Nadal Senang Bentrok dengan Federer di Final
Sabtu, 28 Januari 2017 - 12:54 WIB
Nadal Senang Bentrok dengan Federer di Final
A
A
A
MELBOURNE - Final Grand Slam Australia Terbuka 2017 akan mempertontonkan duel klasik Roger Federer versus Rafael Nadal pada Minggu (29/1/2017) sore WIB. Ini akan menjadi pertemuan ke-25 buat kedua petenis hebat di dunia.
Federer melaju ke final lebih dulu usai mempermalukan Stanislas Wawrinka dengan pertarungan sengit lima set 7-5, 6-3, 1-6, 4-6, dan 6-3. Nasib sama juga dirasakan Nadal ketika petenis kidal asal Spanyol ini harus bersusah payah merebut tiket partai puncak melawan Grigor Dimitrov.
Pasalnya, Nadal harus memeras keringatnya melalui pertarungan sengit lima set 6-3, 5-7, 7-6, 6-7, dan 6-4. Jika mengacu pada kondisi fisik, tentunya petenis veteran asal Swiss lebih baik ketimbang Nadal.
"Pertama-tama, saya berharap untuk bisa mengembalikan kebugaran dengan cepat," jelas Nadal seperti dikutip New York Times, Sabtu (28/1/2017).
"Saya merasa khusus bisa bermain dengan Roger di final grand slam, saya tidak bisa berbohong. Itu bagus, kami dipertemukan di sini. Ini tidak hanya menarik bagi saya, kedua petenis, tapi juga ini membuktikan bahwa kami masih bisa berjuang untuk turnamen bergengsi seperti ini," ungkap petenis yang mendapat julukan sebagai raja tanah liat.
Federer melaju ke final lebih dulu usai mempermalukan Stanislas Wawrinka dengan pertarungan sengit lima set 7-5, 6-3, 1-6, 4-6, dan 6-3. Nasib sama juga dirasakan Nadal ketika petenis kidal asal Spanyol ini harus bersusah payah merebut tiket partai puncak melawan Grigor Dimitrov.
Pasalnya, Nadal harus memeras keringatnya melalui pertarungan sengit lima set 6-3, 5-7, 7-6, 6-7, dan 6-4. Jika mengacu pada kondisi fisik, tentunya petenis veteran asal Swiss lebih baik ketimbang Nadal.
"Pertama-tama, saya berharap untuk bisa mengembalikan kebugaran dengan cepat," jelas Nadal seperti dikutip New York Times, Sabtu (28/1/2017).
"Saya merasa khusus bisa bermain dengan Roger di final grand slam, saya tidak bisa berbohong. Itu bagus, kami dipertemukan di sini. Ini tidak hanya menarik bagi saya, kedua petenis, tapi juga ini membuktikan bahwa kami masih bisa berjuang untuk turnamen bergengsi seperti ini," ungkap petenis yang mendapat julukan sebagai raja tanah liat.
(sha)