Persela Lamongan Ogah Jadi Sasaran Tembak MU
Sabtu, 13 Agustus 2016 - 09:00 WIB
Persela Lamongan Ogah Jadi Sasaran Tembak MU
A
A
A
MADURA - Persela Lamongan harus berhati-hati saat memasuki Gelora Bangkalan, Madura, Sabtu (13/8/2016). Madura United (MU) tidak pernah ramah terhadap siapa saja yang berkunjung ke kandangnya. Itu sangat terlihat dari statistik gol dalam beberapa laga terakhir.
Dalam tiga partai sebelumnya di Gelora Bangkalan, MU sudah merobek jala lawan sebanyak 12 kali atau rata-rata tiga gol per laga. Seluruh gol itu tercipta saat bentrok Mitra Kukar (3 gol), PSM Makassar (4 gol), Persija Jakarta (3 gol) dan Persipura Jayapura (2 gol).
Fakta itu membuat Persela hanya punya satu tugas. Sebagai tim tamu, mereka harus membentengi dirinya dengan soliditas ektra. Apalagi rekor kebobolan tim asal Kota Soto itu kurang menggembirakan, dimana sudah menelan empat gol dalam dua laga terakhir.
Ditambah lagi benteng Laskar Joko Tingkir tergerus setelah Kristian Adelmund mengundurkan diri. Pelatih Persela, Sutan Harhara, menyadari timnya perlu memperbaiki fokus dalam bertahan ketika berjumpa tim seganas MU.
“Persela harus bermain jauh lebih solid karena Madura United sangat produktif dan tampil dengan motivasi tinggi di kandang sendiri. Saya sudah melakukan beberapa langkah antisipasi terhadap situasi itu dan semoga tim bisa jauh lebih solid,” jelas Sutan Harhara, saat jumpa media.
Meski timnya dianggap inferior, Sutan percaya timnya punya kans meraih angka di Madura. “Secara teknis saya tidak meragukan kemampuan tim ini. Tetapi, kadang kami masih harus membutuhkan keberuntungan,” tambahnya, mengacu kekalahan 1-2 dari Persiba Balikpapan di laga sebelumnya.
Pada duel nanti, Persela hanya bisa menurunkan satu pemain asing, yakni striker Herman Dzumafo. Sebab pemain asing lainnya, yaitu Jose Pedrosa Galan masih berkutat dengan cedera. Sedangkan Kristian Adelmund sudah pulang ke Belanda.
Di pihak tuan rumah, MU tidak bisa memainkan Engelberd Sani, Rendy Siregar dan Dane Milovanovic karena akumulasi kartu kuning. Meski demikian, MU enggan rekor kandangnya tercemar oleh hasil negatif. Tim berjuluk Sape Kerap diminta mempertebal daya juang agar tiga poin bisa diamankan.
Armada Gomes De Oliviera menklaim bakal mengawasi pergerakan beberapa pemain Persela yang menjadi motor serangan, di antaranya Dendi Sulistyawan, Herman Dzumafo dan Victor Pae. Lini serang tersebut dianggap memiliki potensi mencari kesempatan di wilayah pertahanan MU.
“Persela mempunyai pemain berbahaya, ada Dendi Sulistyawan, Herman Dzumafo dan Victor Pae. Mereka sangat cepat dan mungkin disiapkan melancarkan serangan balik dengan cepat. Saya meminta lini belakang tidak pernah melepaskan perhatiannya untuk mereka,” sebut Gomes.
Soal gaya bermain, pelatih asal Brasil ini mengatakan timnya akan memperbanyak momentum menciptakan gol. Itu berarti MU bakal bermain agresif dan menekan pertahanan Persela. Striker Pablo Rodrigues bakal jadi tumpuan yang akan didukung Bayu Gatra dkk di belakangnya.
Secara teknis maupun aspek lain, MU layak dijagokan memetik tiga angka di pertandingan nanti, apalagi playmaker Eric Weeks sudah bisa bermain. Namun, hilangnya Rendy Siregar di sisi kiri pertahanan mungkin jadi persoalan terbesar tuan rumah dan memerlukan langkah antisipatif.
Dalam tiga partai sebelumnya di Gelora Bangkalan, MU sudah merobek jala lawan sebanyak 12 kali atau rata-rata tiga gol per laga. Seluruh gol itu tercipta saat bentrok Mitra Kukar (3 gol), PSM Makassar (4 gol), Persija Jakarta (3 gol) dan Persipura Jayapura (2 gol).
Fakta itu membuat Persela hanya punya satu tugas. Sebagai tim tamu, mereka harus membentengi dirinya dengan soliditas ektra. Apalagi rekor kebobolan tim asal Kota Soto itu kurang menggembirakan, dimana sudah menelan empat gol dalam dua laga terakhir.
Ditambah lagi benteng Laskar Joko Tingkir tergerus setelah Kristian Adelmund mengundurkan diri. Pelatih Persela, Sutan Harhara, menyadari timnya perlu memperbaiki fokus dalam bertahan ketika berjumpa tim seganas MU.
“Persela harus bermain jauh lebih solid karena Madura United sangat produktif dan tampil dengan motivasi tinggi di kandang sendiri. Saya sudah melakukan beberapa langkah antisipasi terhadap situasi itu dan semoga tim bisa jauh lebih solid,” jelas Sutan Harhara, saat jumpa media.
Meski timnya dianggap inferior, Sutan percaya timnya punya kans meraih angka di Madura. “Secara teknis saya tidak meragukan kemampuan tim ini. Tetapi, kadang kami masih harus membutuhkan keberuntungan,” tambahnya, mengacu kekalahan 1-2 dari Persiba Balikpapan di laga sebelumnya.
Pada duel nanti, Persela hanya bisa menurunkan satu pemain asing, yakni striker Herman Dzumafo. Sebab pemain asing lainnya, yaitu Jose Pedrosa Galan masih berkutat dengan cedera. Sedangkan Kristian Adelmund sudah pulang ke Belanda.
Di pihak tuan rumah, MU tidak bisa memainkan Engelberd Sani, Rendy Siregar dan Dane Milovanovic karena akumulasi kartu kuning. Meski demikian, MU enggan rekor kandangnya tercemar oleh hasil negatif. Tim berjuluk Sape Kerap diminta mempertebal daya juang agar tiga poin bisa diamankan.
Armada Gomes De Oliviera menklaim bakal mengawasi pergerakan beberapa pemain Persela yang menjadi motor serangan, di antaranya Dendi Sulistyawan, Herman Dzumafo dan Victor Pae. Lini serang tersebut dianggap memiliki potensi mencari kesempatan di wilayah pertahanan MU.
“Persela mempunyai pemain berbahaya, ada Dendi Sulistyawan, Herman Dzumafo dan Victor Pae. Mereka sangat cepat dan mungkin disiapkan melancarkan serangan balik dengan cepat. Saya meminta lini belakang tidak pernah melepaskan perhatiannya untuk mereka,” sebut Gomes.
Soal gaya bermain, pelatih asal Brasil ini mengatakan timnya akan memperbanyak momentum menciptakan gol. Itu berarti MU bakal bermain agresif dan menekan pertahanan Persela. Striker Pablo Rodrigues bakal jadi tumpuan yang akan didukung Bayu Gatra dkk di belakangnya.
Secara teknis maupun aspek lain, MU layak dijagokan memetik tiga angka di pertandingan nanti, apalagi playmaker Eric Weeks sudah bisa bermain. Namun, hilangnya Rendy Siregar di sisi kiri pertahanan mungkin jadi persoalan terbesar tuan rumah dan memerlukan langkah antisipatif.
(mir)