Lampung Rebut Emas Karate setelah Jabar Gagal Turunkan Jagoannya

Rabu, 21 September 2016 - 11:12 WIB
Lampung Rebut Emas Karate...
Lampung Rebut Emas Karate setelah Jabar Gagal Turunkan Jagoannya
A A A
BANDUNG - Lampung berhasil merebut medali emas cabang karate nomor Kumite kelas di bawah 60 kg putra di PON XOX/2016 Jawa Barat. Hal tersebut diraih setelah tuan rumah urung menurunkan jagoannya, Imam Tauhid, yang terbentur aturan dari PB Forki.

Jabar sejatinya diunggulkan sebab berpeluang menurunkan Imam Tauhid, atlet karate peringkat tiga dunia. Namun atlet tersebut dipermasalahkan tim Jawa Tengah lantaran status mutasinya ke Jawa Barat masih terkendala izin dari pengurus cabang karate Jawa Tengah.

Ketua panitia pelaksana pertandingan cabor karate PON XIX, Andrian Tejakusuma, menuturkan, setelah melalui berbagai tahapan, Imam disahkan dan bisa berlaga di PON XIX sesuai dengan surat keputusan Dewan Hakim PB PON XIX dengan nomor 02/DH-PON XIX/2016 tertanggal 16 September 2016. Namun selang dua hari, keluar keputusan dengan nomor 03/DH-PON XIX/2016 tertanggal 18 September 2016 yang menganulir surat keputusan sebelumnya.

"Karena ada surat keputusan yang baru dari Dewan Hakim tersebut, keabsahan Imam Tauhid untuk berlaga di PON XIX dimentahkan oleh PB Forki. Dan sebagai panpel, kami taat pada putusan yang dikeluarkan Dewan Hakim tersebut," ujar Andrian seperti dilansir situs resmi PON, Rabu (21/9/2016)

‎Tidak berlaganya Imam di nomor kumite -60 kg jadi berkah untuk Lampung. Kontingennya, Suryadi, akhirnya menyabet medali emas setelah mengalahkan mengalahkan karateka Sulawesi Selatan Dhuhril Ramadhan di tatami 2 di Sabuga ITB, Jalan Tamansari Kota Bandung, Selasa (20/9/2016) malam. Sementara medali perunggu bersama di diraih Jamin Mandela Nainggolan dari Sumatera Utara dan Al Faris Tarleq dari DKI Jakarta.

Dari kelas di bawah 55 kg, Sumatera Utara meraih hasil yang lebih baik setelah Iwan Bidu Sirait merebut medali emas. Iwan mengalahkan karateka Sulawesi Tengah Alan Nuary Abdussama di final.‎ Medali perunggu bersama diraih atlet DKI Jakarta Deny Ardiansyah dan Garudha Mahameru L asal Jawa Tengah.

Karate sendiri akan memasuki partai terakhir hari ini, Rabu (21/9/2016). Masih ada dua medali emas yang diperebutkan dari nomor kumite beregu putra dan putri.
(mir)
Berita Terkait
Atlet Karate Sulsel...
Atlet Karate Sulsel Peraih Medali Emas di PON Papua Dapat Bonus Rp600 Juta
Kawinkan Medali Emas,...
Kawinkan Medali Emas, Karate Sulsel Cetak Sejarah di PON Papua
Atlet Karate Sulsel...
Atlet Karate Sulsel Optimistis Dibebankan 3 Emas di PON XX Papua 2021
Dua Finalis PON XIX...
Dua Finalis PON XIX Jawa Barat dan Maluku Utara Bertemu di Group B
Menpora Optimistis PON...
Menpora Optimistis PON XX Papua Lahirkan Atlet untuk Persiapan Olimpiade 2024
Tingkatkan Prestasi,...
Tingkatkan Prestasi, ASKI Kirimkan 23 Karateka ke Tokyo
Berita Terkini
Inggris vs Argentina:...
Inggris vs Argentina: Rival Lama Berebut Final
57 menit yang lalu
Tembus Final, Spanyol...
Tembus Final, Spanyol Auto Juara? Begini Rekor Mengilau Matador
2 jam yang lalu
Balague: Penampilan...
Balague: Penampilan Terbaik Spanyol yang Pernah Saya Lihat
2 jam yang lalu
Empat Tahun Persiapan...
Empat Tahun Persiapan Tim, Spanyol Akhirnya Tembus Final Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
William Saliba Cedera...
William Saliba Cedera Serius Saat Prancis Disingkirkan Spanyol
4 jam yang lalu
Mengapa Penalti Spanyol...
Mengapa Penalti Spanyol Tetap Sah Meski Lamine Yamal Diduga Handball?
5 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved