Tanpa Trial, Duo Legiun Asing Arema Langsung Tanda Tangan Kontrak
Selasa, 24 Januari 2017 - 16:04 WIB
Tanpa Trial, Duo Legiun Asing Arema Langsung Tanda Tangan Kontrak
A
A
A
MALANG - Dua pemain asing yang ditunggu Arema FC akhirnya datang. Arthur Cunha Da Rocha dan Felipe Bertoldo tiba di Malang, Senin (23/1/2017). Mereka langsung latihan dan menandatangani kontrak berdurasi semusim di depan General Manager Arema FC Ruddy Widodo.
Cunha dan Bertoldo berdarah berdarah Brasil yang berposisi sebagai bek dan gelandang. Bedanya, Cunha masih sebagai warga Brasil, sedangkan Bertoldo sudah mengantongi paspor Timor Leste.
sejauh ini masih dalam proses adaptasi. Terutama kondisi kebugaran yang masih belum sempurna setelah menempuh perjalanan jauh dari kampung halamannya. Meski begitu, kedua pemain langsung dibawa ke Purbalingga pada Selasa (24/1/2017) untuk laga ujicoba kontra Persibangga Selection pada 26 Januari mendatang.
Arema FC merasa sudah mengetahui kualitas keduanya sehingga tidak memakai sistem trial, namun langsung menyodorkan klausul kontrak. "Kedua pemain langsung menandatangani kontrak karena kami sudah tahu kualitas mereka," kata Ruddy Widodo.
Pelatih Arema FC Aji Santoso pun mengamini. Menurutnya kehadiran Cunha dan Bertoldo akan memberikan kekuatan tersendiri, apalagi mereka sudah mengenal atmosfer sepak bola Indonesia. Baik Cunha maupun Bertoldo pernah berkostum Mitra Kukar.
"Saya tahu kualitas keduanya dan memang sekarang ini masih tahap adaptasi dengan kebugaran setelah menempuh perjalanan jauh. Tapi dengan latihan rutin dan ujicoba, saya yakin mereka akan secepatnya kembali ke kondisi terbaik," jelas Aji Santoso.
Rekrumen Felipe Bertoldo sempat diragukan karena ada kabar yang menyebutkan kewarganegaraan Timor Leste dicabut. Tapi, sang pemain mengonfirmasi statusnya aman. "Saya masih boleh memperkuat klub, meski dilarang bermain untuk Timor Leste (tim nasional)," kata Bertoldo.
Hukuman dari AFC menurutnya hanya larangan bermain untuk tim nasional Timor Leste saja. Tapi, untuk level klub, sebanyak 12 pemain tetap dibolehkan bermain. "Karena itulah saya datang ke sini untuk memperkuat Arema FC," tambahnya.
Sementara itu, untuk pemain asing, Singo Edan tinggal menunggu Esteban Vizcarra yang belum juga datang ke Malang. Diperkirakan akhir bulan ini pemain Argentina yang menjadi satu-satunya skuat asing yang dipertahankan itu bakal datang ke Malang.
Aji Santoso juga mengatakan masih terus kontak dengan Esteban Vizcarra dan rencananya akan ke Malang. Arema FC berharap Esteban benar-benar datang dan teken kontrak baru, tidak seperti Raphael Maitimo yang akhirnya tidak kembali lagi ke Malang.
Cunha dan Bertoldo berdarah berdarah Brasil yang berposisi sebagai bek dan gelandang. Bedanya, Cunha masih sebagai warga Brasil, sedangkan Bertoldo sudah mengantongi paspor Timor Leste.
sejauh ini masih dalam proses adaptasi. Terutama kondisi kebugaran yang masih belum sempurna setelah menempuh perjalanan jauh dari kampung halamannya. Meski begitu, kedua pemain langsung dibawa ke Purbalingga pada Selasa (24/1/2017) untuk laga ujicoba kontra Persibangga Selection pada 26 Januari mendatang.
Arema FC merasa sudah mengetahui kualitas keduanya sehingga tidak memakai sistem trial, namun langsung menyodorkan klausul kontrak. "Kedua pemain langsung menandatangani kontrak karena kami sudah tahu kualitas mereka," kata Ruddy Widodo.
Pelatih Arema FC Aji Santoso pun mengamini. Menurutnya kehadiran Cunha dan Bertoldo akan memberikan kekuatan tersendiri, apalagi mereka sudah mengenal atmosfer sepak bola Indonesia. Baik Cunha maupun Bertoldo pernah berkostum Mitra Kukar.
"Saya tahu kualitas keduanya dan memang sekarang ini masih tahap adaptasi dengan kebugaran setelah menempuh perjalanan jauh. Tapi dengan latihan rutin dan ujicoba, saya yakin mereka akan secepatnya kembali ke kondisi terbaik," jelas Aji Santoso.
Rekrumen Felipe Bertoldo sempat diragukan karena ada kabar yang menyebutkan kewarganegaraan Timor Leste dicabut. Tapi, sang pemain mengonfirmasi statusnya aman. "Saya masih boleh memperkuat klub, meski dilarang bermain untuk Timor Leste (tim nasional)," kata Bertoldo.
Hukuman dari AFC menurutnya hanya larangan bermain untuk tim nasional Timor Leste saja. Tapi, untuk level klub, sebanyak 12 pemain tetap dibolehkan bermain. "Karena itulah saya datang ke sini untuk memperkuat Arema FC," tambahnya.
Sementara itu, untuk pemain asing, Singo Edan tinggal menunggu Esteban Vizcarra yang belum juga datang ke Malang. Diperkirakan akhir bulan ini pemain Argentina yang menjadi satu-satunya skuat asing yang dipertahankan itu bakal datang ke Malang.
Aji Santoso juga mengatakan masih terus kontak dengan Esteban Vizcarra dan rencananya akan ke Malang. Arema FC berharap Esteban benar-benar datang dan teken kontrak baru, tidak seperti Raphael Maitimo yang akhirnya tidak kembali lagi ke Malang.
(sha)