Leicester City Dekati Zona Degradasi, Ranieri Berlakukan Situasi Darurat

Selasa, 22 November 2016 - 01:09 WIB
Leicester City Dekati...
Leicester City Dekati Zona Degradasi, Ranieri Berlakukan Situasi Darurat
A A A
LONDON - Pelatih Leicester City, Claudio Ranieri, memberlakukan situasi darurat. The Tinkerman ingin armadanya segera bertindak agar The Foxes tidak terjerembab ke zona degradasi.

Sejak era Liga Primer bergulir pada 1992/1993, belum pernah ada tim juara yang turun kasta pada musim berikutnya. Meski gagal mempertahankan gelar, mereka setidaknya terhindar dari degradasi.

Dan, Leicester berpotensi jadi tim pertama yang merasakannya. Setelah bikin sejarah dengan merajai Inggris untuk pertama kalinya pada musim lalu, Pasukan Rubah kini terancam turun ke Championships.

Itu bisa saja terjadi karena Leicester saat ini terdampar di posisi 14 klasemen sementara dengan 12 angka. Akibat kekalahan 1-2 dari Watford, Jamie Vardy dkk sekarang terpaut dua angka dari zona merah.

“Kami begitu dekat dengan zona degradasi. Karena itu kami harus segera bereaksi. Saya sudah prediksi kami akan mengalami kesulitan (pada musim ini), tapi saya tidak mengira separah ini. Semula saya berpikir kami bisa meraih lebih banyak angka,” ucap Ranieri, dilansir skysport.

Leicester kini tidak lagi bermimpi mempertahankan gelar. Dengan tertinggal 16 angka dari Chelsea selaku pemimpin klasemen, Leicester sudah tersingkir dari persaingan. Prioritas mereka kini berusaha agar terus meramaikan Liga Primer pada musim depan.

“Cemas? Tidak terlalu. Tapi, musim lalu saya selalu mengawasi apa yang ada di belakang saya. Musim ini juga saya selalu memantau apa yang terjadi di belakang saya,” sambung arsitek asal Italia itu.

Ini bukan pertama kalinya Leicester menghadapi masalah rumit. Setelah mendapat promosi, Leicester terseok-seok pada musim 2014/2015. Kondisi saat itu bahkan lebih buruk ketimbang sekarang.

Leicester pernah anjlok ke posisi 20 pada pekan ke-13 sampai pekan ke-31. Mereka sempat diyakini bakal terdegradasi. Tapi, Leicester mampu meraih banyak angka dan akhirnya merebut posisi 14.

“Kondisi ini masih normal setelah tim seperti Leicester memenangi Liga Primer. Sekarang, kami harus tetap kompak dan bersatu. Kami harus terus bekerja keras. Karena itu satu-satunya obat untuk menyembuhkan penyakit ini,” pungkas Ranieri.
(mir)
Berita Terkait
Mohamed Salah Gagal...
Mohamed Salah Gagal Penalti, Liverpool Keok di Markas Leicester City
Permalukan Leicester...
Permalukan Leicester City, Manchester United Ukir Tiga Kemenangan Beruntun
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Manchester City Gunduli Leicester City 3-1
Juergen Klopp Waspadai...
Juergen Klopp Waspadai Kedatangan Leicester City
Juergen Klopp Ingin...
Juergen Klopp Ingin Liverpool Waspadai Kebangkitan Leicester City
Hasil Liga Inggris Leicester...
Hasil Liga Inggris Leicester City vs Arsenal: The Gunners Jauhi Manchester City
Berita Terkini
345 Karateka Ambil Bagian...
345 Karateka Ambil Bagian di Kejuaraan Porkot Jakarta Pusat 2026, Ajang Seleksi Bibit Atlet Porprov
4 jam yang lalu
Rodri Bungkam Mulut...
Rodri Bungkam Mulut Ronaldo dengan Trofi Piala Dunia 2026 dan Golden Ball
4 jam yang lalu
32 Negara Siap Meriahkan...
32 Negara Siap Meriahkan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
4 jam yang lalu
Masalah Klasik Lagi,...
Masalah Klasik Lagi, Justin Hubner Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
5 jam yang lalu
IOC Tolak Investigasi...
IOC Tolak Investigasi Presiden FIFA atas Kontroversi Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina diPiala Dunia 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Manchester City Gagal...
Manchester City Gagal Juara Piala FA, Pep di Ujung Tanduk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved