Waduh, Guardiola Ngaku Kesulitan Tangani Manchester City
Minggu, 19 Maret 2017 - 19:07 WIB
Waduh, Guardiola Ngaku Kesulitan Tangani Manchester City
A
A
A
MANCHESTER - Josep Guardiola mengaku kesulitan menangani Manchester City. Pada musim pertamanya, ia sudah kehilangan gelar Liga Champions Eropa dan Piala Liga Inggris.
Kini hanya tersisa dua gelar yang masih bisa didapatkan Sergio Aguero Cs. Pada Liga Primer Inggris, City ada di posisi tiga dengan mengantongi 56 poin. Sedangkan di Piala FA, mereka lolos ke babak semifinal dan akan menghadapi Arsenal.
Menurut Guardiola, tantangan melatih City lebih berat ketimbang di Barcelona dan Bayern Muenchen. Saat menangani dua klub tersebut, Guardiola terbilang sukses karena langsung juara di musim pertamanya. Namun hal itu belum tentu terjadi di skuat The Citizens. Guardiola butuh banyak waktu untuk menjadikan City sebagai tim yang lebih kompetitif.
"Butuh waktu lebih lama untuk menjadikan tim ini seperti yang saya inginkan. Klub-klub sebelumnya sudah lebih dekat (dengan keinginan saya). Tapi di sini butuh banyak waktu untuk melakukan itu," ungkap pelatih 46 tahun tersebut.
"Meski demikian, situasi inilah yang saya suka. Sepanjang karier saya sebagai pelatih, baru kali ini saya merasakan kondisi demikian. Bersama klub lainnya saya hanya merasa beruntung," tambahnya yang dilansir oleh Sky Sports.
Guardiola ingin tinggal lebih lama di kubu Manchester Biru. Dengan modal pengetahuan yang dimilikinya, ia yakin dapat menjadikan City lebih baik dari Barcelona dan Bayern Muenchen.
"Saya ingin membantu mengembangkan tim ini. Bukan hanya soal gelar, tapi juga cara bermainnya. Ini jelas sangat penting. Saya mencintai klub ini dan ingin berada di sini untuk jangka waktu yang panjang. Barcelona dan Bayern Muenchen lebih cepat beradaptasi dengan gaya sepak bola yang saya inginkan. Tapi di sini tidak. Butuh banyak waktu untuk melakukan itu," jelasnya.
Sebagai tim besar yang dihuni banyak pemain bintang dunia, sudah sewajarnya jika City menuntut gelar juara pada pelatih kebangsaan Spanyol tersebut. Sebelum kontraknya usai pada 30 Juni 2019 mendatang, Guardiola tentu harus memenuhi tuntutan klub. Sebab jika tidak, bisa saja kariernya berakhir lebih cepat.
Kini hanya tersisa dua gelar yang masih bisa didapatkan Sergio Aguero Cs. Pada Liga Primer Inggris, City ada di posisi tiga dengan mengantongi 56 poin. Sedangkan di Piala FA, mereka lolos ke babak semifinal dan akan menghadapi Arsenal.
Menurut Guardiola, tantangan melatih City lebih berat ketimbang di Barcelona dan Bayern Muenchen. Saat menangani dua klub tersebut, Guardiola terbilang sukses karena langsung juara di musim pertamanya. Namun hal itu belum tentu terjadi di skuat The Citizens. Guardiola butuh banyak waktu untuk menjadikan City sebagai tim yang lebih kompetitif.
"Butuh waktu lebih lama untuk menjadikan tim ini seperti yang saya inginkan. Klub-klub sebelumnya sudah lebih dekat (dengan keinginan saya). Tapi di sini butuh banyak waktu untuk melakukan itu," ungkap pelatih 46 tahun tersebut.
"Meski demikian, situasi inilah yang saya suka. Sepanjang karier saya sebagai pelatih, baru kali ini saya merasakan kondisi demikian. Bersama klub lainnya saya hanya merasa beruntung," tambahnya yang dilansir oleh Sky Sports.
Guardiola ingin tinggal lebih lama di kubu Manchester Biru. Dengan modal pengetahuan yang dimilikinya, ia yakin dapat menjadikan City lebih baik dari Barcelona dan Bayern Muenchen.
"Saya ingin membantu mengembangkan tim ini. Bukan hanya soal gelar, tapi juga cara bermainnya. Ini jelas sangat penting. Saya mencintai klub ini dan ingin berada di sini untuk jangka waktu yang panjang. Barcelona dan Bayern Muenchen lebih cepat beradaptasi dengan gaya sepak bola yang saya inginkan. Tapi di sini tidak. Butuh banyak waktu untuk melakukan itu," jelasnya.
Sebagai tim besar yang dihuni banyak pemain bintang dunia, sudah sewajarnya jika City menuntut gelar juara pada pelatih kebangsaan Spanyol tersebut. Sebelum kontraknya usai pada 30 Juni 2019 mendatang, Guardiola tentu harus memenuhi tuntutan klub. Sebab jika tidak, bisa saja kariernya berakhir lebih cepat.
(bep)