Gagal Menang di Kandang, Ini Pembelaan Pelatih Persib
Minggu, 21 Mei 2017 - 08:45 WIB
Gagal Menang di Kandang, Ini Pembelaan Pelatih Persib
A
A
A
BANDUNG - Persib Bandung gagal menuai kemenangan saat menjamu Pusamania Borneo FC dalam lanjutan Liga 1 2017 di stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (20/5/2017). Sempat unggul 2-1, skor berakhir menjadi 2-2 beberapa menit sebelum laga usai.
Bermain sebagai tuan rumah, hasil imbang itu jelas jadi kerugian bagi Persib. Apalagi, Maung Bandung didukung penuh Bobotoh yang memenuhi stadion. Jelas ini membuat pelatih Djajang ‘Djanur’ Nurdjaman kecewa.
"Hasil yang kurang memuaskan, cukup mengecewakan. Ini sebuah kerugian buat kami karena main di kandang harusnya bisa meraih tiga poin agar kami bisa tetap di papan atas sementara," ungkap Djanur.
Menurut Djanur, permainan Persib sebenarnya cukup atraktif. Karakter permainan yang diinginkannya mampu diperagakan para pemain. Tapi, kemenangan tidak bisa dipertahankan. Hasil minimalis itu pun mau tidak mau harus ditelan.
Djanur mengaku tidak bisa berbuat banyak atas hasil akhir itu. Kemenangan seolah tidak berpihak pada Persib. Hal itu salah satunya terlihat dari kegagalan eksekusi penalti Michael Essien pada babak kedua.
"Tapi, apa boleh buat, satu peluang penalti terbuang sehingga berdampak pada menit berikutnya sehingga kami bisa terbalas (saat) keunggulan 2-1," tambah pelatih asal Majalengka itu.
Mewakili tim, legenda hidup Persib itu meminta maaf atas raihan minor pada laga ketujuh Liga 1 2017 itu. "Mohon maaf kepada Bobotoh kami tidak bisa persembahkan kemenangan pada malam hari ini," tutup Djanur.
Bermain sebagai tuan rumah, hasil imbang itu jelas jadi kerugian bagi Persib. Apalagi, Maung Bandung didukung penuh Bobotoh yang memenuhi stadion. Jelas ini membuat pelatih Djajang ‘Djanur’ Nurdjaman kecewa.
"Hasil yang kurang memuaskan, cukup mengecewakan. Ini sebuah kerugian buat kami karena main di kandang harusnya bisa meraih tiga poin agar kami bisa tetap di papan atas sementara," ungkap Djanur.
Menurut Djanur, permainan Persib sebenarnya cukup atraktif. Karakter permainan yang diinginkannya mampu diperagakan para pemain. Tapi, kemenangan tidak bisa dipertahankan. Hasil minimalis itu pun mau tidak mau harus ditelan.
Djanur mengaku tidak bisa berbuat banyak atas hasil akhir itu. Kemenangan seolah tidak berpihak pada Persib. Hal itu salah satunya terlihat dari kegagalan eksekusi penalti Michael Essien pada babak kedua.
"Tapi, apa boleh buat, satu peluang penalti terbuang sehingga berdampak pada menit berikutnya sehingga kami bisa terbalas (saat) keunggulan 2-1," tambah pelatih asal Majalengka itu.
Mewakili tim, legenda hidup Persib itu meminta maaf atas raihan minor pada laga ketujuh Liga 1 2017 itu. "Mohon maaf kepada Bobotoh kami tidak bisa persembahkan kemenangan pada malam hari ini," tutup Djanur.
(mir)