Telan 4 Kekalahan Beruntun, Bagaimana Persegres Keluar dari Situasi Sulit?

Senin, 08 Mei 2017 - 15:43 WIB
Telan 4 Kekalahan Beruntun,...
Telan 4 Kekalahan Beruntun, Bagaimana Persegres Keluar dari Situasi Sulit?
A A A
GRESIK - Persegres Gresik United mulai diragukan bisa bersaing di Liga 1 2017 setelah didera rentetan kekalahan. Pasukan Hanafi menelan empat kekalahan beruntun setelah keok 1-2 di kandang Bhayangkara FC, Minggu (7/5/2017).

Catatan tersebut menjadi salah satu yang terburuk sejak terlibat di posisi kasta tertinggi Indonesia. Persegres masih mendengkur di klasemen bawah Liga 1 dan terlihat semakin kesulitan mendapatkan kemenangan. Berbagai alibi pun dipakai untuk menutupi belum kompetitifnya tim di Liga 1.

Jika sebelumnya Persegres mengeluhkan kualitas pemain muda yang perlu adaptasi di level tertinggi, selanjutnya Pelatih Hanafi menuding wasit tidak fair dalam memimpin pertandingan lawan Bhayangkara FC. Di laga tersebut tim kuning sempat mogok sebagai bentuk protes.

Bagaimana Persegres bakal keluar dari situasi ini? Persoalan yang dihadapi Hanafi sebenarnya cukup kompleks. Selain tidak didukung skuat yang benar-benar bisa bersaing, tim kebanggaan Kota Pudak juga berada dalam kondisi mental yang kritis karena kalah di empat pertandingan berturut-turut.

Pengalaman di kompetisi-kompetisi sebelumnya, tim yang selalu kalah dalam lima pertandingan awal liga, bakal kesulitan untuk memperbaiki posisi meski hanya menargetkan papan tengah. Persegres harus benar-benar memastikan kekalahan kontra Bhayangkara FC tidak sampai bertambah panjang.

Kans untuk meraih angka adalah pada pekan keenam, yakni ketika menyambut Persiba Balikpapan di Stadion Petrokimia, Gresik, 12 Mei nanti. Tak hanya berstatus tuan rumah, Persegres akan menghadapi tim selevel yang sama-sama masih ada di habitat dasar klasemen sementara.

"Kami akan berupaya melupakan kekalahan lawan Bhayangkara FC. Pertandingan yang sangat mengecewakan, tetapi saya tidak ingin kekecewaan berimbas pada pertandingan berikutnya. Saya ingin Persegres tidak memperpanjang kekalahan lagi dan harus benar-benar fokus," tutur Hanafi.

Ya, laga kontra Persiba akan menjadi tolak ukur paling objektif terkait daya saing tim kebanggaan Ultrasmania. Jika tidak bisa memenangkan pertandingan, maka posisi Persegres benar-benar dalam bahaya. Rekor kekalahan selama ini mungkin masih bisa ditutup alasan kekuatan lawan yang lebih baik atau kinerja wasit.
(sha)
Berita Terkait
Gol Bunuh Diri Menit...
Gol Bunuh Diri Menit Akhir Antarkan Arema Pecundangi Bali United
Persib Vs Persija :...
Persib Vs Persija : Kemenangan Jadi Harga Mati Kedua Tim
Persis Solo vs Persija...
Persis Solo vs Persija Jakarta, Thomas Doll Enggan Terlena
Performa Jeblok, Robert...
Performa Jeblok, Robert Rene Albert Resmi Mengundurkan Diri dari Persib Bandung
Diwarnai Kartu Merah...
Diwarnai Kartu Merah Nadeo Argawinata, Bali United Taklukkan Persib Bandung dengan 10 Pemain
Hadapi Bali United,...
Hadapi Bali United, Thomas Doll Berharap Para Pemain Persija Jakarta tetap Bugar Usai kembali dari Timnas Indonesia
Berita Terkini
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta, Norwegia Meroket 12 Tingkat
2 jam yang lalu
Legenda Liverpool Kevin...
Legenda Liverpool Kevin Keegan Meninggal Dunia di Usia 75 tahun
4 jam yang lalu
Jalanan Memerah, 2 Juta...
Jalanan Memerah, 2 Juta Suporter Spanyol Turun ke Jalan Rayakan Gelar Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Nico Williams Hadiahkan...
Nico Williams Hadiahkan Medali Emas Piala Dunia 2026 untuk Sang Ibunda
5 jam yang lalu
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026
10 jam yang lalu
Terlibat Keributan,...
Terlibat Keributan, Keluarga Pemain Timnas Argentina Ditangkap Polisi AS
11 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved