Habis Kecam ARRC dan Yamaha, Mantan Pembalap MotoGP Minta Maaf

Sabtu, 22 April 2017 - 00:01 WIB
Habis Kecam ARRC dan...
Habis Kecam ARRC dan Yamaha, Mantan Pembalap MotoGP Minta Maaf
A A A
BURIRAM - Usai marah-marah karena gelarnya dicopot oleh FIM Asia dan panitia lomba ARRC Thailand 2017. Pembalap Team Akeno Speed Racing, Anthony West, akhirnya melontarkan permintaan maaf kepada Asia Road Racing Championship (ARRC) perihal diskualifikasinya dalam lomba di Sirkuit Buriram.

Ya, seperti diketahui pada dua lomba seri kedua ARRC 2017 di Sirkuit Buriram, Thailand (14-15 April). West finis ketiga pada Race 1 dan memenangi Race 2 kelas SuperSports 600cc (SS600) akhir pekan lalu. Namun, ia lalu didiskualifikasi karena melakukan pelanggaran teknis.

Tak terima dengan keputusan ofisial yang mendiskualifikasinya, West mengecam keras ARRC, dan bahwa menuduh Yamaha Thailand berbuat curang. Kecaman itu tentu saja mendapat respons dari Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) Asia.

FIM Asia menyatakan, bahwa Team Akeno Speed Racing menolak motornya diperiksa di parc ferme untuk scrutineering pasca-balapan. Hal ini dianggap bentuk pelanggaran teknis, dan karenanya mantan pembalap MotoGP dan Moto2 itu didiskualifikasi dari dua balapan.

“Saya ingin meminta maaf kepada ARRC dan penyelenggara karena menganggapnya sebagai kejuaraan yang korup. Sebagai seorang pria, saya tidak pernah suka menuduh seseorang tentang apapun dan saya merasa frustrasi karena situasi panas, yang mana sebagai pembalap profesional saya tahu tidak boleh melakukannya,” tulis West di media sosial, Kamis (20/4) seperti dilaporkan Motorsport.

Lebih lanjut pembalap 35 tahun asal Australia itu melanjutkan permintaan maafnya: “Tim tidak melepas camshaft dan saya salah informasi. Saya juga ingin meminta maaf kepada Yamaha Thailand atas pernyataan, bahwa mereka ikut terlibat dalam diskualifikasi saya, yang kini telah ditunjukkan bukan itu masalahnya.”
Anthony West (Akeno Racing Yamaha) pada lomba ARRC Thailand 2017 di Sirkuit Buriram. (Foto-wp)
“Kapan pun Anda berkompetisi, Anda akan berkonflik. Saya ingin tim dan ARRC untuk duduk bersama dan menyelesaikan perbedaan mereka. Saya di sini untuk balap motor dan menang. Hanya itu yang ingin saya fokuskan.”

“Saya menyadari, saya adalah panutan bagi banyak fans muda di luar sana dan saya tidak ingin mengirimkan mereka pesan buruk. Saya ingin membantu anak-anak sebanyak mungkin, dan menjadi panutan yang baik adalah cara lain untuk melakukan ini.”

“Saya yakin kita semua bisa belajar dari ini untuk masa depan, serta melangkah maju dan memperbaikinya agar tidak terulang. Sekali lagi, terima kasih atas semua dukungan Anda dan sampai jumpa di seri berikutnya.”
(sbn)
Berita Terkait
InJourney Komitmen Sukseskan...
InJourney Komitmen Sukseskan Gelaran ARRC dan MotoGP 2023, Intip Harga Tiketnya
ARRC dan MotoGP 2023...
ARRC dan MotoGP 2023 Bakal Digelar di Sirkuit Mandalika, Erick Thohir: Bagian Pemulihan Ekonomi
Arbi Aditama dan Astra...
Arbi Aditama dan Astra Honda Juara Asia ARRC AP250
Yamaha Racing Indonesia...
Yamaha Racing Indonesia Siap Tancap Gas di ARRC 2024 Mandalika
Misi Yamaha Racing Indonesia...
Misi Yamaha Racing Indonesia Bawa Pulang Kemenangan dari ARRC Jepang
Libas Pembalap Honda,...
Libas Pembalap Honda, Faerozi Juara ARRC 2024 Mandalika
Berita Terkini
FIFA Izinkan Pemain...
FIFA Izinkan Pemain Amerika Serikat yang Dikartu Merah Tampil Lawan Belgia?
1 jam yang lalu
Paraguay Bak Main Tarkam...
Paraguay Bak Main Tarkam di Piala Dunia 2026, Orlando Gill: Bola Boleh Lewat, Kaki Jangan!
2 jam yang lalu
Teror Petasan Sasar...
Teror Petasan Sasar Hotel Pemain Timnas Inggris Jelang Lawan Meksiko
3 jam yang lalu
Messi Puji Penampilan...
Messi Puji Penampilan Kiper Fenomenal Cape Verde di Piala Dunia 2026, Vozinha: Kata-katanya Sangat Berarti
4 jam yang lalu
Aroma Janggal Laga Prancis...
Aroma Janggal Laga Prancis vs Paraguay: 30 Pelanggaran Tanpa Kartu Kuning
10 jam yang lalu
Lionel Messi Gunakan...
Lionel Messi Gunakan Trik Curang Saat Loloskan Argentina ke 16 Besar Piala Dunia 2026?
15 jam yang lalu
Infografis
Jaminan Kesehatan Mantan...
Jaminan Kesehatan Mantan Menteri dan Keluarganya Jadi Beban APBN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved