Medali Emas Tontowi Disambut Sujud Syukur Orang Tua

Kamis, 18 Agustus 2016 - 15:39 WIB
Medali Emas Tontowi...
Medali Emas Tontowi Disambut Sujud Syukur Orang Tua
A A A
BANYUMAS - Rasa syukur begitu dirasakan masyarakat Indonesia, khususnya di sebuah rumah di kawasan Selandaka, Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah. Di rumah itulah keharuan begitu terasa begitu Tontowi Ahmad yang berpasangan dengan Liliyana Natsir merebut medali emas Olimpiade 2016. Kedua orang tua Tontowi, Muhammad Husni Muzaitun dan Masruroh, langsung sujud syukur menyambut sukses sang putra.

Buat Tontowi membawa harum nama bangsa sebenarnya bukan kali pertama dilakukan. Namun merebut emas olimpiade jelas berbeda dibandingkan event lainnya. Prestasi membanggakan pebulu tangkis kelahiran

Jika membalik kisah, penampilan Owi dan Butet, sapaan akrab pasangan emas Rio itu terbilang berat. Mereka yang hadir di Brasil sebagai pasangan unggulan ketiga menjadi tumpuan kontingen Indonesia untuk mengembalikan tradisi emas yang sempat hilang empat tahun lalu di London.

Beban ini terbilang tinggi mengingat sepanjang tahun ini, Owi/Butet masih minim gelar. Selain itu faktor fisik juga jadi masalah. Tapi, semua kendala tersebut bisa mereka hadapi termasuk lolos dari hadangan pasangan nomor satu dunia Zhang Wei/Zhou Yunlei di semifinal.

Mereka ini sebenarnya bukan pasangan lama. Kedua pemain baru diduetkan pada 2010 ketika pasangan Liliyana sebelumnya, Nova Widianto gantung raket. Owi yang awalnya berpasangan dengan Richi Puspita Dili dicoba berpartner dengan Butet.

Butuh waktu hampir setahun untuk bisa menyaksikan kekompakan mereka di atas lapangan. Gelar pertama mereka direbut ketika berlaga di India Terbuka 2011. Setelah itu, gelar demi gelar berhasil mereka rengkuh.

Terhebat pernah mereka lakukan di All England setelah menjadi juara tiga kali beruntun pada 2012, 2013, dan 2014. Sebanyak 13 gelar berhasil mereka raih selama enam tahun ke belakang.

Hampir seluruh gelar Super Series, Kejuaraan Asia, dan Kejuaraan Dunia sudah pernah mereka sabet. Akan tetapi, ada gelar yang membuat mereka penasaran, yaitu meraih medali di ajang Olimpiade, terutama medali emas. Pada ajang empat tahun sekali itu mereka kerap gagal mempersembahkan medali. Terutama saat Olimpiade 2012, di mana langkah mereka terhenti di semifinal.

Penantian panjang itu akhirnya benar-benar mereka capai. Mereka hanya butuh 17 shuttlecock dengan durasi 45 menit, Tontowi/Liliyana mengumandangkan lagu Indonesia Raya. Kado istimewa di HUT RI ke-17.
(bbk)
Berita Terkait
Hari Ini Tim Bulu Tangkis...
Hari Ini Tim Bulu Tangkis Indonesia Masuk Kampung Atlet Olimpiade Paris 2024
Sejarah Lee Yang/Wang...
Sejarah Lee Yang/Wang Chi-Lin Pertahankan Emas Ganda Putra Olimpiade
3 Pebulu Tangkis Indonesia...
3 Pebulu Tangkis Indonesia Ini Pilih Bela Negara Lain
Inilah 7 Jago Bulu Tangkis...
Inilah 7 Jago Bulu Tangkis Indonesia Jaga Tradisi Emas Olimpiade
Hari Ini, Jadwal Bulu...
Hari Ini, Jadwal Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020
Daftar Peraih Medali...
Daftar Peraih Medali Emas Bulu Tangkis Indonesia di Olimpiade
Berita Terkini
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
4 menit yang lalu
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
34 menit yang lalu
Amerika Serikat vs Paraguay:...
Amerika Serikat vs Paraguay: Awal Krusial di Grup D Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Megah di Panggung, Sepi...
Megah di Panggung, Sepi di Tribun: Potret Pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada
2 jam yang lalu
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Jumat 19 Desember Pukul 14.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved