Atlet Paralimpik Sulsel Minta Perhatian Pemerintah

Kamis, 27 April 2017 - 00:30 WIB
Atlet Paralimpik Sulsel...
Atlet Paralimpik Sulsel Minta Perhatian Pemerintah
A A A
MAKASSAR - Atlet paralimpik Sulawesi Selatan (Sulsel) meminta perhatian pemerintah. Terutama soal pembagian tali asih/bonus untuk kontingen yang tampil di PON dan Peparnas Jabar, September 2016.

Itu karena atlet yang meraih medali pada ajang itu belum menerima pembagian bonus. Situasinya berbeda dengan atlet PON yang dipayungi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Susel dimana sudah mendapat jatahmasing-masing.

Padahal, mereka bisa meraih 25 medali diajang Peparnas itu, dengan rincian satu medali emas, delapan perak dan 18 perunggu. Sehingga diharapkan atlet yang sudah berjuang mengharumkan nama Sulsel bisa mendapatkan imbalan setimpal.

National Paralympic Committe (NPC) Sulsel, M. Sonny Sandra mengatakan pihaknya berharap pemerintah sebagai stake holder mau memenuhi hak atlet penyandang disabilitas di bidang olahraga prestasi.

"Kami belum mengambil anggaran yang diberikan, karena anggaran tersebut tidak cukup 10 persen dari yang diusulkan sepanjang 2017, termasuk bonus atlet," kata Sonny saat dikonfirmasi.

Sonny menyatakan seharusnya pemerintah bisa memberikan bonus pada atlet paralympic. Kalau tidak bisa setara dengan atlet PON, minimal melebihi setengahnya. "Kami juga berjuang untuk nama baik Sulsel. Bahkan, Peparnas kali ini peringkat daerah ini naik menjadi rangking ke-20," jelasnya.

Pada Peparnas Jabar 2016, NPC Sulsel mengirim 50 atlet. Namun, target masuk 10 besar belum bisa diraih. Kendati demikian, para atlet penyandang disabilitas tersebut berhasil mengangkat posisi kontingen Sulsel naik empat tingkat ke peringkat 20.

Kadispora Sulsel Sri Endang Sukarsih mengatakan terkait pemberian bonus, sebenarnya sudah menyetujui surat proposal yang diusulkan. "Untuk pencairannya memang tergantung dari yang membidanginya. Namun, memang tidak bisa pemberiannya penuh," katanya.

Apalagi lanjut Endang, NPC Sulsel baru setahun berdiri karena sudah melepaskan diri dari KONI. "Makanya diharap mereka bisa bersabar karena masih ada anggaran perubahan. Yang jelas, kami perlalukan surat mereka sama dengan proposal lainnya," tukasnya.
(mir)
Berita Terkait
Indonesia Dulang Medali...
Indonesia Dulang Medali Emas Ke-18 AiPG 2022 Melalui Subhan/Rina
Para-Bulu Tangkis Siap...
Para-Bulu Tangkis Siap Bawa Pulang 4 Emas dari Asian Para Games 2022
Klasemen Akhir Perolehan...
Klasemen Akhir Perolehan Medali Asian Para Games 2022
Tim Boccia Indonesia...
Tim Boccia Indonesia Bidik Medali Perdana di Asian Para Games 2023
Kisah Kholidin, Penjual...
Kisah Kholidin, Penjual Bubur Ayam yang Punya Prestasi Mentereng dari Cabor Para Panahan
Kisah Wilma Marghareta...
Kisah Wilma Marghareta Sinaga, Pecatur Andalan NPC Indonesia yang Miliki Segudang Prestasi
Berita Terkini
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
7 jam yang lalu
Timnas Indonesia Sikat...
Timnas Indonesia Sikat Oman 2-0 di Babak Pertama FIFA Matchday
8 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Kalahkan Ana/Trias, Rachel/Febi ke Semifinal
8 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Gugur di Perempat Final
9 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
10 jam yang lalu
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
10 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved