Penyesalan Pelatih dan Pemain Inter Usai Dibantai Klub Israel
Jum'at, 16 September 2016 - 10:13 WIB
Penyesalan Pelatih dan Pemain Inter Usai Dibantai Klub Israel
A
A
A
MILAN - Kejutan terjadi di babak penyisihan grup K Liga Europa. Inter Milan yang tampil di markasnya sendiri harus mengakui keunggulan sang tamu, Hapoel Be'er Sheva. Bermain di depan puluhan ribu Interisti, Jumat (16/9/2016) dini hari WIB, Samir Handanovic Cs dipaksa menyerah dua gol tanpa balas.
Inter sempat mendominasi jalannya laga di babak pertama. Namun sayang, penampilan mereka agak menurun di paruh kedua. Hasilnya, gawang Inter kebobolan pada menit 54 dan 69. (Baca juga: Klub Israel Taklukkan Inter Milan)
Usai pertandingan, Frank De Boer mengaku kecewa dengan permainan anak didiknya. Pelatih Inter itu tidak menyangka Hapoel dapat meraih kemenangan dengan cara yang mudah.
"Saya merasa bersalah pada para penonton yang sudah datang ke stadion. Kami kalah dan harus menganalisa jalannya pertandingan ini. Berkali-kali kami kehilangan bola dan bermain sangat ceroboh," ucap De Boer yang dikutip dari Football Italia.
"Saya kecewa sebab para pemain tak bisa mencetak gol. Padahal, kami punya banyak peluang untuk melakukannya. Tapi seperti yang saya bilang tadi, kami sering kecolongan bola dan Inter harus memperbaiki masalah ini. Kami harus bisa mengontrol jalannya pertandingan dan menciptakan lebih banyak peluang di laga berikutnya," lanjut pelatih asal Belanda tersebut.
Senada dengan De Boer, kekecewaan juga dirasakan Eder Citadin Martins. Striker 29 tahun itu menganggap bahwa ini jadi kekalahan terburuk di kubu I Nerazzurri.
"Ini kekalahan terburuk sepanjang karier saya di Inter Milan. Hasil ini sungguh memalukan," sesal Eder.
Setelah ini Inter harus menghadapi laga super berat. Minggu (17/9/2016), mereka harus melawan Juventus, juara Serie A Italia lima musim berturut-turut.
Inter sempat mendominasi jalannya laga di babak pertama. Namun sayang, penampilan mereka agak menurun di paruh kedua. Hasilnya, gawang Inter kebobolan pada menit 54 dan 69. (Baca juga: Klub Israel Taklukkan Inter Milan)
Usai pertandingan, Frank De Boer mengaku kecewa dengan permainan anak didiknya. Pelatih Inter itu tidak menyangka Hapoel dapat meraih kemenangan dengan cara yang mudah.
"Saya merasa bersalah pada para penonton yang sudah datang ke stadion. Kami kalah dan harus menganalisa jalannya pertandingan ini. Berkali-kali kami kehilangan bola dan bermain sangat ceroboh," ucap De Boer yang dikutip dari Football Italia.
"Saya kecewa sebab para pemain tak bisa mencetak gol. Padahal, kami punya banyak peluang untuk melakukannya. Tapi seperti yang saya bilang tadi, kami sering kecolongan bola dan Inter harus memperbaiki masalah ini. Kami harus bisa mengontrol jalannya pertandingan dan menciptakan lebih banyak peluang di laga berikutnya," lanjut pelatih asal Belanda tersebut.
Senada dengan De Boer, kekecewaan juga dirasakan Eder Citadin Martins. Striker 29 tahun itu menganggap bahwa ini jadi kekalahan terburuk di kubu I Nerazzurri.
"Ini kekalahan terburuk sepanjang karier saya di Inter Milan. Hasil ini sungguh memalukan," sesal Eder.
Setelah ini Inter harus menghadapi laga super berat. Minggu (17/9/2016), mereka harus melawan Juventus, juara Serie A Italia lima musim berturut-turut.
(bep)