khusnul Yuli selaku kapten tim berharap dapat mempertahankan tren positif di laga berikutnya.
"Alhamdulillah Persik bisa mengunci posisi puncak di klasemen. Tapi masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Jelas kami menginginkan Persik lebih baik lagi dan mencapai prestasi tertinggi di ISC B. Semoga posisi sebagai pemimpin klasemen menjadi modal positif," ungkapnya.
Usai melewati delapan pertandingan, Persik mampu meraih 22 poin. Mereka unggul lima angka dari pesaing terdekatnya, Persepam Madura. Praktis laga terakhir grup 6 kontra Persepam tidak berpengaruh apapun terhadap peringkat Persik di papan klasemen.
Meski demikian, Kas Hartadi enggan besar kepala. Pelatih Persik tersebut tak ingin memandang remeh lawannya yang sudah mengoleksi lima kemenangan.
"Mungkin banyak yang menyebut pertandingan terakhir nanti (lawan Persepam) hanya sekadar formalitas. Tapi bagi saya tidak ada yang namanya formalitas. Persik akan tetap bermain dengan kekuatan dan kualitas terbaik agar catatan tak pernah kalah tidak ternoda," jelas Kas Hartadi.
"Sejak awal saya khawatir dengan ancaman dari Persepam, karena mereka punya pengalaman dan kualitas tak jauh dari Persik. Sekarang sedikit lega karena posisi di puncak klasemen sudah aman. Walau begitu saya tetap respek pada kekuatan Persepam," sambungnya.
Dari delapan pertandingan, Persik mencatatkan tujuh kemenangan dan satu hasil imbang. Berkaca dari hal tersebut, Khusnul Yuli selaku kapten tim berharap dapat mempertahankan tren positif di laga berikutnya.
"Alhamdulillah Persik bisa mengunci posisi puncak di klasemen. Tapi masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Jelas kami menginginkan Persik lebih baik lagi dan mencapai prestasi tertinggi di ISC B. Semoga posisi sebagai pemimpin klasemen menjadi modal positif," ungkapnya.
(bep)