Tampil di Laga Golovkin, Chocolatito Belum Tentukan Lawan
Jum'at, 06 Januari 2017 - 15:24 WIB
Tampil di Laga Golovkin, Chocolatito Belum Tentukan Lawan
A
A
A
NEW YORK - Petinju pound-for-pound terbaik saat ini, Roman Gonzalez dijadwalkan menjalani duel mempertahankan sabuk juara kelas bantam junior atau terbang super versi WBC pada Maret mendatang.
Penampilan petinju berjuluk Chocolatito kemungkinan besar menjadi bagian dari duel unifikasi antara juara kelas menengah IBF/IBO/WBC, Gennady "GGG" Golovkin versus juara WBA, Daniel "Miracle Man" Jacobs di Madison Square Garden, New York, Amerika Serikat, 19 Maret 2017.
Menurut manajer Gonzalez, Carlon Blandon, juara dunia empat kali dari Nikaragua akan memilih tanggal 15 Januari 2016 sebagai pengumuman lawan yang akan dihadapi.
Belum diberitahukannya siapa lawan yang akan dihadapi, membuat publik tinju penasaran, kira-kira siapa nanti yang akan berada dalam satu ring dengan Gonzalez. Terdapat perkiraan jika prioritas pertarungan Gonzalez nanti adalah duel ulang versus Carlos Cuadras. Namun demikian, segala sesuatu masih bisa terjadi.
Sejauh ini, kubu Cuadras sendiri masih belum mendapat pemberitahuan apapun terkait kesepakatan duel ulang melawan Gonzalez, yang itu mengindikasikan bahwa belum terjadi kesepakatan untuk berlaga.
Apabila nama Cuadras tersisih, masih ada sejumlah nama lain yang cukup layak untuk ditemui Gonzalez, seperti juara WBA Super, Juan Francisco Estrada dari Meksiko; juara WBO asal Jepang, Naoya Inoue; atau bisa juga penantang wajib WBC, Wisaksil Wangek alias Srisaket Sor Rungvisai dari Thailand.
Akan tetapi, menilik penyataan Presiden WBC, Mauricio Sulaiman, baru-baru ini, tampaknya Gonzalez mesti memenuhi komitmen wajib untuk Wisaksil Wangek. "Jika (Gonzalez) tidak melakoni duel ulang dengan Cuadras, maka dia harus membuat duel mempertahankan gelar wajib," ucap Sulaiman, dikutip Boxing Scene, Kamis (5/1).
Menarik untuk dinantikan, siapa yang bakal dipilih kubu Gonzalez untuk pertarungan terdekatnya, karena segala kemungkinan masih bisa terjadi hingga keputusan final dibuat.
Penampilan petinju berjuluk Chocolatito kemungkinan besar menjadi bagian dari duel unifikasi antara juara kelas menengah IBF/IBO/WBC, Gennady "GGG" Golovkin versus juara WBA, Daniel "Miracle Man" Jacobs di Madison Square Garden, New York, Amerika Serikat, 19 Maret 2017.
Menurut manajer Gonzalez, Carlon Blandon, juara dunia empat kali dari Nikaragua akan memilih tanggal 15 Januari 2016 sebagai pengumuman lawan yang akan dihadapi.
Belum diberitahukannya siapa lawan yang akan dihadapi, membuat publik tinju penasaran, kira-kira siapa nanti yang akan berada dalam satu ring dengan Gonzalez. Terdapat perkiraan jika prioritas pertarungan Gonzalez nanti adalah duel ulang versus Carlos Cuadras. Namun demikian, segala sesuatu masih bisa terjadi.
Sejauh ini, kubu Cuadras sendiri masih belum mendapat pemberitahuan apapun terkait kesepakatan duel ulang melawan Gonzalez, yang itu mengindikasikan bahwa belum terjadi kesepakatan untuk berlaga.
Apabila nama Cuadras tersisih, masih ada sejumlah nama lain yang cukup layak untuk ditemui Gonzalez, seperti juara WBA Super, Juan Francisco Estrada dari Meksiko; juara WBO asal Jepang, Naoya Inoue; atau bisa juga penantang wajib WBC, Wisaksil Wangek alias Srisaket Sor Rungvisai dari Thailand.
Akan tetapi, menilik penyataan Presiden WBC, Mauricio Sulaiman, baru-baru ini, tampaknya Gonzalez mesti memenuhi komitmen wajib untuk Wisaksil Wangek. "Jika (Gonzalez) tidak melakoni duel ulang dengan Cuadras, maka dia harus membuat duel mempertahankan gelar wajib," ucap Sulaiman, dikutip Boxing Scene, Kamis (5/1).
Menarik untuk dinantikan, siapa yang bakal dipilih kubu Gonzalez untuk pertarungan terdekatnya, karena segala kemungkinan masih bisa terjadi hingga keputusan final dibuat.
(nug)