4 Pelatih di Liga Inggris yang Terancam Copot Jabatan pada Akhir Musim
Senin, 06 Maret 2017 - 18:22 WIB
4 Pelatih di Liga Inggris yang Terancam Copot Jabatan pada Akhir Musim
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah pelatih yang berkarier di Liga Primer Inggris sedang berada dalam situasi tidak menguntungkan. Jika prestasi tim asuhannya tak sesuai harapan, mereka harus siap-siap angkat kaki di akhir musim 2016/2017.
Memasuki pekan ke-27, setidaknya ada empat nama yang kariernya sedang terancam. Jika tak mampu memenuhi target, mereka bisa saja mendapat surat pemecatan atau tidak ditawari perpanjangan kontrak.
Berikut keempat pelatih tersebut;
1. Arsene Wenger
![4 Pelatih di Liga Inggris yang Terancam Copot Jabatan pada Akhir Musim]()
Protes keras dilancarkan pendukung Arsenal atas merosotnya prestasi tim kebanggaan mereka di tangan Arsene Wenger. Pelatih 67 tahun itu dianggap sudah tidak pantas lagi menangani skuat Meriam London.
Dalam sejumlah kesempatan, fans Arsenal terlihat membentangkan spanduk yang berisi pesan agar Wenger segera dipecat. Mereka kecewa sebab pelatih asal Prancis itu gagal membawa Arsenal juara di berbagai ajang bergengsi.
Terakhir kali Arsenal mendapatkan trofi terjadi pada musim 2015/2016 lalu. Ketika itu Arsenal menjuarai ajang Community Shield. Setahun sebelumnya, mereka sukses membawa pulang gelar Piala FA.
Namun dua pencapaian itu tidak cukup untuk menghibur fans Arsenal. Mereka ingin agar Alexis Sanchez dan kawan-kawan juara Liga Primer Inggris serta Liga Champions Eropa. Namun peluang mereka di dua ajang tersebut terbilang berat. Pada pentas Liga Primer, Arsenal masih terpaku di urutan lima klasemen. Sedangkan di Liga Champions, langkah The Gunners terancam pupus pada babak 16 besar. Sebab mereka kalah aggregat 1-5 dari Bayern Muenchen dan bukan tugas mudah untuk membalikkannya.
Jika Wenger gagal memenuhi target, kemungkinan kontraknya yang kadaluarsa pada 30 Juni 2017 tidak akan diperbaharui oleh manajemen klub. Untuk menggantikannya, tim yang bermarkas di Emirates Stadium itu mengincar Eddie Howe (Bournemouth) dan Massimiliano Allegri (Juventus).
2. David Moyes
![4 Pelatih di Liga Inggris yang Terancam Copot Jabatan pada Akhir Musim]()
Pelatih kebangsaan Skotlandia ini tidak mampu membawa Sunderland lepas dari cengkraman zona degradasi. Hingga pekan ke-27, The Black Cats masih terbenam di dasar klasemen dengan kepemilikan 19 poin.
Sunderland mempekerjakan Moyes pada Juli 2016. Eks pelatih Manchester United itu disodori kontrak berdurasi empat tahun. Pihak klub berharap Moyes bisa memperbaiki prestasi Sunderland yang musim lalu nyaris terdepak dari ajang Liga Primer Inggris.
Namun prestasi Moyes di musim pertamanya sangatlah negatif. Jika tak ada perubahan, besar kemungkinan ia akan mendapat surat pemecatan.
3. Marco Silva
![4 Pelatih di Liga Inggris yang Terancam Copot Jabatan pada Akhir Musim]()
Karier Marco Silva sebagai pelatih Hull City juga tidak aman. Sebab tim asuhannya masih menghuni zona degradasi.
Sejauh ini The Tigers baru mengumpulkan 21 poin. Apabila terdegradasi, kontrak Silva yang berakhir pada 30 Juni 2017 nampaknya tak akan diperpanjang. Tapi jika Hull City selamat dan melanjutkan kiprahnya pada Liga Primer Inggris musim depan, ada peluang bagi Silva untuk dipertahankan.
4. Craig Shakespeare
![4 Pelatih di Liga Inggris yang Terancam Copot Jabatan pada Akhir Musim]()
Beban berat dirasakan oleh Craig Shakespeare. Meski sudah memberikan dua kemenangan untuk Leicester City, nasibnya masih belum aman sebab pihak klub ingin mendatangkan pelatih yang lebih berpengalaman.
Saat ini Leicester ada di posisi 15 klasemen Liga Primer Inggris. Sedangkan di Liga Champions, The Foxes masih memiliki asa untuk melanjutkan langkahnya ke babak perempat final. Jika penampilan tim di dua ajang tersebut memuaskan, Shakespeare kemungkinan dipertahankan. Namun jika sebaliknya, ia terancam melepas jabatannya sebagai pelatih interim.
Memasuki pekan ke-27, setidaknya ada empat nama yang kariernya sedang terancam. Jika tak mampu memenuhi target, mereka bisa saja mendapat surat pemecatan atau tidak ditawari perpanjangan kontrak.
Berikut keempat pelatih tersebut;
1. Arsene Wenger

