Ini yang Bisa Gagalkan Marquez Juara di Jepang
Rabu, 05 Oktober 2016 - 14:52 WIB
Ini yang Bisa Gagalkan Marquez Juara di Jepang
A
A
A
ARAGON - Marc Marquez dihadapkan pada perjudian untuk mengunci gelar juara Grand Prix Jepang, 16 Oktober mendatang. Mampukah The Baby Alien mewujudkannya? Sang pembalap pun beberkan hal apa saja yang bisa menjegalnya nanti.
Marquez jadi pembalap paling favorit juara musim ini. Membawa keunggulan 52 poin atas rival terdekatnya, Valentino Rossi, joki Repsol Honda secara matematis hanya butuh satu kemenangan lagi dari empat seri tersisa.
Balapan pertama Marquez untuk menuju gelarnya bakal dihelat di Sirkuit Motegi pekan depan. Jika bisa menang di sana, ia dipastikan mengunci gelar ketiganya di kelas premier, atau yang kelima di semua kelas (Moto3 dan Moto2). Namun dengan catatan, Rossi mesti gagal mendulang poin sama sekali.
Akan tetapi, bukan pekerjaan mudah bagi Marquez menang di Motegi. Selain karena Rossi bakal ngotot mengejar ketertinggalannya, hasil kurang memuaskan dalam beberapa tahun terakhir jadi penghalang sendiri.
Marquez pun dihadapkan pada situasi sulit. Di satu sisi ia ingin menang, namun banyak hal yang juga membuatnya tak tenang menanti hasil di Motegi. (Baca Juga: Paradoks Penampilan Marc Marquez di Sirkuit Motegi)
Untuk itu, Marquez mengaku sudah mendapat banyak wejangan. Salah satunya, ia diminta jangan terlalu memaksakan diri saat tampil di seri balap ke-15 nanti.
"Saya mendapat banyak masukan, tapi pada akhirnya yang terpenting adalah menikmati saat berada di atas motor dan selalu mendengarkan tim anda. Sebab jika anda tidak demikian, mustahil bisa jadi cepat," ucapnya kepada Crash, Rabu (5/10/2016).
"Anda mesti bersenang-senang, menikmatinya dan konsentrasi pada motor sendiri. Jangan pikirkan pembalap dan tim lain," tutupnya.
Marquez jadi pembalap paling favorit juara musim ini. Membawa keunggulan 52 poin atas rival terdekatnya, Valentino Rossi, joki Repsol Honda secara matematis hanya butuh satu kemenangan lagi dari empat seri tersisa.
Balapan pertama Marquez untuk menuju gelarnya bakal dihelat di Sirkuit Motegi pekan depan. Jika bisa menang di sana, ia dipastikan mengunci gelar ketiganya di kelas premier, atau yang kelima di semua kelas (Moto3 dan Moto2). Namun dengan catatan, Rossi mesti gagal mendulang poin sama sekali.
Akan tetapi, bukan pekerjaan mudah bagi Marquez menang di Motegi. Selain karena Rossi bakal ngotot mengejar ketertinggalannya, hasil kurang memuaskan dalam beberapa tahun terakhir jadi penghalang sendiri.
Marquez pun dihadapkan pada situasi sulit. Di satu sisi ia ingin menang, namun banyak hal yang juga membuatnya tak tenang menanti hasil di Motegi. (Baca Juga: Paradoks Penampilan Marc Marquez di Sirkuit Motegi)
Untuk itu, Marquez mengaku sudah mendapat banyak wejangan. Salah satunya, ia diminta jangan terlalu memaksakan diri saat tampil di seri balap ke-15 nanti.
"Saya mendapat banyak masukan, tapi pada akhirnya yang terpenting adalah menikmati saat berada di atas motor dan selalu mendengarkan tim anda. Sebab jika anda tidak demikian, mustahil bisa jadi cepat," ucapnya kepada Crash, Rabu (5/10/2016).
"Anda mesti bersenang-senang, menikmatinya dan konsentrasi pada motor sendiri. Jangan pikirkan pembalap dan tim lain," tutupnya.
(bbk)