Belum Pupusnya Tradisi Emas Indonesia di Pentas Olimpiade

Kamis, 18 Agustus 2016 - 01:41 WIB
Belum Pupusnya Tradisi...
Belum Pupusnya Tradisi Emas Indonesia di Pentas Olimpiade
A A A
RIO DE JANEIRO - Sebuah pukulan Goh Liu Ying yang menyangkut net menjadi penentu kemenangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di final Olimpiade 2016. Drama 45 menit itu pun menjadi bukti jika tradisi emas dari cabang bulu tangkis di pentas olimpiade belum hilang dari kontingen Indonesia.

Teriakan dan yel-yel pendukung Indonesia di Centro Rio-Pavilion, Brasil, Kamis (18/8/2016), menjadi tambahan darah buat Owi/Butet, sapaan akrab pasangan emas Olimpiade 2016. Tidak terlihat sama sekali ketegangan di antara pemain Indonesia. Sebaliknya, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying sejak awal laga terus digempur.

Kesalahan demi kesalahan terus dilakukan lawan dari negeri jiran. Alhasil, Peng Soon sampai kehabisan akal untuk menemukan kelemahan Tontowi/Liliyana.

Inilah pemandangan sepanjang pertandingan. Ini adalah laga penting bukan hanya buat kontingen, namun juga seluruh masyarakat Indonesia. Maklum saja, Indonesia yang kali pertama mendulang medali emas lewat Susi Susanti dan Alan Budikusuma pada Olimpiade 1992 di Barcelona, sempat tak mengumandangkan lagu Indonesia Raya di Olimpiade 2012 London.

Sepanjang era Indonesia bisa meraih medali sejak dipersembahkan trio Srikandi, Lilies Handayani, Nurfitriyana Saiman, Kusuma Wardhani, melalui cabang panahan di Olimpiade 1998 Seoul, bulu tangkis-lah membuka masa 'emas'. Resmi dipertandingkan di Olimpiade 1992 di Barcelona, Susi dan Alan langsung sukses mengawinkan kepingan emas dari nomor tunggal.

Empat tahun setelahnya giliran nomor ganda putra, Rexy Mainaky dan Ricky Subagja tampil sebagai pahlawan. Dan di dua edisi selanjutnya, rakyat Indonesia bisa merasakan keharuan pebulu tangkis nasional saat berdiri di podium sambil menyanyikan lagu kebangsaan.

Namun, sayang hal tersebut tidak terjadi di London pada 2012. Indonesia gagal total setelah tidak meloloskan duta ke final dan China jadi jawara untuk menyapu semua medali emas. Penantian empat tahun lalu benar-benar terbayar lewat Tontowi/Liliyana. Teristimewa emas yang didulang di Rio de Janeiro ini bertepatan dengan HUT RI ke-71. Benar-benar menjadi kado mewah di hari kemerdekaan. Tradisi emas pun belum pupus dari kontingen Indonesia di pentas olimpiade. Selamat dan terima kasih Owi dan Butet

Daftar Peraih Medali Emas Kontingen Indonesia di Olimpiade
1992 Barcelona : Alan Budikusuma dan Susi Susanti
2004 Athena : Taufik Hidayat
1996 Atlanta : Rexy Mainaky/Ricky Subagja
2000 Sydney : Tony Gunawan/Candra Wijaya
2008 Beijing : Markis Kido/Hendra Setiawan
2016 Rio de Janeiro : Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir
(bbk)
Berita Terkait
Hari Ini Tim Bulu Tangkis...
Hari Ini Tim Bulu Tangkis Indonesia Masuk Kampung Atlet Olimpiade Paris 2024
Sejarah Lee Yang/Wang...
Sejarah Lee Yang/Wang Chi-Lin Pertahankan Emas Ganda Putra Olimpiade
3 Pebulu Tangkis Indonesia...
3 Pebulu Tangkis Indonesia Ini Pilih Bela Negara Lain
Inilah 7 Jago Bulu Tangkis...
Inilah 7 Jago Bulu Tangkis Indonesia Jaga Tradisi Emas Olimpiade
Hari Ini, Jadwal Bulu...
Hari Ini, Jadwal Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020
Daftar Peraih Medali...
Daftar Peraih Medali Emas Bulu Tangkis Indonesia di Olimpiade
Berita Terkini
Pesan Menyentuh dan...
Pesan Menyentuh dan Akhir Perjalanan Jordan Henderson di Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
IRRA 2026 Usung Semangat...
IRRA 2026 Usung Semangat Rally Dakar, Targetkan 100 Kendaraan
9 jam yang lalu
Aksi Sengit MotoGP Jerman...
Aksi Sengit MotoGP Jerman 2026 Siap Dimulai, Simak Jadwal Balapannya di VISION+
9 jam yang lalu
WorldSBK Inggris Siap...
WorldSBK Inggris Siap Digelar, Cek Jadwal dan Link Nontonnya di VISION+
9 jam yang lalu
AS dan Portugal Tersingkir,...
AS dan Portugal Tersingkir, Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026 Ambruk
10 jam yang lalu
Jurnalis Argentina Dituding...
Jurnalis Argentina Dituding Jadi Pelakor, Istri Messi: Abaikan Omong Kosong Itu!
11 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved