Juara MotoGP Assen 2016 Tak Yakin Ulang Kemenangan
Rabu, 21 Juni 2017 - 19:00 WIB
Juara MotoGP Assen 2016 Tak Yakin Ulang Kemenangan
A
A
A
ASSEN - Jelang akhir pekan lomba MotoGP Assen 2017, di Belanda Jumat-Minggu (23-25 Juni) ini. Pembalap tim Marc VDS Racing sekaligus juara MotoGP Assen 2016, Jack Miller, masih merasa kesal dan frustrasi. Apa sebabnya?
Ya, menghadapi MotoGP musim 2017, Honda beralih dari konfigurasi urutan pengapian mesin 'screamer' ke 'big bang’. Dan hasilnya terbilang positif.
Duo pembalap tim pabrikan Honda, Marc Marquez serta Dani Pedrosa, masing-masing telah memenangi balapan MotoGP 2017, yakni di Austin dan Jerez. Sedangkan pembalap satelit LCR Honda, Cal Crutchlow, naik podium di Argentina.
Namun, hal berbeda justru dirasakan Miller yang saat ini tercecer di urutan 13 klasemen sementara pembalap MotoGP 2017 dengan 30 poin. Ketika ditanya mengapa Marquez, Pedrosa dan Crutchlow mengalami kemajuan, Miller menjawab: “Itu karena motor mereka lebih baik. Menyebalkan sekali.”
“Saya tidak hanya seperti pembalap kedua, tapi pembalap ketiga. Anda tahu apa yang saya maksud? Saya di sini dan bekerja. Tapi menyebalkan untuk mengatakan saya punya motor buruk pada tahun pertama. Tahun lalu tidak jauh lebih baik dan tahun ini, sepertinya saya mendapatkan motor di tes Phillip Island,” imbuhnya.
Miller lebih lanjut menjelaskan jika ia merasa tidak ada kemajuan pada motornya: “Tidak ada yang diperbarui. Saya selalu mengeluhkan masalah yang sama sejak Qatar dan sekarang masih terjadi. Saya masih menghadapi masalah akselerasi. Itu menyebalkan.”
.jpg)
Jack Miller beraksi di tes Catalunya jelang MotoGP Assen 2017. (Foto/Marc VDS Racing Team)
Tak yakin apakah defisit akselerasi akan dapat diperbaiki, Miller pun mengalihkan fokus kepada konstruksi ban depan Michelin yang lebih kaku, mulai dipakai di seri Mugello lalu. Usai kesulitan di MotoGP Italia, Miller kini merasa lebih nyaman saat balapan dan menjalani tes di Catalunya.
Apalagi ini merupakan pengujian jelang akhir pekan lomba MotoGP Assen 2017. “Kepercayaan diri ini terasa menyenangkan. Saya harus terus bekerja. Kami baru saja mendapatkan motor yang memakai ban depan baru ini,” ujar Miller.
“Akan menarik untuk melihat performa ban depan ini (di Assen). Ini bukan trek dengan pengereman berat dan ban ini tampaknya lebih sesuai dengan gaya balap pengereman berat,” tutup pembalap 22 tahun itu.
Ya, menghadapi MotoGP musim 2017, Honda beralih dari konfigurasi urutan pengapian mesin 'screamer' ke 'big bang’. Dan hasilnya terbilang positif.
Duo pembalap tim pabrikan Honda, Marc Marquez serta Dani Pedrosa, masing-masing telah memenangi balapan MotoGP 2017, yakni di Austin dan Jerez. Sedangkan pembalap satelit LCR Honda, Cal Crutchlow, naik podium di Argentina.
Namun, hal berbeda justru dirasakan Miller yang saat ini tercecer di urutan 13 klasemen sementara pembalap MotoGP 2017 dengan 30 poin. Ketika ditanya mengapa Marquez, Pedrosa dan Crutchlow mengalami kemajuan, Miller menjawab: “Itu karena motor mereka lebih baik. Menyebalkan sekali.”
“Saya tidak hanya seperti pembalap kedua, tapi pembalap ketiga. Anda tahu apa yang saya maksud? Saya di sini dan bekerja. Tapi menyebalkan untuk mengatakan saya punya motor buruk pada tahun pertama. Tahun lalu tidak jauh lebih baik dan tahun ini, sepertinya saya mendapatkan motor di tes Phillip Island,” imbuhnya.
Miller lebih lanjut menjelaskan jika ia merasa tidak ada kemajuan pada motornya: “Tidak ada yang diperbarui. Saya selalu mengeluhkan masalah yang sama sejak Qatar dan sekarang masih terjadi. Saya masih menghadapi masalah akselerasi. Itu menyebalkan.”
.jpg)
Jack Miller beraksi di tes Catalunya jelang MotoGP Assen 2017. (Foto/Marc VDS Racing Team)
Tak yakin apakah defisit akselerasi akan dapat diperbaiki, Miller pun mengalihkan fokus kepada konstruksi ban depan Michelin yang lebih kaku, mulai dipakai di seri Mugello lalu. Usai kesulitan di MotoGP Italia, Miller kini merasa lebih nyaman saat balapan dan menjalani tes di Catalunya.
Apalagi ini merupakan pengujian jelang akhir pekan lomba MotoGP Assen 2017. “Kepercayaan diri ini terasa menyenangkan. Saya harus terus bekerja. Kami baru saja mendapatkan motor yang memakai ban depan baru ini,” ujar Miller.
“Akan menarik untuk melihat performa ban depan ini (di Assen). Ini bukan trek dengan pengereman berat dan ban ini tampaknya lebih sesuai dengan gaya balap pengereman berat,” tutup pembalap 22 tahun itu.
(sbn)