Protes keras dilancarkan pendukung Arsenal atas merosotnya prestasi tim kebanggaan mereka di tangan Arsene Wenger. Pelatih 67 tahun itu dianggap sudah tidak pantas lagi menangani skuat Meriam London.
Dalam sejumlah kesempatan, fans Arsenal terlihat membentangkan spanduk yang berisi pesan agar Wenger segera dipecat. Mereka kecewa sebab pelatih asal Prancis itu gagal membawa Arsenal juara di berbagai ajang bergengsi.
Terakhir kali Arsenal mendapatkan trofi terjadi pada musim 2015/2016 lalu. Ketika itu Arsenal menjuarai ajang Community Shield. Setahun sebelumnya, mereka sukses membawa pulang gelar Piala FA.
Namun dua pencapaian itu tidak cukup untuk menghibur fans Arsenal. Mereka ingin agar Alexis Sanchez dan kawan-kawan juara Liga Primer Inggris serta Liga Champions Eropa. Namun peluang mereka di dua ajang tersebut terbilang berat. Pada pentas Liga Primer, Arsenal masih terpaku di urutan lima klasemen. Sedangkan di Liga Champions, langkah The Gunners terancam pupus pada babak 16 besar. Sebab mereka kalah aggregat 1-5 dari Bayern Muenchen dan bukan tugas mudah untuk membalikkannya.
Jika Wenger gagal memenuhi target, kemungkinan kontraknya yang kadaluarsa pada 30 Juni 2017 tidak akan diperbaharui oleh manajemen klub. Untuk menggantikannya, tim yang bermarkas di Emirates Stadium itu mengincar Eddie Howe (Bournemouth) dan Massimiliano Allegri (Juventus).
2. David Moyes

Pelatih kebangsaan Skotlandia ini tidak mampu membawa Sunderland lepas dari cengkraman zona degradasi. Hingga pekan ke-27, The Black Cats masih terbenam di dasar klasemen dengan kepemilikan 19 poin.
Sunderland mempekerjakan Moyes pada Juli 2016. Eks pelatih Manchester United itu disodori kontrak berdurasi empat tahun. Pihak klub berharap Moyes bisa memperbaiki prestasi Sunderland yang musim lalu nyaris terdepak dari ajang Liga Primer Inggris.
Namun prestasi Moyes di musim pertamanya sangatlah negatif. Jika tak ada perubahan, besar kemungkinan ia akan mendapat surat pemecatan.
3. Marco Silva

Karier Marco Silva sebagai pelatih Hull City juga tidak aman. Sebab tim asuhannya masih menghuni zona degradasi.
Sejauh ini The Tigers baru mengumpulkan 21 poin. Apabila terdegradasi, kontrak Silva yang berakhir pada 30 Juni 2017 nampaknya tak akan diperpanjang. Tapi jika Hull City selamat dan melanjutkan kiprahnya pada Liga Primer Inggris musim depan, ada peluang bagi Silva untuk dipertahankan.
4. Craig Shakespeare

Beban berat dirasakan oleh Craig Shakespeare. Meski sudah memberikan dua kemenangan untuk Leicester City, nasibnya masih belum aman sebab pihak klub ingin mendatangkan pelatih yang lebih berpengalaman.
Saat ini Leicester ada di posisi 15 klasemen Liga Primer Inggris. Sedangkan di Liga Champions, The Foxes masih memiliki asa untuk melanjutkan langkahnya ke babak perempat final. Jika penampilan tim di dua ajang tersebut memuaskan, Shakespeare kemungkinan dipertahankan. Namun jika sebaliknya, ia terancam melepas jabatannya sebagai pelatih interim.
(bep)